Jumat, 23 Oktober 2026
01:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Puranjaya

Raja dalam mitologi Hindu

Bagikan:

Dalam mitologi Hindu, Puranjaya (Dewanagari: पुरञ्जय; Purañjaya) adalah putra Wikuksi, raja trah Suryawangsa (Dinasti Surya). Puranjaya dikenal pula sebagai Kakutsa dan Indrawahana, sejak kemenangannya melawan para asura.

Menurut kitab Wisnupurana, pada suatu zaman, para dewa kesulitan menghadapi para asura. Maka dari itu, mereka meminta bantuan Wisnu, dewa pemelihara alam semesta. Dewa Wisnu bersedia membantu mereka dan berkata bahwa ia akan merasuki tubuh putra Wikuksi yang bernama Puranjaya. Ia berjanji akan memenangkan pertarungan melawan para asura sebagai Puranjaya. Kemudian, setelah Wisnu menjelma sebagai Puranjaya, para dewa turun ke bumi untuk menemui Puranjaya dan menjelaskan maksud kedatangan mereka. Puranjaya bersedia membantu para dewa dengan syarat bahwa ia harus berada di pundak Indra, pemimpin para dewa, saat melawan para asura. Indra bersedia memenuhi syarat tersebut, lalu mengubah dirinya sendiri menjadi kerbau. Dengan menunggangi kerbau penjelmaan Indra, Puranjaya menghadapi para asura lalu memperoleh kemenangan. Sejak saat itu, ia dikenal sebagai Kakutsa (dari bahasa Sanskerta; kakut = pundak) dan Indrawahana (menjadikan Indra sebagai wahana).

Pranala luar

Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan