Jumat, 06 November 2026
22:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Odisha

Odisha

negara bagian yang terletak di pesisir timur India

Bagikan:
Odisha
Peta India dengan letak Odisha ditandai.
Peta India dengan letak Odisha ditandai.
Ibu kota
 - Koordinat
Bhubaneswar
 - Coordinates: Tidak dapat menguraikan lintang sebagai angka:{{{latd}}}
{{#coordinates:}}: lintang salah
Kota terbesar Bhubaneswar
Populasi (2011)
 - Kepadatan
Increase neutral 41.974.218 (11)
 - 269/km²
Area
 - Distrik
155.707 km² (8)
 - 30 (3 divisi)
Zona waktu UTC +5:30
Pembentukan
 - Legislatif (kursi)
{{{established_date}}}
 - Unikameral (satu kamar) ({{{legislature_strength}}})
Bahasa resmi Bahasa Odia[1]
Singkatan (ISO) {{{abbreviation}}}
Situs resmi: odisha.gov.in

Odisha (dalam bahasa setempat: [oɽiˈsa] ( simak)), sebelumnya bernama Orissa, adalah salah satu negara bagian di India, yang terletak di India bagian timur. Odisha merupakan negara bagian dengan luas wilayah terbesar kedelapan dan kesebelas berdasarkan populasi. Di antara negara-negara bagian yang lain, Odisha memiliki populasi Dalit (Scheduled Castes) dan Adivasi (Scheduled Tribes) terbesar ketiga.[2]

Odisha berbatasan dengan Negara Bagian Jharkhand dan Benggala Barat di sebelah utara, Chhattisgarh di barat, dan Andhra Pradesh di selatan. Negara bagian ini memiliki garis pantai yang panjang (485 kilometer (301 mi)) di tepian Teluk Benggala, Samudra Hindia.[3] Wilayah ini dikenal pula dengan nama Utkala, yang merupakan salah satu di antara daerah-daerah yang disebut dalam lagu kebangsaan India, "Jana Gana Mana".[4]

Penduduk Odisha didominasi oleh etnis atau bangsa Odia yang berbicara da;am bahasa ibu, bahasa Odia, salah satu bahasa klasik India.[5] Sejarah wilayah Odisha diwarnai dengan kemunculan Kerajaan Kalingga, salah satu kerajaan Hindu yang kuat di India bagian timur. Nantinya kerajaan tersebut diinvasi oleh Kekaisaran Maurya di bawah pimpinan Kaisar Asoka Yang Agung, yang berpusat di Pataliputra, di daerah Bihar yang sekarang. Invasi tersebut berujung pada Perang Kalingga yang berlangsung di wilayah Odisha.[6] Batas wilayah Odisha modern didemarkasi oleh Pemerintah kolonial, yang meresmikan Provinsi Orissa pada 1 April 1936, dengan memisahkan distrik-distrik berbahasa Odia dari Provinsi Bihar dan Orissa Bersatu.[6] Oleh karenanya, 1 April dirayakan sebagai Hari Odisha (Utkala Dibasa).[7] Sekitar 1135, Anantavarman Chodaganga menjadikan Cuttack sebagai ibu kota Utkala,[8] dan status itu bertahan sekian lama melalui pergantian kekuasaa di Odisha, termasuk Kolonial Britania dan tetap menjadi ibu kota hingga 1948. Kemudian, Bhubaneswar ditetapkan sebagai ibu kota Odisha hingga saat ini.[9]

Ekonomi Odisha adalah yang terbesar ke-16 di India dengan PDR ₹5,86 triliun (US$82 miliar) dan pendapatan per kapita ₹127.383 (US$1,800).[10] Odisha memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tergolong rendah dan berada pada peringkat ke-32.[11]

Demografi

Persentasi penduduk Odisha atau Orissa menurut agama yang dianut, berdasarkan sensus tahun 2011, yakni:[12]

Budaya

Beberapa tradisi dari Odisha meliputi kanyadana yang merupakan bagian dari pernikahan agama Hindu dan rabana chhaya, suatu pertunjukan wayang khas Odisha.

Distrik

Kota-kota di Orissa

Transportasi

Orissa terhubung dengan India dan dunia melalui jalan raya, kereta api, pelabuhan udara dan pelabuhan laut.

Pelabuhan Udara

Pelabuhan Laut

Referensi

  1. ↑ "Report of the Commissioner for linguistic minorities: 47th report (July 2008 to June 2010)" (PDF). Commissioner for Linguistic Minorities, Ministry of Minority Affairs, Government of India. hlm. 122–126. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 Mei 2012. Diakses tanggal 16 Februari 2012.
  2. ↑ "ST & SC Development, Minorities & Backward Classes Welfare Department:: Government of Odisha". stscodisha.gov.in. Diarsipkan dari asli tanggal 1 September 2018. Diakses tanggal 10 Desember 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Coastal security". Odisha Police. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Februari 2015. Diakses tanggal 1 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "The National Anthem of India" (PDF). Columbia University. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 24 Januari 2012. Diakses tanggal 1 Februari 2015.
  5. ↑ "Cabinet approved Odia as Classical Language". 21 Februari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Februari 2021. Diakses tanggal 10 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 "Detail History of Orissa". Government of Odisha. Diarsipkan dari asli tanggal 12 November 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Utkala Dibasa hails colours, flavours of Odisha". The Times of India. 2 April 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juli 2015. Diakses tanggal 1 Februari 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Rabindra Nath Chakraborty (1985). National Integration in Historical Perspective: A Cultural Regeneration in Eastern India. Mittal Publications. hlm. 17–. GGKEY:CNFHULBK119. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Mei 2013. Diakses tanggal 30 November 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Ravi Kalia (1994). Bhubaneswar: From a Temple Town to a Capital City. SIU Press. hlm. 23. ISBN 978-0-8093-1876-6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Januari 2016. Diakses tanggal 2 Februari 2015.
  10. ↑
  11. ↑ "Sub-national HDI – Area Database". Global Data Lab. Institute for Management Research, Radboud University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 September 2018. Diakses tanggal 25 September 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "C −1 Population by religious community – 2011". Office of the Registrar General & Census Commissioner. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Agustus 2015. Diakses tanggal 4 Mei 2021.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Odisha.
Wikivoyage logo
Wikiwisata memiliki panduan wisata Orissa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan