Minggu, 04 Oktober 2026
04:37 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Rudraksa

Rudraksa

biji bahan tasbih dalam Hinduisme

Bagikan:
250px-Blue_marble_tree_seeds.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebutir rudraksa (kiri) dan tiga butir buah ganitri.
250px-108%2B1_five_mukhi_Rudraksha_mala.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung yang terbuat dari untaian rudraksa.

Rudraksa (Dewanagari: रुद्राक्ष; ,IAST: rudrākṣa, रुद्राक्ष) adalah biji kering dari buah pohon bermarga Elaeocarpus, misalnya ganitri atau Elaeocarpus ganitrus.[1] Biji-biji tersebut digunakan untuk keperluan keagamaan umat Hindu―sebagai kalung, gelang, atau aksesoris lainnya―terutama Hindu aliran Saiwa. Rudraksa terdapat sebagai biji buah yang berwarna biru sehingga kadangkala ia disebut pula "manik-manik blueberry".[2]

Dalam kepercayaan Hindu, rudraksa erat kaitannya dengan Dewa Siwa dan sering dipakai oleh umat-Nya untuk memperoleh perlindungan atau sebagai japamala (tasbih atau kalung ibadah) saat merapalkan mantra, misalnya Om Namah Shivaya (Dewanagari: ॐ नमः शिवाय; ,IAST: Om Namaḥ Śivāya, ॐ नमः शिवाय). Pada umumnya rudraksa sebagai aksesoris dan japamala dibuat di negara India, Indonesia, dan Nepal, serta dihargai seperti batu semi-mulia.[1] Rudraksa dapat mengandung kerutan yang disebut dengan istilah "muka" (मुख) dan beberapa orang mengaitkan antara jumlah muka di rudraksa dengan dewa-dewi tertentu.[3][4]

Referensi

  1. 1 2 Bhattacharyya, Bharati (2015). Golden Greens: The Amazing World of Plants (dalam bahasa Inggris). The Energy and Resources Institute (TERI). hlm. 21–25. ISBN 978-81-7993-441-8.
  2. ↑ Singh, B; Chopra, A; Ishar, MP; Sharma, A; Raj, T (2010). "Pharmacognostic and antifungal investigations of Elaeocarpus ganitrus (Rudrakasha)". Indian J Pharm Sci. 72 (2): 261–5. doi:10.4103/0250-474X.65021. PMC 2929793. PMID 20838538.
  3. ↑ Lochtefeld, James G. (2002). The Illustrated Encyclopedia of Hinduism: N–Z (dalam bahasa Inggris). Rosen. hlm. 576. ISBN 978-0-8239-3180-4.
  4. ↑ "Official Website of Sadhguru, Isha Foundation | India". isha.sadhguru.org. Diakses tanggal 2024-03-24.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan