Papan kereta api Bogowonto sebelum menggunakan rangkaian generasi terbaru dan masih digunakan untuk petunjuk KA di setiap peron stasiun saja. | |
| Informasi umum | |
|---|---|
| Jenis layanan | Kereta api antarkota |
| Status | Beroperasi |
| Daerah operasi | Daerah Operasi VI Yogyakarta |
| Mulai beroperasi | 3 September 2010 |
| Operator saat ini | PT Kereta Api Indonesia |
| Jumlah penumpang harian | 1000 penumpang per hari (rata-rata)[butuh rujukan] |
| Lintas pelayanan | |
| Stasiun awal | Lempuyangan |
| Jumlah pemberhentian | Lihatlah di bawah |
| Stasiun akhir | Pasar Senen |
| Jarak tempuh | 512 km |
| Waktu tempuh rerata | 7 jam 38 menit[1] |
| Frekuensi perjalanan | Satu kali keberangkatan tiap hari |
| Jenis rel | Rel berat |
| Pelayanan penumpang | |
| Kelas |
|
| Pengaturan tempat duduk |
|
| Fasilitas restorasi | Ada |
| Fasilitas observasi | Kaca dupleks dengan peredaran angin (tidak setiap kursi) |
| Fasilitas hiburan | Ada |
| Fasilitas bagasi | Ada |
| Fasilitas lain | Toilet, alat pemadam api ringan, palu pemecah kaca, rem darurat, pendingin udara |
| Teknis sarana dan prasarana | |
| Lebar sepur | 1.067 mm |
| Kecepatan operasional | 80 s.d. 110 km/jam |
| Pemilik jalur | Ditjen KA, Kemenhub RI |
| Nomor pada jadwal | 103-104 |
Kereta api Bogowonto merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Lempuyangan–Pasar Senen melalui Cirebon Prujakan–Purwokerto.
Perjalanan kereta api ini menuju DKI Jakarta (Pasar Senen) dilakukan pada pagi hari, sedangkan perjalanan menuju Kota Yogyakarta (Lempuyangan) dilakukan pada malam hari—berkebalikan dengan jadwal perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Gajahwong.
Asal-usul penamaan
Nama Bogowonto diambil dari nama sungai yang mengalir melalui kecamatan di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dan bermuara di Samudra Hindia bernama, Sungai Bogowonto. Sungai tersebut terletak di Kecamatan Purworejo, sebelah timur dari Stasiun Kutoarjo sebagai salah satu stasiun pemberhentian KA Bogowonto.
Sejarah

Kereta api Bogowonto beroperasi pertama kali di lintas Kutoarjo–Pasar Senen pada 3 September 2010 di Stasiun Kutoarjo. Kereta ini akan membantu tugas dari Kereta api Sawunggalih dan Kereta api Kutojaya Utara di segmen rute Kutoarjo–Jakarta. Layanan kereta api Bogowonto dimiliki oleh Daerah Operasi V Purwokerto sejak awal pengoperasian ini.[2] Kereta api ini merupakan kereta api dengan rangkaian kereta kelas ekonomi pertama yang dibuat di PT. INKA yang dilengkapi dengan pendingin udara.[2]
Mulai 1 Maret 2012, lintas pelayanan kereta api Bogowonto diperpanjang hingga Lempuyangan yang disebabkan oleh banyaknya penumpang ingin bepergian dari Yogyakarta menuju arah Jakarta berserta waktu keberangkatan kereta ini diubah menjadi siang hari. Selain itu, kereta api ini mengalami perpindahan operasional dari Daerah Operasi V Purwokerto menjadi Daerah Operasi VI Yogyakarta, beserta rangkaiannya kereta ekonomi kemenhub yang sebelumnya diasuh oleh Depo Kereta Kutoarjo (KTA) dimutasi ke Depo Kereta Yogyakarta (YK).[3]
Pengoperasian

Awalnya, KA Bogowonto menggunakan rangkaian kereta api ekonomi berpendingin udara dari PT INKA, dengan kapasitas 80 tempat duduk dan konfigurasi kursi 2-2. per 1 November 2018, terdapat penambahan kereta kelas eksekutif, sehingga kelasnya berubah menjadi kelas campuran. Pada tahun 2021 hingga 2022, Bogowonto sempat menggunakan rangkaian idle milik KA Mutiara Timur yang tidak beroperasi setiap hari, dikarenakan rangkaian aslinya sedang konservasi sementara dan juga rangkaian milik KA Mutiara Timur yang Ekonomi Kemenhub aslinya milik KA Bogowonto dan Gajahwong yang telah dimutasi ke Depo KTG dari YK, dan juga rangkaian milik KA Mutiara Timur yang aslinya Stainless Steel sudah di mutasi ke beberapa Daop lainnya, hingga pada awal Desember 2022, rangkaian milik Kereta Api Mutiara Timur akhirnya dipindahkan ke Dipo KTG untuk pengoperasian Blambangan Ekspress relasi Ketapang–Semarang Tawang. Pada liburan Natal dan tahun baru 2023, KA Bogowonto menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi plus hasil modifikasi, kapasitas penumpang 80 Tempat duduk dengan konfigurasi 2-2 tanpa kereta difabel dan tanpa kereta kelas eksekutif, rangkaian ini juga sempat digunakan KA Bogowonto saat liburan Idul Fitri 2022 dengan kereta ekonomi AC Split, Kapasitas penumpang 106 Tempat duduk dengan konfigurasi 3-2 hingga awal Juni 2023, KA Bogowonto kembali menggunakan rangkaian baja nirkarat dari Depo Induk Yogyakarta.
Pengoperasian saat ini
Pada akhir Januari 2023 atau setelah angkutan Nataru 2023 berakhir, rangkaian KA Bogowonto berganti lagi, tepatnya menggunakan rangkaian baja nirkarat mutasi dari Depo Kereta Tanjungkarang (Depo TNK) bekas rangkaian dari Kereta api Limex Sriwijaya (sekarang tidak beroperasi lagi).
Rangkaian baja nirkarat ini juga awalnya dipakai untuk rangkaian Kereta Api Tambahan YK-GMR dan Kereta api Lodaya Tambahan. Namun karena masa angkutan Nataru 2023 telah berakhir, rangkaian ini "menganggur" di Depo YK sebelum akhirnya dipakai untuk pengoperasian kereta api Bogowonto saat ini. Kemudian K3 modifikasi milik kereta api Bogowonto dipinjam oleh Kereta api Menoreh rute Semarang Tawang-Jakarta Kota. Kemudian akhirnya rangkaian K3 modifikasi yang dipakai KA Menoreh ini ditukar dengan rangkaian K3 Kemenhub milik kereta api Bangunkarta.


Mulai 31 Januari 2025, Kereta api Bogowonto resmi menggunakan kereta campuran kelas eksekutif dan ekonomi generasi terbaru berbahan baja nirkarat buatan PT INKA Madiun. Kereta api Bogowonto mendapatkan lungsuran kereta ekonomi dari rangkaian Kereta api Logawa TSC-14, sedangkan kereta eksekutif nya memakai TSB-23 bekas dari rangkaian Kereta api Direct Train rute Semarang–Jakarta, adapun rangkaian kereta ekonomi premium akan dimutasi ke Depo Purwokerto (PWT) untuk menggantikan rangkaian Kereta api Logawa yang sudah dimutasi ke Depo YK.
Stasiun pemberhentian

| Provinsi | Kota/Kabupaten | Stasiun[4] | Keterangan | Status |
|---|---|---|---|---|
| Daerah Khusus Ibukota Jakarta | Pasar Senen | Stasiun ujung, terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang |
★ | |
| Jatinegara | Terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang |
■ | ||
| Jawa Barat | Kota Bekasi | Bekasi | Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang |
■ |
| Bekasi | Cikarang | Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang, Jatiluhur, dan Walahar |
■ | |
| Indramayu | Jatibarang | – | ■ | |
| Kota Cirebon | Cirebon Prujakan | ■ | ||
| Jawa Tengah | Brebes | Bumiayu | ■ | |
| Banyumas | Purwokerto | Terintegrasi dengan Teman Bus (Trans Banyumas) dan Trans Jateng di Terminal Pasar Pon |
■ | |
| Cilacap | Kroya | – | ■ | |
| Kebumen | Gombong | ■ | ||
| Kebumen | ■ | |||
| Kutowinangun | ■ | |||
| Purworejo | Kutoarjo | P Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres |
■ | |
| Daerah Istimewa Yogyakarta | Kulon Progo | Wates | P YA Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres dan Lin Yogyakarta International Airport. |
■ |
| Kota Yogyakarta | Yogyakarta | Y P YA Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, lin Yogyakarta International Airport, layanan Trans Jogja Istimewa dan Teman Bus Yogyakarta |
■ | |
| Lempuyangan | Y Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta |
★ | ||
Legenda
| ★ | Stasiun ujung (terminus) |
| ■ | Berhenti untuk semua arah |
| ▲ | Berhenti hanya mengarah ke Pasar Senen (satu arah) |
| ▼ | Berhenti hanya mengarah ke Lempuyangan (satu arah) |
Insiden
Pada 4 Mei 2014, kereta api Bogowonto tujuan Stasiun Lempuyangan beserta kereta pembangkitnya ("P 0 08 01") yang ditarik dengan lokomotif CC206 13 69 YK terguling setelah menabrak truk kontainer di Cirebon, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa, tetapi masinis dan beberapa penumpang terluka. Kejadian ini menyebabkan jadwal kereta terhambat serta evakuasi berjalan sulit karena beban CC 206 yang berat.[5]
Referensi
- ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (Dokumen). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
{{cite document}}: Parameter tidak dikenal|access-date=diabaikan; Parameter tidak dikenal|url=diabaikan - 1 2 Republika OL: Kereta Api Ramah Lingkungan Diresmikan, berita Senin, 13/9/2010
- ↑ Suara Merdeka OL: KA Bogowonto Dioperasikan Siang Hari Diarsipkan 2014-03-30 di Wayback Machine., berita tgl 20/02/2012
- ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023" (Dokumen). Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 30 Desember 2024. hlm. 281.
{{cite document}}: Parameter tidak dikenal|access-date=diabaikan; Parameter tidak dikenal|url=diabaikan; Parameter tidak dikenal|via=diabaikan - ↑ Majalah KA Edisi Juni 2014: Lagi-lagi CC206 Jungkel
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia
| ||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||
| Arsitektur bersejarah |
| |
|---|---|---|
| Candi | ||
| Monumen dan museum |
| |
| Transportasi |
| |
| Objek wisata alam | ||
| Tempat ibadah | ||
| Wisata belanja, hiburan, hotel, dan kuliner |
| |
| Pendidikan | ||
| Olahraga | ||
| Militer dan kepolisian | ||
| Kebudayaan | ||
| Makanan dan minuman tradisional khas Yogyakarta |
| |
| Festival dan pesta rakyat | ||
| Media | ||
| Topik lainnya | ||