Senin, 09 November 2026
03:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Nawadurga

Bagikan:

Nawadurga (Dewanagari: नवदुर्गा; ,IAST: Navadurgā, नवदुर्गा) adalah sembilan macam wujud Dewi Durga dalam agama Hindu,[1][2] terutama disembah saat perayaan Nawaratri dan Durgapuja.[3] Sembilan dewi ini biasanya dipuja sebagai seorang dewi yang tunggal, khususnya oleh umat aliran Sakta dan Saiwa dalam agama Hindu.[4]

Anggota

No. Wujud Nama Wahana Tingkatan[A] Mantra Ciri Ref
1. 120px-Shailaputri_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sailaputri

"Putri [Penguasa] Gunung"

Lembu Nandini Parwati dalam masa kanak-kanaknya dengan kekuatan Durga ॐ देवी शैलपुत्र्यै नमः Memakai sedikit perhiasan dan berbusana warna merah atau merah muda; memiliki dua lengan, masing-masing membawa trisula dan teratai; menaiki lembu. [6]
2. 120px-Brahmacharini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Brahmacarini

"Dewi Pertarakan dan Pertapaan"

tidak ada Durga dalam fase menjalani pertarakan atau tapa brata. ॐ देवी ब्रह्मचारिण्यै नम: Berbusana seperti petapa wanita, dengan kalung rudraksa; memiliki dua lengan, masing-masing membawa tasbih dan sendok upacara. [7]
3. 120px-Chandraghanta_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Candraganta

"Penghancur Makhluk Jahat"

Macan Durga dalam wujud Sakti. ॐ देवी चंद्रघण्टायै नम: Memiliki sepuluh lengan; sembilan lengan memegang trisula, gada, busur, panah, teratai, pedang, genta, dan kamandalu, sementara satu tangan dalam posisi mudra memberkati; menaiki macan yang garang. [8]
4. 120px-Kushmanda_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kusmanda

"Dewi Telur Semesta"

Singa Durga dalam wujud Mahasakti. ॐ ऐं ह्रीं क्लीं कूष्मांडायै नम: Memiliki delapan lengan; enam lengan memegang cakram, gada, teratai, busur-panah, pedang, dan tasbih, sementara dua lengan lainnya memegang kendi madu dan kamandalu; mengendarai singa. [9]
5. 120px-Skandamata_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Skandamata

"Dewi Para Ibu dan Anak-anak"

Durga dalam fase sebagai ibu. ॐ देवी स्कन्दमातायै नम: Memiliki empat lengan; dua lengan memegang teratai, satu lengan memegang putranya (Kartikeya) dan tangan yang lain dalam posisi memberkati umatnya; mengendarai singa. [10]
6. 120px-Katyayani_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Katyayani

"Dewi Kekuatan"

Durga dalam posisi sebagai petarung. ॐ देवी कात्यायन्यै नम: Memakai banyak perhiasan di sekujur tubuhnya; berbusana hijau atau merah muda; memiliki empat lengan yang membawa pedang, perisai, trisula, dan teratai; mengendarai singa yang garang. [11]
7. 120px-Kalratri_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kalaratri

"Dewi Keberuntungan dan Keberanian"

Keledai Durga dalam wujud sebagai penghancur. ॐ देवी कालरात्र्यै नम: Memiliki mata merah menyala dan berambut acak-acakan; memakai kalung tengkorak; memiliki empat lengan yang membawa trisula, pedang, bajra, dan cawan; mengendarai keledai. [12]
8. 120px-Mahagauri_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mahagauri

"Dewi Kecantikan dan Kewanitaan"

Banteng Durga dalam fase penyembuhan. ॐ देवी महागौर्यै नम: Memiliki empat lengan, masing-masing membawa trisula, damaru, dan teratai merah muda, sedangkan satu tangan lagi dalam posisi mudra memberi perlindungan; mengendarai banteng putih. [13]
9. 120px-Siddhidatri_Sanghasri_2010_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sididatri

"Dewi Kekuatan Gaib (siddhi)"

Teratai Durga dalam tahap mencapai wujud tertinggi dan terkuat sebagai Mahasakti. ॐ ऐं ह्रीं क्लीं सिद्धिदात्र्यै नम: Memiliki empat lengan yang membawa cakra, sangka, teratai, dan gada; duduk bersila di atas teratai. [14]

Catatan

  1. ↑ Parvati has been described in the nine stage in nine different depiction, where she become the Maha Shakti in last stage of Siddhidhatri, after gaining Siddhis.[5]

Referensi

  1. ↑ "The Nine Forms of Goddess Mahadevi Durga". Times of India (dalam bahasa Inggris). 24 September 2014. Diakses tanggal 2022-05-03.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ J. Gordon Melton; Baumann, Martin (2010). Religions of the World: A Comprehensive Encyclopedia of Beliefs and Practices, 2nd Edition. ABC-CLIO. hlm. 2600–2602. ISBN 978-1-59884-204-3.
  3. ↑ Navaratri, TOI.
  4. ↑ Amazzone 2010, hlm. 184.
  5. ↑ Ramachandran 2020, hlm. 67.
  6. ↑ Sharma 2021, hlm. 73.
  7. ↑ Ramachandran 2020, hlm. 23.
  8. ↑ Ramachandran 2020, hlm. 29–30.
  9. ↑ Mittal 2006, hlm. 63.
  10. ↑ Ostor 2004, hlm. 34.
  11. ↑ Ramachandran 2020, hlm. 48–51.
  12. ↑ Mishra 1989, hlm. 36.
  13. ↑ Sivkishen 2016, hlm. 176. sfn error: tanpa target: CITEREFSivkishen2016 (bantuan)
  14. ↑ Ramachandran 2020, hlm. 68, 70.

Daftar pustaka

Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan