Jumat, 06 November 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Tombak

Tombak

Bagikan:
Untuk ukuran luas, lihat artikel Ubin.
250px-Spear_and_knife_%28Mesa_Verde_National_Park%29-transparent.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tombak dan pisau batu yang ditemukan di Taman Nasional Mesa Verde, Amerika Serikat.

Tombak atau lembing adalah senjata yang banyak ditemukan di seluruh peradaban dunia, terutama karena kemudahan pembuatannya dan biaya pembuatannya yang murah. Tombak adalah senjata untuk berburu dan berperang, bagiannya terdiri dari tongkat sebagai pegangan dan mata atau kepala tombak yang tajam dan kadang diperkeras dengan bahan lain. Bersamaan dengan kapak tombak adalah perkakas pertama yang dibuat manusia dan sejalan dengan perkembangan peradaban mata tombak dan kapak yang semula berupa tulang atau batu yang dihaluskan diganti menjadi logam yang lebih kuat dan tahan lama.

Di Indonesia tombak menjadi senjata utama yang banyak digunakan oleh tentara-tentara tradisional nusantara. Ini terutama karena kelangkaan besi dan logam lainnya di Indonesia sehingga sulit untuk membuat pedang. Oleh karena itu senjata yang lebih umum digunakan di Indonesia atau bangsa-bangsa melayu dulu adalah senjata yang menggunakan lebih sedikit besi dibanding pedang yaitu kapak, parang atau golok, dan tombak. Di antara senjata-senjata tadi yang hanya tombak yang digunakan hanya sebagai senjata(termasuk sebagai senjata berburu).

Terdapat sejenis tombak tanpa mata yang sering digunakan oleh milisia di nusantara yaitu bambu runcing yang dibuat dari bambu yang diruncingkan tanpa perkuatan apa pun di ujungnya. Untuk menghadapi tentara tradisonal nusantara dan tentara kolonial ini adalah senjata penusuk yang mematikan sebab mereka tidak dilengkapi dengan perlindungan baju zirah.

Sejarah

Penggunaan tombak tidak terbatas pada spesies manusia saja, simpanse dan orangutan adalah spesies kera besar yang tercatat menggunakan alat serupa tombak untuk berburu makanan. Tombak dibuat sejak zaman purba sebagai alat untuk membantu manusia dalam perburuan. Penggunaan tombak oleh simpanse menunjukkan kemungkinan bahwa manusia purba membuat tombak seawal-awalnya sekitar 5 juta tahun lalu. Sejak 400.000 tahun lalu Neanderthal sudah membuat tombak bermata batu sedangkan sejak 200.000 tahun lalu manusia menggunakan mata tombak dari batu yang diasah.

Tombak/Lembing yang Tidak Dilempar

Dalam penggunaannya tombak dapat digunakan oleh pasukan berkuda(kavaleri) atau pasukan jalan kaki (infantri). Tombak yang digunakan kavaleri dalam bahasa Inggris biasa disebut lance sedangkan tombak panjang infantri pada zaman pertengahan biasa disebut pike. Terdapat sejenis senjata Eropa yang terlihat seperti campuran antara tombak dan kapak yang disebut halberd.

Nama-Nama Tombak/Lembing yang Tidak Dilempar

Berikut adalah daftar nama-nama tombak(belum diterjemahkan) di penjuru dunia:

Tombak/Lembing yang Dilempar

Tombak/lembing yang dilempar memiliki persamaan bentuk dengan tombak yang tidak dilempar, tetapi perbedaannya adalah cara penggunaannya yaitu dengan melemparkannya. Oleh karena itu, lembing biasanya lebih ringan atau setidaknya lebih ringan daripada tombak. Saat ini terdapat olahraga dunia yang berbasis penggunaan lembing yaitu lempar lembing (javelin throwing).

Nama-nama Tombak/Lembing yang Dilempar

Berikut nama-nama tombak yang biasanya dilempar dalam penggunaannya:

  • Angon
  • Assegai
  • Ballam
  • Bandang
  • Bhala
  • Bilari
  • Budiak
  • Cateia
  • Chimbane
  • Contus
  • Do-War
  • Egchos
  • Enhero
  • Fal-feg
  • Falarica
  • Framea
  • Gravo
  • Golo
  • Granggang
  • Hak
  • Harpun
  • Hinyan
  • Hoko
  • Huata
  • Irpull
  • Ja-Mandehi
  • Jaculum
  • Jarid
  • Lembing
  • Jiboru
  • Kasita
  • Kamayari
  • Kan-Shoka
  • Kannai
  • Kapun
  • Kiero
  • Kikuki
  • Koveh
  • Koy-yung
  • Koyuan
  • Kujolio
  • Kuyan
  • Laange
  • Lance-Ague
  • Lama-pe
  • Mandehi liguje
  • Mahee
  • Makrigga
  • Makura Yari
  • Mkukt
  • Mongile
  • Mongoli
  • Mu-Rongal
  • Nage-Yari
  • Nandum
  • Nerau
  • Paralyser
  • Patisthanaya
  • Pelta
  • Pill
  • Pillara
  • Pilum
  • Plumbatae
  • Sang
  • Sangkoh
  • Sanokat
  • Saunion
  • Shail
  • Shanen kopaton
  • Siligis
  • Tombak pendek (atau tombak biasa)
  • Simbilan
  • Sinan
  • Sligi
  • Soliferrum
  • Spiculum
  • Su Yari
  • Sudanese lance
  • Tahr Ruan
  • Tao
  • Tawok
  • Telempang
  • Tepoztopilli
  • Te yari
  • Tirrer
  • Tjunkuletti
  • Tombak
  • Tschehouta
  • Tumpuling
  • Wainian
  • Wallunka
  • Wi-Valli
  • Zagaye

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan