Minggu, 20 September 2026
23:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dikpala

Dikpala

330px-Jatprole_Group_of_Temples%2C_Jatprole%2C_Telangana_18.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief Dikpala pada suatu kuil di Jatprole, Telangana, India.

Dikpala (Dewanagari: दिक्पाल; ,IAST: Dikpāla, दिक्पाल) adalah dewa-dewi yang menguasai arah mata angin tertentu, menurut keyakinan Hindu, Jainisme, dan Buddhisme Wajrayana—khususnya Kālacakra. Sebagai kelompok yang terdiri dari delapan dewa (sebagaimana delapan mata angin), mereka disebut Astadikpala (Dewanagari: अष्टदिक्पाल; ,IAST: Aṣṭadikpāla, अष्टदिक्पाल), secara harfiah berarti penjaga delapan mata angin. Mereka biasanya dilengkapi dengan dua dewa tambahan untuk sepuluh arah (dua arah tambahan yaitu zenit dan nadir), sehingga mereka disebut Dasadikpala (Dewanagari: दशदिक्पाल; ,IAST: Daśadikpāla, दशदिक्पाल).

Dalam agama Hindu, secara tradisional mereka digambarkan dalam bentuk ukiran di tembok dan langit-langit tempat suci Hindu. Mereka juga sering digambarkan pada kuil-kuil Jainisme, tetapi penggambaran Wisnu digantikan dengan Nāga pada arah nadir.[1] Masyarakat Jawa Kuno dan Bali Hindu mengenal adanya sembilan arah sehingga merupakan Nava-Dikpāla, secara harfiah berarti penjaga sembilan mata angin. Diagram sembilan dewa tersebut terdapat pada ukiran Surya Majapahit, lambang kerajaan Majapahit.

Mata angin menurut Hindu

Dalam tradisi Hindu, arah mata angin disebut Diśā, atau Dik. Ada empat penjuru mata angin utama, dengan enam mata angin ortogonal, sehingga total sepuluh mata angin.[2]

Bahasa Indonesia Bahasa Sanskerta
Utara उत्तरा (uttara), उदीची (udīcī)
Selatan दक्षिण (dakṣiṇa)
Timur पूर्वा (pūrva), प्राची (prācī)
Barat पश्चिमा (paścima), प्रतीची (pratīcī)
Timur Laut ऐशानी (aiśānī)
Tenggara आग्नेयी (āgneyī)
Barat Laut वायव्या (vāyavyā)
Barat Daya नैर्ॠता (nairṝtā)
Zenit ऊर्ध्वा (ūrdhvā)
Nadir अवाची (avācī)

Lokapala

Dalam tradisi Hindu, penjaga empat mata angin utama disebut Lokapāla (लोकपाल), atau Dikpalaka.[3] Tiga versi pembagian Dikpala ialah sebagai berikut:

Aṣṭadikpāla (8 mata angin)

Gambar 120px-Kubera_1842.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Yama_deva.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Indra_dikpala.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Varuna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Ishana.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Agni_deva.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Vayu_deva.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Nirrtti.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewa Kubera
(कुबेर)
Yama
(यम)
Indra
(इन्द्र)
Baruna
(वरुण)
Isana
(ईशान)
Agni
(अग्नि)
Bayu
(वायु)
Nirrti
(निरृति)
Arah Utara Selatan Timur Barat Timur Laut Tenggara Barat Laut Barat Daya
Subjek yang dikuasai Kekayaan harta benda Keadilan, alam kematian Surga, cuaca, peperangan Samudra, hukum alam Siklus kehidupan, kebangkitan, waktu Api, upacara Angin, udara Kematian, pelapukan, duka

Daśadikpāla (10 mata angin)

Selain delapan dewa dan mata angin yang disebutkan dalam Astadikpala, ada dua dewa tambahan yang melengkapi posisi zenit dan nadir:[4][5]

Ilustrasi
120px-Hindu_God_Brahma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Vishnu_-_Hindu_Pantheon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewa Brahma Wisnu
Arah Zenit (arah di atas pengamat) Nadir (arah di bawah pengamat)
Subjek yang dikuasai Penciptaan, pengetahuan, kebijaksanaan Pemeliharaan, perlindungan

Navadikpāla (9 mata angin)

Artikel utama: Nawadewata
250px-Surya_Majapahit_Diagram.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram Surya Majapahit.

Referensi

  1. Kumar (2001), hlm. 17.
  2. Vivek Kumar (9 Februari 2009), Sanskrit Names of Directions, 2indya.com
  3. "The Lokapāla: Guardians of the Directions". Medium. September 12, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)Dikunjungi2023-02-20.
  4. "About Guardians of the directions". 5 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)Dikunjungi2023-02-20.
  5. "Guardians of The Directions".Dikunjungi2023-02-20.

Daftar pustaka

Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan