Minggu, 11 Oktober 2026
08:50 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Tamasa Manu

Bagikan:

Tamasa Manu (Sanskerta: तामस मनु; Tāmasa manu) adalah pemimpin manwantara keempat menurut kepercayaan Hindu. Menurut kitab Markandeyapurana, Tamasa Manu merupakan putra Raja Swarastra dan Utpalawati. Konon, karena ia dilahirkan saat bumi dalam keadaan gelap gulita, maka ia diberi nama Tamasa. Tamasa tumbuh di dalam hutan. Ia mempelajari sejarah dirinya dari ayahnya. Ia memuja dewa matahari sehingga memperoleh bermacam senjata sakti. Dengan senjata tersebut, ia menaklukkan dunia. Tamasa memiliki putra-putra yang sangat kuat dan sakti yang akan menggantikannya memerintah dunia. Pada manwantara tersebut, ia menyandang gelar Manu, sedangkan gelar Indra disandang oleh Sibi. Menurut kitab Markandeyapurana, saptaresi pada manwantara tersebut yaitu: Jyotirdama, Pertu, Kawya, Caitrya, Agni, Walaka, dan Piwara. Sedangkan menurut Matsyapurana, daftar saptaresi sebagai berikut: Kawi, Pertu, Agni, Kapi, Akapi, Jalpa dan Dimana. Para dewanya disebut para Sadhya.

Lihat pula

Didahului oleh:
Utama Manu
Manu ke-4
Manwantara IV
Diteruskan oleh:
Raiwata Manu
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan