Sabtu, 07 November 2026
07:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Biksatana

Biksatana

Manifestasi Siwa dalam agama Hindu

Bagikan:
Biksatana
Dewa petapa-pengelana
250px-Tiruchchirappalli_Bhikshatana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Genderpria
AfiliasiSiwa
SenjataTrisula
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSaiwa
DaerahIndia Selatan
Keluarga
IstriParwati

Biksatana (Dewanagari: भिक्षाटन; ,IAST: Bhikṣāṭana,; arti: "Berkelana mancari sedekah" atau "Petapa berkelana")[1] atau Biksatanamurti (Dewanagari: भिक्षाटनमूर्ति; ,IAST: Bhikṣāṭanamūrti, भिक्षाटनमूर्ति) adalah salah satu dewa dalam agama Hindu yang merupakan aspek dari Dewa Siwa sebagai "Petapa Ulung"[2] atau "Pengelana Ulung".[3] Bikstana digambarkan sebagai pria telanjang berlengan empat dengan aneka aksesori, membawa mangkuk sedekah, diiringi oleh siluman kecil.

Biksatana dianggap sebagai wujud yang lembut daripada Bairawa (aspek menyeramkan dari Siwa) dan merupakan fase lembut di antara dua kemunculan aspek menyeramkan Siwa: pertama saat memenggal salah satu kepala Brahma, yang kedua saat membunuh penjaga gerbang kediaman Wisnu.[4] Biksatana adalah wujud Siwa saat dia berupaya menebus dosa karena telah memenggal satu kepala Brahma. Dia berkelana keliling dunia dalam wujud petapa Kapalika, meminta-minta sedekah dengan cawan tengkorak yang terbuat dari kepala Brahma, sampai dosanya diampuni setelah tiba di kota suci Varanasi.

Dalam suatu legenda dikisahkan bahwa Biksatana mengunjungi hutan pinus untuk melenyapkan kebodohan para petapa dan membimbing mereka menuju pengetahuan sejati. Saat dia tiba, dia memikat para istri petapa yang hendak memberinya sedekah. Takut akan penampilan dan tingkah laku Biksatana yang tak lazim, para petapa terlibat dalam konfrontasi panjang dengannya. Pada akhirnya Biksatana menang dan mengajarkan pemujaan terhadap lingga, simbol dirinya. Dalam suatu versi dikisahkan Biksatana berubah wujud menjadi Nataraja (Siwa sebagai penari semesta).

Biksatana merupakan ikon populer di India Selatan, berbanding terbalik dengan umat Saiwa di India Utara yang kurang memuja dirinya. Meskipun Biksatana tidak memiliki kuil khusus untuk dipuja sebagai dewa utama, tetapi arca dirinya diukir pada dinding-dinding kuil dan dipuja sebagai dewa tambahan. Arca perunggu dirinya juga diusung saat prosesi festival hampir di setiap kuil besar Saiwa di Tamil Nadu. Banyak gita puja berbahasa Tamil tentang pengembaraan dirinya.

Catatan kaki

  1. ↑ Monier-Williams (2008) [1899]. Monier Williams Sanskrit-English Dictionary. Universität zu Köln. hlm. 756. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2019. Diakses tanggal 29 Mei 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Kramrisch p. 155
  3. ↑ Kramrisch p. 287
  4. ↑ von Stietencron p. 105

Daftar pustaka

Pranala luar

  • Media terkait Biksatana di Wikimedia Commons
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan