Jumat, 06 November 2026
01:15 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Sambu

Sambu

Bagikan:
250px-Shiva_Parvati_riding_Nandi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Siwa, dewa Hindu yang bernama lain "Sambu", digambarkan menunggangi lembu Nandini bersama istrinya, Parwati.

Sambu (Dewanagari: शम्भु; ,IAST: Śambhu, शम्भु) adalah istilah Sanskerta yang berarti "pemberi kebahagiaan" atau "pembawa keberuntungan",[1][2] dan merupakan salah satu nama lain dewa Hindu Siwa dan Wisnu.[3]

Dalam aliran Saiwa, Sambu merupakan nama lain Siwa sebagai pemberi kebahagiaan dan keselamatan bagi umatnya. Gita puja Sambhu-stuti memuliakan Siwa sebagai pembimbing dan pemberi anugerah, sekaligus kekuatan kosmik atau "realitas transenden" yang mengatur alam semesta.[4] Sementara dalam filsafat Waisnawa, Sambu merupakan aspek Siwa yang dipandang sebagai pemuja Wisnu yang paling utama.[5] Dia juga dianggap paling mulia, sebab dalam aspek tersebut Siwa berperan sebagai pemandu jiwa dari dunia materi menuju dunia spiritual.[5]

Dalam konsep Nawadewata atau Dewata Nawa Sangha menurut agama Hindu Bali, Sambu merupakan salah satu manifestasi dari Sang Hyang Widhi yang menguasai arah timur laut.[6]

Kepustakaan

Dalam pustaka Hindu meliputi Itihasa (Mahabharata) dan Purana (Agnipurana, Matsyapurana), Sambu merupakan salah satu dari sebelas Rudra (Ekādaśa-rudra), kelompok dewa badai yang suaranya menggelegar.[7] Meskipun demikian, daftar nama sebelas Rudra bervariasi di antara berbagai kitab dan tidak semuanya mencantumkan Sambu sebagai salah satunya. Dalam perkembangan agama Hindu, sosok Rudra—seperti halnya Sambu—juga diidentikkan dengan Siwa, bahkan dianggap sebagai manifestasi dan nama lain dari Siwa.[8]

Dalam pustaka Siwapurana (1:20), Sambu merupakan salah satu dari delapan nama Siwa (śivanāma)[a] dan disebutkan pada bagian yang membahas pemujaan lingga menurut adat Weda. Pada bagian pembahasan peleburan alam semesta (mahāpralaya), Sambu juga disebut sebagai salah satu nama Siwa: "[...] Puruṣa tertinggi adalah Siwa (Śiva). Dia disebut Sambu (Śambhu). Tidak ada yang lebih tinggi dari-Nya. Dia membawa Mandakini (Mandākinī, yaitu Gangga) di atas kepalanya, dan bulan sabit di dahinya. Dia memiliki tiga mata. Dia memiliki lima wajah. Dia senantiasa tampak ceria. Dia memiliki sepuluh lengan. Dia membawa trisula. Dia tampak kalis dan putih seperti barus. Sekujur tubuhnya dilumuri abu."[9]

Pewayangan Jawa

Pada masa perkembangan agama Hindu di Nusantara, sejumlah figur dewa-dewi Hindu diadaptasi dan menjadi inspirasi untuk menciptakan karya seni sastra dan pertunjukan, serta sebagai media pendidikan dan penyebaran agama, khususnya di pulau Jawa.[10] Nama Sambu dan Siwa yang merujuk kepada satu dewa yang sama akhirnya mengalami perkembangan menjadi dewa tersendiri, sementara Siwa diadaptasi dan menyandang nama baru, Batara Guru.[11] Setelah era kerajaan Hindu Jawa berakhir dan tergantikan oleh era kerajaan Islam, pengaruh Hindu masih terasa dalam sejumlah seni naratif, terutama pertunjukan (lakon) wayang.

Dalam budaya pewayangan di Jawa, Sambu diberi gelar "Batara" atau "Sang Hyang" yang sepadan dengan dewa. Dia dikenal pula dengan sebutan Batara Sambo.[12] Menurut lakon wayang, dia adalah putra pertama Batara Guru dengan Batari Uma. Saudara-saudara seibu seayah lainnya adalah: Batara Brama, Batara Indra, Batara Bayu, Batara Wisnu. Batara Sambo bertempat tinggal di Kahayangan Hargadaksina (Swargadaksina) atau Kahayangan Swelagringging, dan ditugaskan menguasai awan. Ia mempunyai permaisuri bernama Batari Siwagnyana dan Batari Astuti. Diceritakan Batara Sambo pernah menjadi raja di negara Medangprawa dengan gelar Sri Maharaja Maldewa.[12] Patihnya bernama Resi Acakelasa. Batara Sambo berwatak jujur, dapat dipercaya. Dia kemudian menurunkan Resi Wisrawa, ayah Dasamuka.

Catatan

  1. ↑ Delapan nama Siwa meliputi: Hara, Maheswara (Maheśvara), Sambu (Śambhu), Sulapani (Śūlapāṇi), Pinadreka (Pinākadhṛka), Siwa (Śiva), Pasupati (Paśupati), Mahadewa (Mahādeva)

Referensi

  1. ↑ Apte, Vaman Shivaram (1957–1959), The practical Sanskrit-English dictionary, Poona: Prasad Prakashan{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  2. ↑ "Sanskrit-English Dictionary". Learn Sanskrit. Diakses tanggal 13 November 2025.{{cite web}}: |chapter= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Mani, Vettam (1975), Puranic encyclopaedia : a comprehensive dictionary with special reference to the epic and Puranic literature, Delhi: Motilal Banarsidass
  4. ↑ Madhavi Srivastava (2 Oktober 2024), Shambhu Stuti: A Divine Hymn to Lord Shiva, Sadhana Sansar, diarsipkan dari asli tanggal 9 Agustus 2025
  5. 1 2 Chaitanya Charan (4 Februari 2012), Why is the Shambhu aspect of Lord Shiva glorified as the topmost devotee?, The Spiritual Scientist, diarsipkan dari asli tanggal 24 Juli 2024, diakses tanggal 13 November 2025{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Jan Hendrik Peters; Wisnu Wardana (2013), Tri Hita Karana: The Spirit of Bali, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, ISBN 9789799106377
  7. ↑ Hopkins, Edward Washburn (1915). Epic mythology. Strassburg K.J. Trübner. ISBN 0-8426-0560-6.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  8. ↑ Michaels, Axel (2004). Hinduism: Past and Present. Princeton, New Jersey: Princeton University Press. ISBN 0-691-08953-1.
  9. ↑ J.L.Shastri (1950), Siva Purana - English Translation - Part 1 of 4, Delhi: Motilal Banarsidass
  10. ↑ Burhan Nurgiyantoro (1998), Transformasi unsur pewayangan dalam fiksi Indonesia, Yogyakarta, ISBN 9789794204375{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  11. ↑ Bibliotheek der Rijksuniversiteit te Leiden; Hedwig I. R. Hinzler (1986). Codices Manuscripti: Catalogue of Balinese manuscripts in the Library of the University of Leiden and other collections in the Netherlands. Brill Academic. hlm. 459. ISBN 90-04-07236-5., Quote: "Rudra, however, has four arms and holds a rosary, which is characteristic of the manifestation of Shiva as Batara Guru."
  12. 1 2 Wiranto Wignjosoebroto (2016), Mencari Jejak Kahuripan: Kerajaan Hindu Tertua dan Terlama di Tanah Jawa, Yogyakarta: K-Media, ISBN 9786026287199
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan