Selasa, 22 September 2026
14:10 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Ayodhya

Ayodhya

Artikel ini tentang kota di India. Untuk provinsi dan kerajaan kuno di Thailand, lihat Ayutthaya.
Ayodhya
Kota
250px-Sarayu_River_night_view%2C_Ayodhya_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ram ki Paidi Ghat
250px-Vijayraghav_Mandir%2C_Ayodhya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vijayraghav Mandir
120px-Departures_area_of_Ayodhya_Airport.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bandara Ayodhya
Julukan: 
The Temple Town[1][2][3]
Ayodhya di Uttar Pradesh
Ayodhya
Ayodhya
Tampilkan peta Uttar Pradesh
Ayodhya di India
Ayodhya
Ayodhya
Tampilkan peta India
Koordinat: 26°47′57″N 82°12′16″E / 26.79917°N 82.20444°E / 26.79917; 82.20444
Negara India
Negara BagianUttar Pradesh
DivisiAyodhya
DistrikAyodhya
Pemerintahan
  JenisPerusahaan Kota
  BadanPerusahaan Kota Ayodhya
  Wali kotaGirish Pati Tripathi[4] (BJP)
  Lok Sabha MPLallu Singh (BJP)
  MLAVed Prakash Gupta (BJP)
Luas
  Total120,8 km2 (466 sq mi)
Ketinggian93 m (305 ft)
Populasi
 (2011[5])
  Total55.890
  Kepadatan0,046/km2 (0,12/sq mi)
DemonimAyodhyawasi, Awadhwasi
Bahasa
  ResmiHindi[6]
  Resmi tambahanUrdu[6]
  DaerahAwadhi[7]
Zona waktuUTC+05:30 (IST)
PIN
224001, 224123, 224133, 224135
Kode area telepon+91-5278
Pelat kendaraanUP-42
Situs webayodhya.nic.in

Ayodhya (bahasa Hindustani: [əˈjoːdʱjaː] ( simak); IAST: Ayodhyā) adalah sebuah kota yang terletak di tepi Sungai Sarayu di Negara Bagian India Uttar Pradesh. Ini adalah markas administratif Distrik Ayodhya serta Divisi Ayodhya di Uttar Pradesh, India.[8][9]

Ayodhya secara historis dikenal sebagai Sāketa. Teks kanonik Buddhis dan Jain awal menyebutkan bahwa para pemimpin agama Buddha Gautama dan Mahavira mengunjungi dan tinggal di kota tersebut. Teks Jain juga menggambarkannya sebagai tempat kelahiran lima tirthankara yaitu, Rishabhanatha, Ajitanatha, Abhinandananatha, Sumatinatha dan Anantanatha, dan mengasosiasikannya dengan Bharata Chakravarti yang legendaris. Sejak masa Gupta dan seterusnya, beberapa sumber menyebut Ayodhya dan Saketa sebagai nama kota yang sama.

kota legendaris Ayodhya, yang dikenal sebagai Ayodhya masa kini, diidentifikasi dalam epik Ramayana dan banyak versinya sebagai tempat kelahiran dewa Hindu Rama dari Kosala dan karenanya dianggap sebagai yang pertama dari tujuh situs ziarah terpenting bagi umat Hindu.[8][10] Perselisihan Ayodhya berpusat di Masjid Babri, dibangun pada tahun 1528–1529 di bawah kaisar Mughal Babur dan konon menggantikan kuil yang berdiri di tempat kelahiran Rama.[11] Pada tahun 1992, massa Hindu menghancurkan masjid, memicu kerusuhan di seluruh negeri.[12] Pada tahun 2019 Mahkamah Agung India memutuskan bahwa tanah tersebut adalah milik pemerintah berdasarkan catatan pajak, dan memerintahkannya untuk diserahkan kepada suatu perwalian untuk membangun candi Hindu. Ia juga memerintahkan pemerintah untuk memberikan tanah alternatif sebesar 2,0 hektare (5 ekar) kepada Badan Wakaf Pusat Sunni Uttar Pradesh untuk membangun masjid lain di Dhannipur. Pembangunan Ram Mandir dimulai pada Agustus 2020 dan kuil itu ditahbiskan dengan dewa Balak Ram pada 22 Januari 2024.[13][14][15][16]

Ayodhya dalam Susastra Hindu

Ayodhya juga muncul dalam kisah epik Ramayana sebagai ibu kota Kerajaan Kosala yang dilindungi oleh angkatan perang yang kuat. Kata Ayodhyā dalam Bahasa Sanskerta berarti "yang tidak akan kalah dalam peperangan".[17] Menurut Susastra Hindu, Kerajaan Kosala terletak di sebelah utara Sungai Gangga.[17] Kerajaan tersebut merupakan kerajaan milik keturunan Ikswaku dari Dinasti Surya, putera Maharaja Manu, seorang Maharaja yang konon mendirikan kerajaan tersebut dan mewarisinya kepada keturunannya.

Deskripsi dari Kakawin Ramayana

Kutipan Terjemahan
Hana rājya tulya kèndran, kakwèhan sang mahārddhika suçila, ringayodhyā subbhagêng rāt, yeka kadhatwannirang nṛpati Ada sebuah istana bagaikan surga, dipenuhi oleh orang-orang bijak serta luhur perbuatan, di Ayodhya-lah yang cukup terkenal di dunia, itulah istana Sri Baginda Prabu Dasarata
Hayuning swargga tuwi masor, deningayodhyāpurā tiçaya, suka nityakāla menak, ring ṛēngṛēng towi ring lahru Keindahan surga benar-benar terkalahkan, oleh puri Ayodhya yang tiada bandingannya, di sana selalu dalam keadaan aman sentosa, pada waktu musim hujan maupun pada musim kemarau
Sakwèhning mūlya kabèh, kanaka rajata lèn maṇik hanangkāna, yāngkēn untunya maputih, gumuyu-guyung swarga sor dénya Berbagai batu-batuan mulia, emas perak beserta permata terdapat di sana, itu laksana gigi keraton Ayodhya yang putih, seolah-olah tersenyum, surga dapat dikalahkannya
Hana ta umah kanaka maṇik, kinulilinganikang taman rāmya, wara kanyakā mamēngamēng, surāpsari tulya ring meru Ada sebuah balai yang bertahtakan permata, dikelilingi oleh taman yang sangat menakjubkan, tempat para gadis-gadis bercengkerama, bagai bidadari di gunung Mahameru (Himalaya)
Sphaṭika maṇik ta malahalah, sateja munggwungumah paniñjoan, kadi Ganggā saka Himawān, rūpanya katon sutejā çri Permata manik-manik tak terbilang banyaknya, semua berkilauan terletak pada balai peninjauan, seperti sungai Gangga dari gunung Himawan, kelihatan berkilauan dan sungguh menakjubkan

Lihat pula

Catatan kaki

  1. "Ayodhya decked up for 'Vikas Deepotsav'; over 9 lakh earthen lamps to illuminate temple town". November 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 November 2021. Diakses tanggal 3 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Frenzied spiral grips Ayodhya, temple town turns festive burlesque ahead of Ram Mandir consecration". The Telegraph. 21 Januari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Januari 2024. Diakses tanggal 21 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "The Voices Of Ayodhya - Watch NDTV Special Episode From Temple Town". NDTV. 20 Januari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Januari 2024. Diakses tanggal 21 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Meet Ayodhya's new mayor: A former UPSC aspirant and Mahant of a city mandir". Hindustan Times. 13 Mei 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Mei 2023. Diakses tanggal 21 Mei 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "AYODHYA in Faizabad (Uttar Pradesh)". .citypopulation.de. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Agustus 2020. Diakses tanggal 1 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 "52nd Report of the Commissioner for Linguistic Minorities in India" (PDF). nclm.nic.in. Ministry of Minority Affairs. hlm. 49. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Mei 2017. Diakses tanggal 12 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Awadhi". Ethnologue. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Juni 2019. Diakses tanggal 7 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 "District Ayodhya – Government of Uttar Pradesh | City Of Lord Rama | India" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 November 2020. Diakses tanggal 10 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "About District". District Ayodhya – Government of Uttar Pradesh. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2019. Diakses tanggal 9 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "How holy triangle has led to a mega surge in UP's tourist footfall - Times of India". The Times of India. 20 Januari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Januari 2024. Diakses tanggal 21 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Jain, Meenakshi (2017), The Battle for Rama – Case of the Temple at Ayodhya, Aryan Books International, ISBN 978-8-173-05579-9[halaman dibutuhkan]
  12. "Ayodhya verdict: No place for fear, negativity in 'New India', says PM". Business Standard (dalam bahasa Inggris). 9 November 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 November 2019. Diakses tanggal 9 November 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. Travelli, Alex; Kumar, Hari (22 Januari 2024). "Why India's New Ram Temple Is So Important". The New York Times. Diakses tanggal 22 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Mogul, Rhea (20 Januari 2024). "A decades long Hindu nationalist dream is about to be achieved. What does this mean?". CNN. Diakses tanggal 20 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "Ayodhya Ram Mandir: Date, aarti timings, darshan, and other details here". Mint. 20 Januari 2024. Diakses tanggal 20 Januari 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. "Ayodhya Ram Mandir highlights: Celebration, lamps, fireworks light up the nation as it witnesses a historic day". Deccan Herald (dalam bahasa Inggris). 5 Agustus 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Agustus 2020. Diakses tanggal 15 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 ”Ramayana” . Oleh: I Gusti Made Widia

Referensi

  • “Ramayana”. Oleh: I Gusti Made Widia
  • Kakawin Ramayana
  • Goel, S. R. (2009). Hindu temples, what happened to them. New Delhi: Voice of India.
  • Narain, Harsh (1993). The Ayodhya temple-mosque dispute: Focus on Muslim sources. Delhi: Penman Publishers.
  • Elst, K. (2002). Ayodhya: The case against the temple. New Delhi: Voice of India.
  • Jain, Meenakshi (2013). Rama and Ayodhya. Delhi:Aryan Books International.

Pranala luar

Wikiwisata memiliki panduan wisata Ayojjhaa.
Kitab
250px-Sree_Raghunandan_-_Ram_Laxman_Sita_and_Hanuman%2C_M_V_Dhurandar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh
Dinasti Surya
Brahmana
Wanara
Raksasa
Lainnya
Lokasi
Topik lain


40px-India_geo_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat India ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan