Senin, 19 Oktober 2026
16:12 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Alen-alen

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:

Alen-alen adalah makanan ringan atau jajan khas yang berasal dari daerah Trenggalek,Jawa Timur, Indonesia. Makanan ini disebut "alen-alen" karena bentuknya bulat berlubang tengah mirip dengan "ali-ali" dalam bahasa Jawa yang berarti cincin. Alen-alen terbuat dari singkong yang memiliki rasa gurih dan tekstur yang sangat keras tetapi renyah dengan warna khas kuning.

Sejarah

Alen-alen sudah ada di Trenggalek sekitar tahun 1894. Jajanan ini dipelopori oleh Bupati Trenggalek ketiga, Kanjeng Raden Temanggung Wijoyo Kusumo. Alen-alen sebenarnya berasal dari daerah Kebumen atau Purworejo yang awalnya bernama lanting. Makanan ini kemudian disesuaikan dengan selera orang Trenggalek, sehingga kemudian berkembang menjadi alen-alen.[1]

Cara membuat

Cara membuat alen-alen adalah dengan menggiling tepung tapioka yang sudah dicampur dengan bumbu dengan tangan berbentuk lonjoran. Lonjoran tersebut lalu dibentuk bulat seperti cincin dan kemudian digoreng.[2]

Referensi

  1. ↑ The Sultan, The Sultan (05 Desember 2012). "Asal usul alen alen". mardlotillah_groupislamic. Diakses tanggal 9-3-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. ↑ arthomoro, arthomoro (26 Mei 2019). "ALEN- ALEN MAKANAN KHAS TRENGGALEK JAWA TIMUR | CARA MEMBUAT ALEN-ALEN MAKANAN KHAS TRENGGALEK JAWA TIMUR | RESEP ALEN-ALEN KHAS TRENGGALEK". KUMPULAN RESEP KOMPILASI TUTORIAL RESEP. Diakses tanggal 9-3-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan