Minggu, 20 September 2026
21:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Gada

Gada

Senjata semacam pentungan dari India

250px-Hanuman_in_Terra_Cotta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Hanoman, dengan gunung Dronagiri di tangan kanannya dan gada di tangan kirinya.

Gada (Bahasa sansekerta: गदा gadā, Kannada: ಗದೆ, Telugu: గద, Tamil: gadai, Melayu: gedak, Tagalog Lama: batuta) adalah semacam martil atau cokmar tumpul yang berasal dari India. Terbuat dari kayu atau logam, gada pada dasarnya adalah kepala bundar yang dipasang pada sebuah batang, dengan duri di atasnya. Di luar India, gada juga diadopsi sebagai senjata di Asia Tenggara, yakni digunakan dalam seni bela diri silat.

Gada adalah senjata utama Dewa Hanoman. Terkenal akan kekuatannya, Hanoman disembah oleh pegulat di anak benua India dan Asia Tenggara. Wisnu juga membawa gada bernama Kaumodaki pada salah satu tangannya. Dalam Mahabharata, Bima, Duryodana, Jarasanda dan beberapa orang lainnya dikatakan sebagai ahli gada.

Alat Olahraga

Gada adalah salah satu peralatan olahraga tradisional dalam budaya Hindu, dan umum dijumpai di akhara India utara. Gada dengan berbagai bobot dan panjang digunakan tergantung pada kekuatan dan tingkat keterampilan. Diyakini bahwa gada milik Dewa Hanoman adalah gada terbesar di antara semua gada di dunia. Untuk pelatihan, satu atau dua gada kayu (mudgar) diayunkan ke belakang dengan beberapa cara berbeda dan sangat berguna untuk membangun kekuatan cengkeraman dan daya tahan bahu. The Great Gama, pegulat India, dikenal dengan penggunaan gadanya. Pemenang lomba gulat kushti sering diberi hadiah berupa gada.

Chi'ishi, alat latihan karate dan cara pelatihannya terinspirasi dari gada dan mudgar. Penggunaan martil perang juga terinspirasi dari gada.[1]

Di Asia Tenggara

Gada juga telah diadopsi ke dalam silat di Dunia Melayu. Di Indonesia kata "gada" juga sering digunakan untuk merujuk pada senjata tubrukan lain yang tidak hanya berupa pentungan sederhana, seperti mace, morning star, dan flail Eropa. Akan tetapi, beberapa etnis di Indonesia punya versi gada tradisional mereka sendiri. Gada tradisional Indonesia biasanya bentuknya lebih menyerupai pentungan meel dari Persia daripada gada India. Ini karena besi yang digunakan untuk membuat gada, disebut besi khurasani, diimpor dari daerah Khorasan. Gada lokal juga kadang-kadang dilapisi logam yang disebut besi kuning, yang dipercaya memiliki kekuatan magis.[2]

Referensi

  1. "Club History". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-07-07. Diakses tanggal 2020-06-13.
  2. Wiyono, Al Sugeng (2001). Tosan aji: jimat ngucap, pusaka kandha : refleksi jati diri. BP Kedaulatan Rakyat. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-27. Diakses tanggal 2020-06-15.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan