Kamis, 15 Oktober 2026
11:29 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Puranjaya

Raja dalam mitologi Hindu

Bagikan:

Dalam mitologi Hindu, Puranjaya (Dewanagari: पुरञ्जय; Purañjaya) adalah putra Wikuksi, raja trah Suryawangsa (Dinasti Surya). Puranjaya dikenal pula sebagai Kakutsa dan Indrawahana, sejak kemenangannya melawan para asura.

Menurut kitab Wisnupurana, pada suatu zaman, para dewa kesulitan menghadapi para asura. Maka dari itu, mereka meminta bantuan Wisnu, dewa pemelihara alam semesta. Dewa Wisnu bersedia membantu mereka dan berkata bahwa ia akan merasuki tubuh putra Wikuksi yang bernama Puranjaya. Ia berjanji akan memenangkan pertarungan melawan para asura sebagai Puranjaya. Kemudian, setelah Wisnu menjelma sebagai Puranjaya, para dewa turun ke bumi untuk menemui Puranjaya dan menjelaskan maksud kedatangan mereka. Puranjaya bersedia membantu para dewa dengan syarat bahwa ia harus berada di pundak Indra, pemimpin para dewa, saat melawan para asura. Indra bersedia memenuhi syarat tersebut, lalu mengubah dirinya sendiri menjadi kerbau. Dengan menunggangi kerbau penjelmaan Indra, Puranjaya menghadapi para asura lalu memperoleh kemenangan. Sejak saat itu, ia dikenal sebagai Kakutsa (dari bahasa Sanskerta; kakut = pundak) dan Indrawahana (menjadikan Indra sebagai wahana).

Pranala luar

Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan