Minggu, 20 September 2026
16:34 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Linggodbawa

Linggodbawa

Linggodbawa
Siwa sebagai pilar cahaya
Sculpture of a lingam with Shiva emanating out of it with Vishnu on the right and Brahma on the left
Siwa sebagai Linggodbawa (tengah), diapit Brahma (kiri) dan Wisnu (kanan), dengan Waraha (babi hutan) di bawah.
Dewanagariलिंगोद्भव
IASTLiṅgodbhava
Tamilலிங்கோத்பவா
KepercayaanHindu
AliranSaiwa

Linggodbawa (Dewanagari: लिंगोद्भव; ,IAST: Liṅgodbhava,; dari kata liṅga dan udbhava, artinya "kemunculan lingga") adalah suatu penggambaran ikonik dari Dewa Siwa dalam kepercayaan Hindu. Linggodbawa menampilkan sosok Siwa yang muncul dari suatu pilar cahaya. Ia berfungsi sebagai penggambaran asal-usul lingga, objek pemujaan Siwa. Kisah Linggodbawa muncul dalam berbagai pustaka Purana.

Legenda

Dalam legenda di kalangan umat Saiwa, dikisahkan bahwa Dewa Wisnu dan Brahma pernah berdebat tentang keunggulan masing-masing. Untuk mengakhiri debat tersebut, Dewa Siwa muncul di antara mereka berdua dalam wujud pilar cahaya yang sangat besar,[1] lalu menantang mereka untuk menemukan ujung dan pangkal wujud tersebut.[2][3] Brahma mengubah wujudnya menjadi angsa lalu terbang mencari puncak pilar tersebut, sedangkan Wisnu berubah wujud menjadi Waraha (babi hutan) lalu menggali Bumi untuk menemukan dasarnya. Baik Brahma maupun Wisnu tidak mampu menemukan ujung-pangkalnya.

Ketika Wisnu mengakui kekalahannya, Brahma berbohong dan berkata bahwa ia telah mencapai puncaknya. Siwa marah akan bualan Brahma, lalu berubah wujud menjadi Bairawa dan memenggal salah satu kepala Brahma. Sebagai hukuman, Siwa mengutuk bahwa Brahma tidak akan dipuja di kuil manapun. Karena Siwa telah memenggal salah satu kepala Brahma, maka ia melakukan dosa brahmahatyāpāpa (pembunuhan terhadap brahmana atau setingkat dengan itu) sehingga wajib mengembara di tiga dunia sebagai Biksatana (pengemis telanjang) untuk menebus dosanya. Dosa tersebut akhirnya ditebus saat berada di Varanasi, tepatnya di tepi sungai Gangga.[2] Legenda tersebut dinarasikan dalam kitab Wisnupurana.[4]

Ikonografi

250px-Konerirajapuram_%287%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief Siwa muncul dari kobaran api, dengan Wisnu di kanan dan Brahma di kiri.

Citra Linggodbawa dapat ditemukan dalam ruang suci kuil Siwa, tepatnya di belakang arca Siwa dengan Wisnu dan Brahma di sisi kanan-kirinya. Kisah Linggodbawa atau "kemunculan Lingga" tercatat dalam berbagai naskah Purana, merangkul peleburan antara kultus pilar dan pemujaan totem.[5] Gagasan berawal dari keyakinan akan adanya sesosok dewa yang mendiami suatu pilar, kemudian lambat laun dibayangkan sebagai sosok Siwa yang muncul dari suatu Lingga.[6] Siwa dilambangkan sebagai Lingga pada berbagai kuil di seantero India Selatan.

Citra Linggodbawa menggambarkan sosok Siwa muncul dari suatu Lingga dalam wujud yang biasa. Wisnu dalam wujud babi hutan (Waraha) biasanya digambarkan di bawah Lingga, sedangkan Brahma dalam wujud angsa digambarkan di atas Lingga. Di beberapa kuil, Linggodbawa digambarkan dengan Brahma di sisi kanan dan Wisnu di sisi kiri, keduanya memuja Siwa yang muncul dalam pilar api.

Linggodbawa dan Daksinamurti dianggap sebagai wujud umum dari Dewa Siwa di India Selatan sejak zaman kerajaan Chola.[7]

Referensi

  1. Pattanaik, Devdutt (2017). Devlok. Vol. 2. Random House Publishers India Pvt. Ltd. hlm. 126. ISBN 9789386495150.
  2. 1 2 Aiyar 1982, pp. 190–191
  3. "Tiruvannamali Historical moments". Tiruvannamalai Municipality. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Oktober 2013. Diakses tanggal 6 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Eshleman, Clayton (2003). Juniper Fuse Upper Paleolithic Imagination & the Construction of the Underworld. Wesleyan University Press. hlm. 232. ISBN 9780819566058.
  5. Anand 2004, p. 132
  6. Vasudevan 2003, p. 105
  7. T.K., Venkatasubramanian (1996). "Proceedings IHC 57th session". Address of the Sectional President: Chiefdom of State: Reflections on Kaveri Delta Social Formations – Proceedings of the Indian History Congress. 57. Indian History Congress: 4. JSTOR 44133294.

Daftar pustaka

  • Anand, Swami P.; Swami Parmeshwaranand (2004). Encyclopaedia of the Śaivism. New Delhi: Sarup & Sons. ISBN 81-7625-427-4.
  • Parmeshwaranand, Swami; Swami Parmeshwaranand (2001). Encyclopaedic Dictionary of Puranas: Volume 3.(I-L). New Delhi: Sarup & Sons. ISBN 81-7625-226-3.
  • Vasudevan, Geetha (2003). The royal temple of Rajaraja: an instrument of imperial Cola power. New Delhi: Abhinav Publications. ISBN 81-7017-383-3.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan