Sabtu, 10 Oktober 2026
21:10 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Kamandalu

Kamandalu

sejenis kendi dari Asia Selatan

Bagikan:
250px-Sadhu%27s_Kamandalu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kamandalu berbahan kuningan, dibawa oleh seorang sadu.

Kamandalu (Dewanagari: कमण्डलु; ,IAST: kamaṇḍalu,; kadangkala disebut kamandal atau kamandalam)[1] adalah sejenis tempat penampungan air yang berasal dari subbenua India, terbuat dari labu air kering, batok kelapa, logam, kayu pohon kamandalu,[2] atau tanah liat, biasanya dilengkapi dengan pegangan, dan kadangkala memiliki corong. Petapa Hindu (sadu atau yogi) biasanya menggunakan kamandalu untuk menyimpan air minum.[3] Kamandalu berisi air―yang selalu dibawa oleh para sadu―dikatakan melambangkan kehidupan yang bersahaja dan mandiri.

Kamandalu juga digunakan dalam ikonografi Hindu, terutama dalam penggambaran dewa-dewi Hindu yang berkaitan dengan pertapaan atau perairan. Kamandalu juga digunakan oleh para petapa agama Jainisme, serta dalam ikonografi beberapa Bodhisattwa dalam agama Buddha.[4]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kamandalu.
  1. ↑ Monier Williams Sanskrit-English Dictionary (2008 revision)
  2. ↑ http://sanskritdocuments.org/all_sa/shankara108m_sa.html, Shankarachrya's ashtotaram)
  3. ↑ Radha, Swami Sivananda (1992). Kundalini Yoga. Motilal Banarsidass. hlm. 357. ISBN 9788120808126. Diakses tanggal 2008-08-20. p.40
  4. ↑ http://www.hindudharmaforums.com/archive/index.php?t-448.html, Sanatana Dharma for Kids: Hindu Trinity: Brahma - Sarasvati


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan