Sabtu, 03 Oktober 2026
22:32 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Sangka

Sangka

trompet kerang dalam upacara Hindu

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang terompet kerang dalam ritual Hindu-Buddha. Untuk pengertian lain, lihat Sangka (disambiguasi).
250px-Shankha_with_rosette.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah sangka atau sangkakala yang biasa dipakai dalam ritual Hindu.
250px-Shankha_bajaudai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang petapa Hindu meniup sangka berukuran kecil.

Sangka (Dewanagari: शंख; ,IAST: Śaṅkha, शंख) atau sangkakala adalah sejenis trompet kerang yang berasal dari India dan dipakai dalam ritual keagamaan Hindu atau Buddha.[1] Alat tiup ini disebut sangka karena berasal dari bahasa Sanskerta Śaṅkha yang artinya "cangkang" atau "rumah kerang".[2] Dalam agama Hindu, sangka merupakan simbol kemasyhuran dan kemakmuran. Ia masih digunakan sebagai trompet dalam upacara keagamaan Hindu (misalnya puja), dan pada masa lalu ia digunakan sebagai trompet perang.[3]

Fungsi

Isyarat perang

Catatan mengenai peniupan sangka sebagai atribut peperangan disebutkan dalam sastra Hindu Kuno yang disebut Mahabharata, demikian pula dalam kitab suci Bhagawadgita. Dalam kedua kitab tersebut tercatat suatu deskripsi bahwa kesatria yang hendak bertempur akan meniup sangka masing-masing sebagai tanda permulaan perang.

Simbol keagamaan

Sangka menjadi atribut dewa-dewi Hindu tertentu, misalnya Wisnu, Laksmi, atau Ganesa. Dalam mitologi Hindu, sebuah sangka yang disebut pancajanya merupakan lambang suci dari Wisnu, dewa pemelihara alam semesta.[4] Menurut Arunava Bose, "Sangka termasyhur dalam sastra Hindu sebagai pembawa ketenaran, kesehatan, dan kemakmuran, pembersih dari dosa, serta menjadi kedudukan (sthana) dari Dewi Laksmi, dewi kemakmuran sekaligus istri Dewa Wisnu".[5]

Sangka tampak dalam kesenian Hindu pada hal-hal yang berkaitan dengan Wisnu. Sebagai lambang air, ia juga berkaitan dengan kesuburan wanita serta ular-ular raksasa (naga).[6]

Dalam agama Buddha, sangka merupakan satu dari delapan simbol mulia, atau Astamanggala, dan melambangkan gema dari ajaran-ajaran Buddha.[7]

Galeri

  • Pendeta Hindu meniup Sangka saat acara Puja.
    Pendeta Hindu meniup Sangka saat acara Puja.
  • Lukisan para brahmana Thailand sedang meniup sangka dan trompet tanduk, di Wat Phra Kaew, Thailand.
    Lukisan para brahmana Thailand sedang meniup sangka dan trompet tanduk, di Wat Phra Kaew, Thailand.
  • Sangka untuk ritual, koleksi Middlebury College Museum of Art, Vermont, AS.
    Sangka untuk ritual, koleksi Middlebury College Museum of Art, Vermont, AS.
  • Sangka koleksi Museum Seni Asia di Nice, Prancis.
    Sangka koleksi Museum Seni Asia di Nice, Prancis.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Definisi sangkakala dalam KBBI". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-05. Diakses tanggal 2009-06-11.
  2. ↑ Definition of 'shankha', Wisdom Library, Śaṅkha (शङ्ख)—Sanskrit word for an animal "conch"
  3. ↑ Lochtefeld, James G. (2002). The Illustrated Encyclopedia of Hinduism: N-Z (dalam bahasa Inggris). Rosen. hlm. 624–625. ISBN 978-0-8239-3180-4.
  4. ↑ Chatterjee, Gautam (2001). Sacred Hindu Symbols (dalam bahasa Inggris). Abhinav Publications. hlm. 77. ISBN 978-81-7017-397-7.
  5. ↑ Bose, Arunava (2021-08-26). Shrouded in symbols (dalam bahasa Inggris). Ukiyoto Publishing. hlm. 54. ISBN 978-93-5490-116-4.
  6. ↑ Sturman, Janet (2019-02-26). The SAGE International Encyclopedia of Music and Culture (dalam bahasa Inggris). SAGE Publications. hlm. 3731. ISBN 978-1-5063-5338-8.
  7. ↑ McElroy, D. R. (2020). Signs & symbols of the world : over 1,001 visual signs explained. New York, NY: Quarto Publishing Group. hlm. 183. ISBN 9781577151869.
Ikon rintisan

Artikel bertopik alat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan