Senin, 02 November 2026
00:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Utama (mitologi)

Bagikan:

Utama (Sanskerta: उत्तम; Uttama) adalah putra Raja Utanapada dan Suruci dalam mitologi Hindu. Ia merupakan cucu Swayambu Manu. Ia memiliki saudara tiri bernama Druwa, putra Suniti, salah satu istri ayahnya. Utama dikenal sebagai tokoh yang pemberani. Dia jujur dan mahsyur di dunia. Dia memperlakukan teman, lawan, anak, dan rakyatnya tanpa membedakan siapa pun mereka. Dia adalah putra yang paling disayangi ayahnya, sehingga Druwa memilih untuk bertapa di hutan. Setelah bertahun-tahun, Druwa kembali ke kerajaannya dan diangkat menjadi raja. Utama pun merelakannya.

Utama dan istrinya

Utama memiliki seorang istri bernama Bahula. Bahula tidak begitu setia pada suaminya, dan tidak pernah puas atas apa yang diberikan oleh suaminya. Pada suatu hari, saat Utama berada di aula istana, dia meminum segelas anggur dan menawari istrinya agar meminum anggur tersebut. Namun Bahula menolaknya sehingga ia merasa malu di hadapan para hadirin di ruangan tersebut. Ia menganggap penolakan istrinya sebagai penghinaan. Kemudian ia menyuruh pengawalnya untuk membuang istrinya ke tengah hutan.

Utama membantu brahmana

Pada suatu hari, Utama didatangi seorang brahmana yang istrinya baru saja diculik. Brahmana tersebut memohon agar Utama mencari istrinya yang telah diculik. Karena tidak mengetahui orang seperti apa yang akan ia cari, maka Utama menyuruh brahmana tersebut mendeskripsikan bagaimana ciri-ciri istrinya yang hilang. Ciri-ciri yang dituturkan oleh brahmana tersebut menandakan bahwa istri brahmana yang diculik itu memiliki tubuh, wajah, dan sifat yang buruk. Hal itu membuat Utama heran karena ia menganggap seharusnya istri yang buruk ditinggalkan dan carilah istri yang baru. Sang brahmana menjawab bahwa bagaimanapun keburukan istrinya, ia harus rela menerimanya sebab istrinya tetaplah istrinya, dan tak bisa digantikan oleh wanita lain. Penjelasan sang brahmana menyadarkan Utama bahwa ia telah berbuat kesalahan karena membuang istrinya ke tengah hutan. Kemudian, Utama pergi mencari istri sang brahmana yang telah diculik.

Setelah menjelajah ke berbagai tempat, akhirnya Utama tiba di pertapaan seorang resi. Sang resi menyambut Utama dengan ramah dan menyuruh muridnya menyajikan hidangan. Namun muridnya merasa Utama tidak pantas diberikan hidangan dan sang resi menyetujui opini muridnya. Utama merasa bingung sebab sang resi batal menyajikan hidangan untuknya. Sang resi menjelaskan bahwa ia mengetahui yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi. Ilmu itu ia ajarkan kepada murid-muridnya. Karena mengetahui bahwa Utama tidak menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami, maka murid sang resi menganggap Utama berdosa dan tidak layak untuk diberi hidangan selayaknya seorang tamu. Setelah mendengar penjelasan tersebut, Utama merasa malu akan perbuatannya. Kemudian ia menunduk dan meminta petunjuk sang resi agar ia bisa mencari istri brahmana yang sedang dicarinya. Dengan kesaktiannya, sang resi mengatakan bahwa orang yang sedang dicarinya diculik oleh seorang raksasa bernama Walaka. Sang raksasa tinggal di sebuah hutan yang disebut Utpalawata. Akhirnya, Utama menuju Utpalawata.

Bertemu raksasa Walaka

Saat tiba di Utpalawata, raksasa Walaka menyambut Utama dengan ramah. Utama menjelaskan maksud kedatangannya lalu menanyakan alasan Walaka menculik istri brahmana yang buruk. Walaka menjawab bahwa ia tidak ingin memakan istri brahmana tersebut, tidak pula ingin menikahinya. Raksasa tersebut memakan sifat-sifat yang dimiliki manusia. Bila ia memakan sifat baik manusia, maka manusia tersebut akan bersifat buruk. Demikian sebaliknya. Raksasa tersebut hanya ingin agar sang brahmana tidak mampu menjalankan yadnya (upacara) yang mampu mengusir kaum raksasa. Sebab, pelaksanaan yadnya tanpa kehadiran seorang istri adalah kegagalan, dan tidak akan berguna. Penjelasan sang raksasa menyadarkan Utama bahwa ia sedang dipermainkan dalam sebuah sandiwara untuk menyadarkannya bahwa kehadiran seorang istri sangatlah penting. Akhirnya Utama meminta agar Walaka memakan sifat-sifat buruk yang dimiliki istri sang brahmana. Setelah itu, ia mengembalikan istri brahmana tersebut kepada sang brahmana.

Akhirnya Utama merasa menyesal telah membuang istrinya. Ia kembali menghadap resi sakti yang dulu ditemuinya. Dengan kesaktiannya, sang resi mengetahui keberadaan istri Utama, Bahula. Bahula diculik naga bernama Kapotaka dan disekap di alam bawah tanah. Kapotaka ingin menikahi Bahula, tetapi ditentang oleh Nanda, putranya. Akhirnya Nanda menyembunyikannya. Utama mengutus raksasa Walaka untuk mencari Bahula di dunia bawah tanah. Tugas tersebut dilaksanakan oleh Walaka dengan baik sehingga Utama dapat bertemu kembali dengan istrinya. Untuk menjaga keutuhan rumah tangga Utama, maka brahmana yang ditolong Utama menyelenggarakan upacara Mitrawinda, upacara yang membuat pasangan suami-istri rukun selamanya. Kemudian, Bahula melahirkan seorang putra, yang ditakdirkan menjadi Manu ketiga.

Kematian

Utama melakukan suatu ekspedisi perburuan. Saat menjelajah wilayah utara lembah pegunungan Himalaya, ia dibunuh oleh seorang yaksa. Ibunya, Suruci pergi mencarinya, tetapi wanita tersebut turut menghilang.

Silsilah

Silsilah Swayambu Manu dan keturunannya
  1. ↑ menurut versi Bhagawatapurana, putra sulung Pertu adalah Wijitaswa.
  2. ↑ menurut versi Matsyapurana, Pertu berputra Srikandi, ayah Susila.

Lihat pula

Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan