Minggu, 20 September 2026
23:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dadici

Dadici

Dadici
दधीचि
Dadici
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaDadici
Ejaan Dewanagariदधीचि
Ejaan IASTDadhīci
Nama lainDadyangga, Dadyanca
Kitab referensiPurana
KediamanTepi sungai Gangga
KastaBrahmana
ProfesiResi
AnakPipalada

Dalam legenda dan mitologi Hindu, Dadici (Dewanagari: दधीचि; ,IAST: Dadhīci, दधीचि) alias Dadyangga[1] atau Dadyanca,[2] adalah nama seorang resi, suami Lopamudra. Menurut Brahmapurana, pertapaannya terletak di tepi sungai Gangga. Kekuatan resi ini membuat para makhluk jahat tidak berani mendekatinya. Kisah-kisahnya muncul dalam Purana, dan disebut sebagai seorang pemuja Siwa yang taat.

Legenda

Karena kesaktian dan kesucian sang resi, para dewa menyimpan senjata mereka di asrama Resi Dadici. Para dewa berpesan bahwa mereka akan mengambil senjatanya kembali bila tiba waktu untuk menggunakannya. Setelah menyimpan seluruh senjata, para dewa kembali ke sorga.

Setelah seratus tahun berlalu, para dewa belum mengambil senjata mereka. Resi Dadici juga tidak tahu cara menjaga kesaktian senjata para dewa. Akhirnya sang resi merawat senjata itu dengan caranya sendiri. Sang resi mencuci senjata para dewa dengan air suci untuk menjaga kesuciannya. Tanpa disadari, air telah melarutkan kesaktian senjata itu. Kemudian sang resi meminumnya sehingga kesaktian senjata para dewa mengalir di tubuhnya. Tak lama setelah kesaktiannya terlarutkan, senjata para dewa sirna.

Pada suatu zaman, seorang raksasa bernama Wretasura menggemparkan dunia. Untuk mengalahkan raksasa tersebut, para dewa mengambil kembali senjata mereka yang disimpan di asrama Resi Dadici. Setelah sang resi menceritakan kejadian yang sebenarnya, para dewa terkejut. Akhirnya sang resi memberi solusi. Ia berjanji bahwa apabila ia meninggal, ia meminta agar tulangnya dibuat menjadi senjata. Setelah sang resi menyampaikan pesan terakhirnya, ia bermeditasi dengan sangat khusuk. Tak lama kemudian, ia meninggal.

Tulang-tulang Resi Dadici diserahkan kepada Wiswakarma untuk dibuat menjadi senjata. Dari tulang-belulang tersebut, terciptalah senjata Bajra yang akhirnya dimiliki oleh Indra, raja para dewa.[3][4]

Referensi

  1. Mudholkar, V. V. (1971). Analytical Survey of Īśāvāsyopanis̲ad (dalam bahasa Inggris). Karnatak University. hlm. 197.
  2. Knappert, Jan (1991). Indian Mythology: An Encyclopedia of Myth and Legend (dalam bahasa Inggris). Aquarian Press. ISBN 978-1-85538-040-0.
  3. Vaswani, J. P. (2019-06-20). Stories with a difference from the Bhagavata Purana (dalam bahasa Inggris). Gita Publishing House. hlm. 69. ISBN 978-93-86004-23-9.
  4. Ekadash Rudra Shiva. Harinesh Jain. hlm. 4. ISBN 978-81-7525-615-6.
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan