Senin, 21 September 2026
08:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Pulaha

Pulaha (Dewanagari: पुलह; ,IAST: Pulaha, पुलह), dalam kepercayaan agama Hindu, adalah salah satu putra Brahma, sang dewa pencipta, dan merupakan salah satu anggota Saptaresi (Tujuh Resi Besar), pada Manwantara pertama, bersama dengan Marici, Atri, Anggira, Kratu, Pulastya, dan Wasista.[1] Dalam pengelompokan lainnya, Pulaha merupakan salah satu dari Sepuluh Prajapati, para pemimpin bangsa yang diciptakan oleh Brahma.[2] Pulaha diyakini sebagai putra kelima yang muncul keluar dari kepala Brahma. Brahma menciptakan Saptaresi (tujuh resi) dan sepuluh Prajapati, yang diyakini sebagai cikal bakal seluruh umat manusia. Menurut naskah Mahabharata, bangsa Kimpurusha merupakan keturunan Pulaha.

Selama kehidupannya pada Manwantara pertama, Pulaha menikah dengan putri Daksa yang bernama Kesama. Mereka dikaruniai tiga putra: Kardama, Kanakapita, dan Urwariwata; dan seorang putri bernama Piwari. Menurut Bhagawatapurana, Pulaha juga menikah dengan Gati, putri Kardama dan Dewahuti. Mereka memiliki tiga putra: Karmasresta, Wariyamsu, dan Sahisnu.[3]

Pulaha belajar di bawah bimbingan Resi Sanandana, lalu menurunkan ilmunya kepada Resi Gautama. Ia melakukan tapa brata khusyuk di tepi sungai Alakananda dan dianugerahi tempat kehormatan di kediaman Dewa Indra. Dalam Ramayana, Bharata meninggalkan kerajaannya lalu mencari perlindungan di pertapaan Pulaha. Resi tersebut juga merupakan pemuja Siwa yang taat. Karena berkenan dengan pengabdian sang resi, Siwa menampakkan diri dalam wujud Pulaheswar di Varanasi.[4]

Referensi

  1. Inhabitants of the Worlds Mahanirvana Tantra, translated by Arthur Avalon, (Sir John Woodroffe), 1913, Introduction and Preface.
  2. Wilkins, W.J. (2003). Hindu Mythology. New Delhi: D.K. Printworld (P) Limited. hlm. 370. ISBN 81-246-0234-4.
  3. "Pulaha Rishi".
  4. Sathyamayananda, Swami. Ancient sages. Mylapore, Chennai: Sri Ramakrishna Math. hlm. 29–31. ISBN 81-7505-356-9.
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan