Selasa, 22 September 2026
01:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Surasena

Surasena adalah Raja Wangsa Yadawa di Mathura[1][2][3] dan namanya dipakai sebagai nama kerajaan dan suku, antara lain Kerajaan Surasena dan percabangan suku Yadawa, yaitu Surasena atau Shoorsaini.[4][5][6] Menurut kitab Mahabharata (VII.144.6030-1), ia merupakan putra Dewamida, sedangkan menurut Purana, ayahnya bernama Dewamidhusa.[7] Ia sering disebut dalam Mahabharata dan Purana sebagai ayah Basudewa dan Pritha (IAST: Pŗtha; Kunti) dan merupakan kakek bagi Kresna dan para Pandawa.[8]

Silsilah

Silsilah keturunan Yadu (bangsa Yadawa) dalam Mahabharata dan Purana
Bangsa
Yadawa
Klan
Andaka
Klan
Wresni
PunarbasuNandiniSwapalkaSiniHerdika
AhukaAkruraSatyakaMandisaDewamidaWesyawarnaSatadanwaKertawarma
UgrasenaDewaka2 putraSatyakiSurasenaMarisaRaja ChediParjanya
KangsaDewakiBasudewaRohiniKuntiPanduSrutakertiDamagosaNandaYasoda
KresnaBaladewaSubadraYudistiraBimaArjunaSisupalaYogamaya

Lihat pula

Catatan kaki

  1. "During the Mahabharata age the region around Mathura was ruled by the Surasena dynasty." The Quarterly Review of Historical Studies, By Institute of Historical Studies (Calcutta, India),Published by Institute of Historical, Studies., 1983, Item notes: v.22, Original from the University of Michigan, Digitized 29 Aug 2008
  2. "Surasena was a Yadava. One of his descendants could, therefore, call himself a Yadava or a Surasena as he liked..." Chauhān Dynasties: A Study of Chauhān Political History, Chauhān Political Institutions, and Life in the Chauhān Dominions, from 800 to 1316 A.D., By Dasharatha Sharma, pp 103, Published by Motilal Banarsidass, 1975
  3. Tales From the Mahabharat, pp31, By B.K. Chaturvedi, Published by Diamond Pocket Books (P) Ltd. ISBN 81-288-1228-9, 9788128812286
  4. The Ancient Geography of India, pp 374, By Alexander Cunningham, Published by Trübner and co., 1871, Item notes: v.1, Original from the University of Michigan
  5. "The Surasenas were Jadavas, or Jadovansis, to which race belonged both Krishna and his antagonist Kansa, the king of Mathura." Report of a Tour in Eastern Rajputana in 1882-83,By Alexander Cunningham,Published by Office of the Superintendent of Government Printing, 1885, Original from Oxford University
  6. "As Bhadanaka-desa was almost coterminous with Surasena janapada, we may designate the Apabhramsa of the area as Shoorsaini Apabhramsa..." Early Chauhān Dynasties: A Study of Chauhān Political History, Chauhān Political Institutions, and Life in the Chauhān Dominions, from 800 to 1316 A.D., By Dasharatha Sharma, pp 103, Published by Motilal Banarsidass, 1975
  7. Pargiter, F.E. (1972). Ancient Indian Historical Tradition, Delhi: Motilal Banarsidass, p.106n
  8. Ghazni to Jaiselmer (Pre-medieval History of the Bhatis), p.42, Hari Singh Bhati, Publisher: Hari Singh Bhati, 1998, Printers: Sankhala Printers, Bikaner
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan