Senin, 21 September 2026
06:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Satarupa

nama perempuan feminin

Satarupa (Dewanagari: शतरूप; ,IAST: Śatarūpa, शतरूप), dalam mitologi Hindu, adalah wanita yang diciptakan oleh Dewa Brahma untuk mendampingi Swayambu Manu, pemimpin Manwantara pertama di bumi. Manu dan Satarupa memiliki dua putra dan tiga putri. Putra mereka bernama Priyabrata dan Utanapada, sedangkan putri mereka bernama Akuti, Dewahuti, dan Prasuti.

Mitologi menurut Matsyapurana

Menurut kitab Matsyapurana, Satarupa diciptakan dari tubuh Dewa Brahma – dewa pencipta. Ia juga dikenal dengan sebutan Gayatri, Saraswati, Sawitri, atau Brahmani. Para resi yang tercipta dari Dewa Brahma menganggapnya sebagai saudara perempuan mereka. Satarupa sangat cantik sehingga Brahma jatuh cinta dan ingin menikahinya.

Satarupa memutari Brahma dan menunjukkan sikap hormat kepadanya. Brahma dapat memandang Satarupa saat wanita itu berdiri di hadapannya. Saat Satarupa berada di belakangnya, Brahma menciptakan kepala tambahan di belakang kepalanya sehingga ia dapat melihat Satarupa tanpa menoleh ke belakang. Saat Satarupa berada di sampingnya, ia pun menciptakan kepala baru di sebelah kiri dan kanan. Ketika Satarupa berada di atasnya, sebuah kepala juga muncul di atasnya. Akhirnya Brahma dikenal sebagai dewa berwajah lima.

Brahma menikahi Satarupa dan mereka hidup bahagia sebagai suami istri selama seratus tahun. Putra mereka bernama Swayambu Manu. Meskipun menikahi anak sendiri dianggap sebagai suatu dosa, tindakan Brahma dibenarkan agar ada ciptaan. Hal ini diterangkan dalam kitab Matsyapurana.

Kisah dalam Matsyapurana bertentangan dengan Purana lainnya, karena pada umumnya kitab Purana menyatakan bahwa Satarupa diciptakan untuk dinikahkan kepada Swayambu Manu. Keturunan mereka menghuni bumi dan disebut para manawa atau manusia.

Silsilah

Silsilah Swayambu Manu dan keturunannya
  1. menurut versi Bhagawatapurana, putra sulung Pertu adalah Wijitaswa.
  2. menurut versi Matsyapurana, Pertu berputra Srikandi, ayah Susila.

Referensi

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan