Kamis, 05 November 2026
01:38 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Jagadatri

Jagadatri

Bagikan:
Jagadatri
250px-The_Goddess_of_Jagadhatri_at_Ratanpur_Baro_Jagadhatri_Tola_of_Singur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Jagadatri di Ratanpur Baro, Jagadhatri Tola, Singur.
Nama lainMahadurga, Uma-Hemawati
AfiliasiDewi
Mantraॐ महादेव्यै बिद्महे, सिंहवाहिन्यै धीमहि, तन्नो देवी प्रचोदयात॥
Warna kulitmerah, hijau
Atributsangka
Wahanasinga
Dewa/dewi terkaitMahadewi, Parwati, Durga
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSakta
DaerahBenggala Barat dan sekitarnya
Keluarga
PasanganSiwa

Jagadatri (Dewanagari: जगद्धात्री; ,IAST: Jagaddhatrī,; Bengali: জগদ্ধাত্রী; terj. har. 'Penopang Dunia') adalah salah satu aspek dari dewi Hindu Durga, yang terutama disembah di daerah Benggala Barat dan negara bagian India lainnya seperti Odisha dan Jharkhand.[1][2] Para pemuja menyembahnya sebagai sosok dewi yang melindungi dunia sekalian isinya.[3] Dia dipadankan dengan sosok Mahadurga dalam Siwapurana. Dalam kitab suci Hindu lainnya, dia juga disebut dengan nama Uma-Hemawati.[4]

Di Benggala, pemujaannya dirayakan sebagai peristiwa kembalinya Dewi, khususnya di Krishnanagar, Chandannagar, Santipur, Rishra, Midnapore, Singur, dan Guptipara.[5][6][7]

Legenda

Legenda Jagadatri terinspirasi dari suatu episode dalam pustaka Hindu Kenopanisad (Kena-upanisad). Dalam Katyayani Tantra dikisahkan bahwa setelah Dewi Durga membunuh Mahisasura, para dewa di Swarga mengabaikan kekuatan yang dimilikinya. Maka dari itu, Parwati (aspek dari Durga) muncul di hadapan Dewa Agni, Bayu, Baruna, dan Candra, sebab mereka berpikir bahwa diri mereka tidak terkalahkan dan sesumbar akibat ahamkara (ego). Dia meminta mereka untuk mengenyahkan segenggam rumput. Namun, Bayu gagal mencabutnya, Agni gagal membakarnya, demikian pula para dewa lainnya. Akhirnya mereka menyadari bahwa sang dewi merupakan sumber seluruh tenaga di alam semesta, bahkan tenaga para dewa sekalipun. Sang dewi menampakkan wujudnya sebagai sosok Durga yang mengendarai singa.

Dalam kisah, sang dewi disetarakan dengan Brahman. Sedangkan ego para dewa bermanifestasi dalam bentuk gajah. Maka dari itu, Jagadatri digambarkan sebagai dewi yang mengendarai singa di atas gajah.[8] Gajah melambangkan ahamkara, terinjak oleh kaki bercakar dari wahana singa sang dewi, yang melambangkan keberanian, kegagahan, dan kekuatan yang mampu menaklukkan berbagai rintangan, termasuk perjuangan seseorang dalam menaklukkan Sadripu (enam musuh) dalam diri.

Referensi

  1. ↑ Sengupta, Somen (21 November 2023). "Durga's reincarnation Jagaddhatri Puja marks end of Bengal's two-month-long festivities". The Telegraph. Diakses tanggal 11 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Patra, Subhankar (5 November 2024). "জগদ্ধাত্রীর আরাধনায় সাজছে বাংলা, কবে শুরু পুজো? কদিন ধরে চলবে!". Sangbad Pratidin (dalam bahasa Bengali). Diakses tanggal 13 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Jagadhatri Puja: Know about this avatar of the Mother Goddess". Times Now. 23 November 2020. Diakses tanggal 13 Desember 2024. The term Jagadhatri literally means the one who holds the universe. Therefore, she is hailed as the Supreme power.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Jagadhatri Puja 2019: All you need to know about the Mother Goddess". Times Now. 5 November 2019. Diakses tanggal 13 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Mukherjee, Oindrilla (1 November 2022). "Chandannagar, 'City of Lights' Shines for Jagadhatri Puja as Bengal Soaks in Festive Spirit". News18. Diakses tanggal 11 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "চন্দননগরের সব থেকে বড় প্রতিমা 'রানিমা', কী ভাবে দেবী পেলেন এমন নাম, জানুন কাহিনি". Anandabazar Patrika (dalam bahasa Bengali). 5 November 2024. Diakses tanggal 13 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "West Bengal: Jagadhatri Puja is in full swing in Chandannagar". ThePrint. 3 November 2022. Diakses tanggal 11 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Patra, Subhankar (5 November 2024). "জগদ্ধাত্রীর পদতলে কেন হস্তীমুণ্ড? জানুন দেবীর রূপের অজানা কাহিনি". Sangbad Pratidin (dalam bahasa Bengali). Diakses tanggal 13 Desember 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan