Rabu, 28 Oktober 2026
04:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Wirabadra

Wirabadra

Bagikan:
Wirabadra
Wujud Siwa yang kejam dan sangar
250px-Virabhadra.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lainWirarudra, Wirasiwa
Genderpria
AfiliasiSiwa
KediamanKailasa
PlanetAnggaraka (Mars)
PustakaSiwapurana
Mantra
  • Oṃ vīrabhadrāya namaḥ
  • Oṃ vīrabhadrāya vidmahe gaṇeśvarāya dhīmahi tanno śāntaḥ pracodayāt
Senjatatrisula, pedang, panah, cakram, tombak, danda, bajra, pasa, gancu, kapak, gada
Wahanakuda, lembu Nandini
HariSelasa
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSaiwa
Kuil utamaKuil Veerabhadra, Lepakshi
PerayaanSiwaratri
Keluarga
IstriBadrakali

Wirabadra (Dewanagari: वीरभद्र; ,IAST: Vīrabhadra,; arti: "Wira Keberuntungan"[1]) adalah salah satu perwujudan yang sangar dari Dewa Siwa.[2] Dia tercipta dari kemarahan Siwa, ketika sang dewa mencampakkan segenggam rambut gimbalnya ke tanah, setelah mendapat kabar tentang bakar diri yang dilakukan oleh istrinya (Sati) saat penyelenggaraan Daksayadnya.[3][4][5]

Dia dikisahkan dalam pustaka Purana sebagai makhluk pendendam; bersama Badrakali, dia menyerang para dewa yang menghadiri acara Daksayadnya. Dalam kekacauan tersebut, mata Baga dicungkil;[6] Agni, Mitra, dan Candra dihajar.[7] Nasib Daksa (penanggung jawab Daksayadnya) dikisahkan berbeda-beda menurut sejumlah kitab: ada yang mengisahkan dia dipenggal Wirabadra;[8] ada versi bahwa dia dipaksa bersujud di hadapan Siwa;[9] bahkan ada versi bahwa dia diselamatkan Wisnu, yang kemudian menaklukkan Wirabadra.[10][11]

Referensi

  1. ↑ www.wisdomlib.org (2012-06-29). "Virabhadra, Vira-bhadra, Vīrabhadra: 24 definitions". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-29.
  2. ↑ Wangu, Madhu Bazaz (2003). Images of Indian Goddesses: Myths, Meanings, and Models (dalam bahasa Inggris). Abhinav Publications. hlm. 41. ISBN 978-81-7017-416-5.
  3. ↑ the Horse-sacrifice of the Prajapati Daksha The Mahabharata translated by Kisari Mohan Ganguli (1883–1896), Book 12: Santi Parva: Mokshadharma Parva: Section CCLXXXIV. p. 315 Mahadeva created from his mouth a terrible Being whose very sight could make one's hair stand on its end. The blazing flames that emanated from his body rendered him exceedingly awful to behold. His arms were many in number and in each was a weapon that struck the beholder with fear. p. 317. “I am known by the name of Virabhadra’’ and I have sprung from the wrath of Rudra. This lady (who is my companion), and who is called Bhadrakali, hath sprung from the wrath of the goddess.”
  4. ↑ Vishnu Purana SACRIFICE OF DAKSHA (From the Vayu Purana.) The Vishnu Purana, translated by Horace Hayman Wilson, 1840. p. 62, "In former times, Daksha commenced a holy sacrifice on the side of Himaván, at the sacred spot Gangadwara, frequented by the Rishis. The gods, desirous of assisting at this solemn rite, came, with Indra at their head, to Mahadeva, and intimated their purpose; and having received his permission, departed in their splendid chariots to Gangadwára, as tradition reports.” 62:2 The Linga Purana is more precise, calling it Kanakhala, which is the village still called Kankhal, near Haridwar.p. 66 Rudrakali. p. 68 Vírabhadra said, 'I am not a god, nor an Aditya; nor am I come hither for enjoyment, nor curious to behold the chiefs of the divinities: know that I am come to destroy the sacrifice of Daksha, and that I am called Vírabhadra, the issue of the wrath of Rudra. Bhadrakali also, who has sprung from the anger of Devi, is sent here by the god of gods to destroy this rite. Take refuge, king of kings, with him who is the lord of Uma; for better is the anger of Rudra than the blessings of other gods.'
  5. ↑ "The story of Veerbhadra". Sadhguru Wisdom (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-09-07.
  6. ↑ Williams, George M. (2008-03-27). Handbook of Hindu Mythology (dalam bahasa Inggris). OUP USA. hlm. 78. ISBN 978-0-19-533261-2.
  7. ↑ Coulter, Charles Russell; Turner, Patricia (2013-07-04). Encyclopedia of Ancient Deities (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 853. ISBN 978-1-135-96397-2.
  8. ↑ Tapasyananda, Swami. Srimad Bhagavata – Volume 1 (dalam bahasa Inggris). Sri Ramakrishna Math(vedantaebooks.org). hlm. 43.
  9. ↑ Valmiki; Vyasa (2018-05-19). Delphi Collected Sanskrit Epics (Illustrated) (dalam bahasa Inggris). Delphi Classics. hlm. 7301. ISBN 978-1-78656-128-2.
  10. ↑ Books, Kausiki (2021-10-24). Siva Purana: Rudra Samhitha: 2 Sati Khanda: English Translation only without Slokas (dalam bahasa Inggris). Kausiki Books. hlm. 42.
  11. ↑ Oriental Translation Fund (dalam bahasa Inggris). 1840. hlm. 68.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan