Minggu, 04 Oktober 2026
01:15 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Aksayapatra

Aksayapatra

Bagikan:
330px-The_Akshaya_Patra_%28inexhaustible_vessel%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi berbahasa Prancis, dibuat pada awal abad ke-20, menggambarkan Dewa Surya (kiri) memberikan Aksayapatra kepada Yudistira dan Dropadi.
250px-One_of_Srikrishna%27s_Miracles.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan karya B.P. Banerjee menggambarkan Dropadi sedang menunjukkan aksayapatra yang telah kosong kepada Kresna.

Aksayapatra (Dewanagari: अक्षयपात्र; ,IAST: Akṣayapātra,; arti harfiah: periuk tak habis-habis, periuk yang selalu terisi[1]) adalah suatu benda ajaib dalam cerita Hindu berupa periuk yang mampu menghasilkan makanan setiap hari. Istilah aksayapatra itu merupakan kata majemuk dalam bahasa Sanskerta, yang terdiri dari dua kata: akṣaya (अक्शय) yang berarti 'tak ada habisnya',[1] dan pātra (पात्र) yang berarti "wadah, penampungan, periuk, kendi".[2]

Menurut kitab Mahabharata, periuk tersebut merupakan berkah yang diberikan oleh Dewa Surya kepada Yudistira (Pandawa sulung), sebagai persediaan makanan kepada para Pandawa, dan membantu kehidupan para Pandawa selama mereka menjalani masa pembuangan ke hutan selama 12 tahun (kisah dalam Wanaparwa).

Dalam kitab Mahabharata diceritakan bahwa aksayapatra menghasilkan makanan bagi para Pandawa setiap hari, dan berhenti menghasilkan makanan apabila Dropadi (istri para Pandawa) selesai makan pada hari itu. Kemudian pada hari berikutnya, aksayapatra akan menghasilkan makanan kembali. Maka dari itu, Dropadi selalu mendapatkan giliran terakhir untuk makan melalui aksayapatra.[3][4]

Referensi

  1. 1 2 Meaning of the Sanskrit Word: aksaya (akṣaya = inexhaustible, source: SB 4.26.1-3, Madhya 3.159), Sanskrit-Dictionary.org, diakses tanggal 11 Juni 2021
  2. ↑ Meaning of the Sanskrit Word: patra (pātra = pot, source: Adi 17.116), Sanskrit-Dictionary.org, diakses tanggal 11 Juni 2021
  3. ↑ "Mahabharata story: Durvasa Muni and cooking pot of Draupadi! | Bhagavatam-katha" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Gopal, Madan (1990). K.S. Gautam (ed.). India through the ages. Publication Division, Ministry of Information and Broadcasting, Government of India. hlm. 65.
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan