Minggu, 20 September 2026
20:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dharmathakur

Dharmathakur

Dharmathakur
Dewa kematian dan keadilan
250px-Dharmarajtala_Surmanagar_Arnab_Dutta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil tradisional untuk Dharmaraj (Dharmathakur) di Barddhaman, Benggala Barat.
Nama lainDharmaraj, Dharma
AfiliasiDewa, Gramadewata
Simbolbatu merah
Dewa/dewi terkaitYama
Pemujaan
KepercayaanHindu tradisional India
Etnissuku Bengali
DaerahRarh, Benggala Barat

Dharmathakur (Bengali: ধর্মঠাকুর; juga disebut Dharmaraj atau sekadar Dharma) adalah dewa kematian dan keadilan dalam kepercayaan Hindu tradisional, terutama dipuja di kawasan pedesaan daerah Rarh, negara bagian Benggala Barat, India. Dia juga disembah sebagai dewa pelindung desa (Gramadewata).

Arca dirinya dilambangkan dengan sebuah batu yang dipoles bubuk merah merona dan biasanya diletakkan di bawah pohon atau tempat terbuka, walau kadangkala juga ditempatkan di suatu kuil. Hari pemujaan kepadanya jatuh di hari purnama pada bulan Baisakh, Jaistha, dan Asarh, serta kadangkala pada hari terakhir bulan Bhadro.[1] Dharmaraj terutama disembah oleh masyarakat dari kasta Bauri, Bagdi, Hari, Dom, dan lain sebagainya.[2]

Sebuah kuil untuk Dharmathakur berada di jalan Jaun Bazaar di Calcutta, pada akhir abad ke-19.[3]

Referensi

  1. O'Malley, L.S.S., ICS, Birbhum, Bengal District Gazetteers, p. 36, 1996 reprint, first published 1910, Government of West Bengal
  2. Mitra, Ajit Kumar, Birbhumer Loukik Debdebi, (in Bengali), Paschim Banga, Birbhum Special Issue, pp. 321–334, Government of West Bengal
  3. The Calcutta Review, Volume 106, 1898 p. 322
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan