Minggu, 11 Oktober 2026
09:18 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Wikuksi

Tokoh dalam mitologi Hindu

Bagikan:
Wikuksi
विकुक्षि
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaWikuksi
Ejaan Dewanagariविकुक्षि
Ejaan IASTVikukṣi
Nama lainSasada
Kitab referensiPurana
AsalAyodhya, Kerajaan Kosala
KediamanAyodhya
KastaKsatriya
DinastiSurya
AnakKakutsta (Puranjaya)

Dalam mitologi Hindu, Wikuksi (Dewanagari: विकुक्षि; ,IAST: Vikukṣi, विकुक्षि) adalah putra Ikswaku, keturunan Waiwaswata Manu dari Dinasti Surya. Ia merupakan anak tertua di antara seratus putra Ikswaku. Ia dikenal pula dengan nama Sasada (Dewanagari: शशाद; ,IAST: Śaśāda, शशाद), karena ia telah melakukan kesalahan dengan memakan daging kelinci (bahasa Sanskerta: śaśaka).

Kisah

Dalam kitab Brahmapurana diceritakan bahwa ketika Ikswaku hendak menyelenggarakan sebuah yadnya (ritual suci), ia mengutus Wikuksi untuk mencari daging ke tengah hutan. Di sana, ia berburu dan memperoleh daging kelinci. Karena dilanda rasa haus dan lapar, maka Wikuksi memakan daging yang diperolehnya tersebut, padahal sebenarnya daging tersebut akan digunakan sebagai persembahan dalam ritual. Kemudian, sisanya ia serahkan kepada ayahnya. Resi Wasista yang sakti tahu bahwa daging tersebut tidak suci, karena merupakan daging sisa. Karena melakukan kesalahan itu, atas saran Resi Wasista, maka Wikuksi diusir dari kerajaannya.

Kemudian, setelah Ikswaku wafat, Wikuksi kembali lagi ke kerajaannya lalu memerintah di sana. Kerajaan yang dipimpin olehnya bernama Kerajaan Kosala, dengan pusat pemerintahan/ibu kota bernama Ayodhya. Wikuksi memiliki putra yang bernama Kakutsta. Putra ini kemudian menjadi penerusnya.

Didahului oleh:
Ikswaku
Dinasti Surya
Raja Ayodhya
Diteruskan oleh:
Kakutsta (Puranjaya)
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan