Jumat, 06 November 2026
05:44 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Bagadata

Bagadata

sejarah kerajaan diindia

Bagikan:
Bagadata
भगदत्त
Lukisan Bali, menggambarkan Bima (kanan) bertarung melawan Bagadata (kiri bawah) dan gajah perangnya, Irawana.
Lukisan Bali, menggambarkan Bima (kanan) bertarung melawan Bagadata (kiri bawah) dan gajah perangnya, Irawana.
Tokoh Mahabharata
NamaBagadata
Ejaan Dewanagariभगदत्त
Ejaan IASTBhagadatta
Gelarraja
Kitab referensiMahabharata, Purana
Asalkerajaan Pragjyotisha
Kastakesatria
Wahanagajah perang
AyahNarakasura
AnakBajradata

Bagadata (Dewanagari: भगदत्त; ,IAST: Bhagadatta, भगदत्त) merupakan nama seorang raja yang memerintah kerajaan Pragjyotisha dalam kisah Mahabharata. Dalam pewayangan Jawa, tokoh ini dikenal sebagai Bogadenta (Jawa: ꦨꦺꦴꦒꦢꦼꦤ꧀ꦠ). Ia ikut berpartisipasi pada saat Perang Kurukshetra dan memihak Korawa. Ia memiliki ribuan gajah perang dan mahir untuk bertarung menggunakannya. Ketika hendak menyerang Pandawa, ia gugur karena dipanah Arjuna. Bagadata memiliki putra bernama Bajradata.

Kisah

Dalam perang Kurukshetra, Bagadata berada di pihak Korawa. Ia masyhur akan kecakapannya dalam mengendalikan gajah perang. Pada pertempuran di hari ke-12, ia terlibat dalam pertarungan sengit melawan Arjuna, dengan menunggangi gajahnya yang bernama Supratika, yang kemudian dikalahkan oleh Bima. Dalam pertempuran, Bagadata menggunakan senjata sakti Waisanawastra untuk menyerang Arjuna.[1] Sebelum Arjuna dapat membalas, Kresna yang bertindak sebagai kusir kereta Arjuna tiba-tiba berdiri menghalangi Arjuna. Kresna merelakan dadanya sebagai sasaran senjata tersebut. Namun senjata itu secara ajaib berubah menjadi kalung bunga dan jatuh di hadapan Kresna (senjata yang diberikan oleh Dewa Wisnu kepada Bagadata akhirnya kembali kepada awatara Wisnu). Akhirnya Bagadata gugur setelah dipanah oleh Arjuna.[2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Menon, Ramesh (2006) The Mahabharata: A Modern Rendering iUniverse, Inc., New York, page 231-232, ISBN978-0-595-40187-1
  2. ↑ "Bhagadatta - King of Pragjyotisha - Indian Mythology". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-08-28.
  3. ↑ "The Mahābhārata, Book 6: Bhishma Parva: Bhagavat-Gita Parva: Section LXIV".
  4. ↑ Gopal, Madan (1990). K.S. Gautam (ed.). India through the ages. Publication Division, Ministry of Information and Broadcasting, Government of India. hlm. 75.
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mahabharata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan