Minggu, 20 September 2026
10:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kabupaten Kebumen

Kabupaten Kebumen

kabupaten di Indonesia

Untuk kegunaan lain terkait tempat dengan nama sama, lihat Kebumen (disambiguasi).
Kabupaten Kebumen
Transkripsi bahasa daerah
  Aksara Jawaꦏꦼꦧꦸꦩꦺꦤ꧀
  Aksara Kawi𑼒𑽀𑼨𑼸𑼪𑼾𑼥𑽁
  Pegonكۤبومَين
Bendera Kabupaten Kebumen
Bendera
Lambang resmi Kabupaten Kebumen
Lambang
Julukan: 
Kota Lawet
Motto: 
Bhumi Tirta Praja Mukti
Bumi dan air adalah untuk kesejahteraan bangsa dan negara
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kabupaten_Kebumen&revid=29839119&groups=_515d6149fddc2a5fb9455f139078a685551aa594&parser=parsoid
Peta Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen di Jawa
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen
Peta Kabupaten Kebumen
Tampilkan peta Jawa
Kabupaten Kebumen di Indonesia
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 7°37′46″S 109°34′14″E / 7.6294°S 109.5706°E / -7.6294; 109.5706{{#coordinates:}}: tidak bisa memiliki lebih dari satu tanda utama per halaman
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
Dasar hukumUU No. 13 Tahun 1950
Hari jadi21 Agustus 1629;397 tahun lalu (1629-08-21)
Ibu kotaKebumen
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 26
  • Kelurahan: 11
  • Desa: 449
Pemerintahan
  BupatiHj. Lilis Nuryani
  Wakil BupatiH. Zaeni Miftah
  Sekretaris DaerahEdi Rianto
  Ketua DPRDH. Saman Halim Nurrohman[1]
Luas
  Total1.281,12 km2 (49,464 sq mi)
Populasi
  Total1.414.754
  Kepadatan11/km2 (29/sq mi)
  Laki-laki717.127
  Perempuan697.627
DemonimOrang Kebumen, Wong Kebumen
Demografi
  Agama
  BahasaIndonesia (resmi)
Bahasa Jawa
- Banyumasan (dominan)
- Kedu
  IPMKenaikan 72,48 (2024)
Tinggi[6]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
543xx–544xx
Kode BPS
3305 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon+62 287
Pelat kendaraanAA xxxx D/J/M/W
Kode Kemendagri33.05 Suntingan nilai di Wikidata
APBDRp 3.173.041.187.318.- (2025)[7]
PADRp 568.900.000.000.- (2025)[8]
DAURp 1.266.367.162.000.- (2024)[9]
DAKRp 548.250.000.000.- (2024)[10]
Semboyan daerahKebumen Semarak
(Sejahtera, Mandiri, Berakhlak Bersama Rakyat)
Flora resmiKelapa genjah entog[11][12]
Fauna resmiWalet sarang-putih
Situs webwww.kebumenkab.go.id

Kabupaten Kebumen (bahasa Jawa:Aksara Jawa: ꦏꦼꦧꦸꦩꦺꦤ꧀, Aksara Kawi: 𑼒𑽀𑼨𑼸𑼪𑼾𑼥𑽁, Pegon: كۤبومَين) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya berada di Kecamatan Kebumen. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara di utara, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas di barat. Luas wilayah Kabupaten Kebumen adalah 1.281,12 km², dengan jumlah penduduk sebanyak 1.414.754 jiwa pada tahun 2024.[2][3]

Geografi

Kabupaten Kebumen terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Tengah. Secara astronomis, wilayah ini berada di antara 7°27′–7°50′ Lintang Selatan dan 109°33′–109°50′ Bujur Timur.[13] Kabupaten Kebumen berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara di utara, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas di barat.[13]

Luas wilayah Kabupaten Kebumen adalah 1.281,12 km². Ketinggian wilayahnya berkisar antara 9 meter hingga 198 meter di atas permukaan laut, dengan ketinggian rata-rata wilayah kabupaten sebesar 29 meter di atas permukaan laut.[13] Secara administratif, Kabupaten Kebumen terdiri atas 26 kecamatan. Kecamatan terluas adalah Karanggayam dengan luas 109,29 km² atau 8,53% dari luas kabupaten, sedangkan kecamatan terkecil adalah Gombong dengan luas 19,48 km² atau 1,52% dari luas kabupaten.[13]

Bagian selatan Kabupaten Kebumen merupakan wilayah dataran rendah dan pesisir yang menghadap ke Samudra Hindia, sedangkan bagian utara didominasi perbukitan dan pegunungan yang berhubungan dengan rangkaian Pegunungan Serayu Selatan. Berdasarkan pendataan Potensi Desa 2024, terdapat 30 desa/kelurahan yang berada di tepi laut dan 430 desa/kelurahan yang bukan tepi laut.[13]

Geologi dan bentang alam

Kabupaten Kebumen memiliki kawasan geologi penting yang membentang dari kawasan Karangsambung di bagian utara hingga kawasan karst Karangbolong–Gombong Selatan di bagian selatan. Kawasan Karangsambung telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 2817 K/40/MEM/2006, sedangkan Kawasan Bentang Alam Karst Gombong ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 3043 K/40/MEM/2014 yang kemudian diubah dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 3873 K/40/MEM/2014.[14][15]

Kawasan Karangsambung–Karangbolong kemudian dikembangkan sebagai geopark. Pemerintah Kabupaten Kebumen menyebut kawasan ini memiliki 41 situs geologi, 2 situs biologi, dan 14 situs budaya yang tersebar di 118 desa pada 12 kecamatan.[16] UNESCO mencatat Kebumen sebagai salah satu UNESCO Global Geopark dan menyebut Karangsambung sebagai laboratorium alam batuan tepian benua dan samudra yang menunjukkan bukti proses tektonik lempeng.[17]

Penggunaan lahan

Pada tahun 2024, luas lahan sawah di Kabupaten Kebumen tercatat 40.139,55 hektare. Dari jumlah tersebut, 25.794,20 hektare merupakan sawah irigasi, 14.306,35 hektare sawah tadah hujan, 38,00 hektare rawa pasang surut, dan 1,00 hektare rawa lebak.[13]

Lahan pertanian bukan sawah tercatat seluas 52.837,08 hektare. Penggunaan terbesarnya berupa tegal/kebun seluas 22.672,67 hektare, hutan negara 12.532,00 hektare, hutan rakyat 8.660,30 hektare, dan lahan lainnya seperti kolam atau empang seluas 4.277,28 hektare. Selain itu, lahan bukan pertanian tercatat seluas 35.134,87 hektare.[13]

Iklim

Data iklim BPS untuk Stasiun Sempor menunjukkan curah hujan Kabupaten Kebumen pada tahun 2024 bersifat fluktuatif. Curah hujan tertinggi tercatat pada bulan Januari sebesar 742 mm, sedangkan curah hujan terendah tercatat pada bulan Agustus sebesar 3 mm.[13]

Batas wilayah

Utara Kabupaten Banjarnegara
Timur Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo
Selatan Samudra Hindia
Barat Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas

Sejarah

250px-Peta_Kabupaten_Karanganyar_dan_Kabupaten_Kebumen_saat_masih_terpisah.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Kebumen saat masih terpisah.
250px-Batu_Bata_Dengan_Ukuran_Besar_Pada_Bangunan_Bekas_Kerajaan_Wonoyudo_DiDesa_Mirit_Kec.Mirit_Kab.Kebumen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok bekas kerajaan Wonoyudo di Kecamatan Mirit.

Wilayah Kabupaten Kebumen memiliki jejak permukiman dan aktivitas budaya yang lebih tua daripada pembentukan kabupaten modern. Sejumlah artefak megalitik dan Hindu kuno tercatat ditemukan di beberapa wilayah, antara lain situs lingga-yoni di Ayah dan Sumberadi, arca Ganesha di Kejawang dan Kebumen, serta Situs Talangpati di Pujotirto, Karangsambung. Kajian Hindarto dan Ansori menyebut Situs Talangpati sebagai situs peralihan megalitik ke Hindu di Dusun Kalipuru, Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung, meskipun status arkeologisnya masih memerlukan kajian lanjutan.[18]

Dalam tradisi sejarah lokal, wilayah Kebumen lama dikenal dengan nama Panjer. Pemerintah Kabupaten Kebumen mengaitkan sejarah awal Kebumen dengan perkembangan Kesultanan Mataram dan peran tokoh Ki Bodronolo dalam penyediaan logistik pasukan Sultan Agung saat penyerangan ke Batavia pada tahun 1629. Berdasarkan penelusuran sejarah dan pendekatan yuridis-normatif, Pemerintah Kabupaten Kebumen menetapkan 21 Agustus 1629 sebagai hari jadi Kabupaten Kebumen melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018.[19][20]

Nama Kebumen secara tradisional dikaitkan dengan istilah kabumian, yaitu tempat tinggal Kyai Bumi atau Pangeran Bumidirja. Menurut narasi sejarah lokal yang dicatat Pemerintah Kabupaten Kebumen, Pangeran Bumidirja disebut menyingkir dari lingkungan Mataram pada masa pemerintahan Sunan Amangkurat I, dan wilayah tempat tinggalnya kemudian dikenal sebagai Kabumian, yang berkembang menjadi Kebumen.[20]

Pada masa kolonial, wilayah Kebumen mengalami perubahan administrasi. Setelah berakhirnya Perang Jawa pada 1830, wilayah Bagelen berada di bawah pemerintahan Hindia Belanda, dan Kebumen kemudian menjadi salah satu kabupaten dalam Keresidenan Bagelen. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen menyebut bahwa nama “Kebumen” atau “Keboemen” mulai dipakai untuk menamai wilayah pesisir barat Bagelen setelah Perang Jawa, menggantikan nama Panjer dalam struktur administrasi kolonial.[21]

Pada tahun 1901, Keresidenan Bagelen dihapuskan dan wilayahnya digabung ke dalam Keresidenan Kedu. Pada masa itu Kebumen juga menjadi nama sebuah afdeeling yang mencakup Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Karanganyar. Pusat afdeeling tersebut berada di distrik Kebumen.[21]

Penggabungan Kabupaten Karanganyar

Sebelum tahun 1936, Karanganyar merupakan kabupaten tersendiri di wilayah barat Kebumen sekarang. Kajian Teguh Hindarto menyebut Karanganyar sebagai kabupaten yang berdiri sendiri sejak 1832 hingga 1936. Penghapusan Kabupaten Karanganyar dikaitkan dengan dampak Depresi Ekonomi 1930-an terhadap birokrasi pemerintahan Hindia Belanda.[22]

Berdasarkan catatan Pemerintah Kecamatan Karanganyar, pada 31 Desember 1935 sejumlah regentschap dihapus, termasuk Karanganyar yang kemudian digabungkan ke Kabupaten Kebumen. Sejak 1 Januari 1936, Karanganyar tidak lagi menjadi kabupaten tersendiri dan kemudian menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Kebumen.[23]

Masa Republik Indonesia

Setelah Indonesia merdeka, kedudukan Kebumen sebagai daerah kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Tengah ditegaskan melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah. Dalam undang-undang tersebut, Kebumen dicantumkan sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah.[24]

Lambang

250px-Seal_of_Kebumen_Regency.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kabupaten Kebumen berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2022.

Lambang Kabupaten Kebumen diatur dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2022 tentang Lambang Daerah.[25] Peraturan daerah tersebut menggantikan ketentuan lama mengenai lambang daerah, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 30a/DPRD-GR/70 Tahun 1970 tentang Bentuk Lambang Daerah Kabupaten Kebumen dan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 30b/DPRD-GR/70 Tahun 1970 tentang Penggunaan dan Pemakaian Lambang Daerah Kabupaten Kebumen.[25]

Lambang daerah Kabupaten Kebumen berbentuk perisai dengan perbandingan 4:3. Di dalamnya terdapat bintang bersegi lima, pegunungan, gua, laut, dua burung lawet, padi dan kapas, mata rantai, bambu runcing, batu bata, genting, tulisan “KEBUMEN”, serta semboyan “Bhumi Tirta Praja Mukti”.[26]

Setiap unsur dalam lambang memiliki makna simbolis. Perisai melambangkan tekad dan kesiapsiagaan rakyat dalam mempertahankan Negara Republik Indonesia, sedangkan bintang kuning emas menggambarkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pegunungan menggambarkan kondisi sebagian wilayah Kebumen yang berupa pegunungan, sementara gua dan laut mencerminkan bentang alam Kebumen yang mencakup kawasan karst, gua, dan pesisir selatan yang berbatasan dengan Samudra Hindia.[26]

Dua burung lawet pada lambang menggambarkan ketekunan, kegesitan, keserasian, keseimbangan, dan keharmonisan. Padi berjumlah 8 butir melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia dan bulan hari jadi Kabupaten Kebumen, sedangkan kapas berjumlah 5 kuntum melambangkan lima sila dalam Pancasila. Mata rantai berjumlah 17 melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, sementara bambu runcing dengan 9 ruas menggambarkan semangat kepahlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.[26]

Unsur batu bata dan genting berwarna merah menggambarkan usaha mikro, kecil, dan menengah batu bata serta genting sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat Kebumen. Jumlah batu bata sebanyak 16 buah, genting sebanyak 2 buah, dan ruas bambu runcing sebanyak 9 ruas dimaknai sebagai angka tahun hari jadi Kabupaten Kebumen. Sementara itu, ombak di bagian atas berjumlah 10 dan ombak di bagian bawah berjumlah 11; jika dijumlahkan menjadi 21, yang dimaknai sebagai tanggal hari jadi Kabupaten Kebumen.[26]

Semboyan “Bhumi Tirta Praja Mukti” berarti tanah dan air untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Semboyan tersebut menggambarkan rasa syukur atas tanah yang subur, air yang melimpah, kekayaan alam, kawasan pegunungan, persawahan, tegalan, bahan baku batu bata dan genting, serta potensi pesisir selatan Kebumen.[26]

Pada 2021, sebelum ditetapkannya Perda Nomor 6 Tahun 2022, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan bahwa lambang Kabupaten Kebumen yang beredar di internet muncul dalam berbagai versi dan banyak yang tidak sesuai dengan ketentuan lama. Ia meminta penggunaan lambang daerah dikembalikan sesuai aturan yang berlaku saat itu.[27]

Pemerintahan

Kabupaten Kebumen dipimpin oleh seorang bupati dan wakil bupati. Sejak 20 Februari 2025, jabatan bupati dijabat oleh Lilis Nuryani dengan wakil bupati Zaeni Miftah untuk masa jabatan 2025–2030.[28]

Daftar bupati

Artikel utama: Daftar Bupati Kebumen
No. Potret Bupati / Adipati Awal Menjabat Akhir Menjabat Nama Daerah Wakil Bupati
1 Panembahan Badranala 1642 1657 Panjer
2 R.M. Hastrasuta 1657 1677 Panjer
3 K.R.T. Kalapaking I 1677 1710 Panjer
4 K.R.T. Kalapaking II 1710 1751 Panjer
5 K.R.T. Kalapaking III 1751 1790 Panjer
6 K.R.T. Kalapaking IV 1790 1831 Panjer
7 K.R.T. Arungbinang IV 1831 1849 Panjer
8 K.R.T. Arungbinang V 1849 1877 Kebumen
9 K.R.T. Arungbinang VI 1877 1909 Kebumen
10 K.R.T. Arungbinang VII 1909 1935 Kebumen
11 K.R.T. Arungbinang VIII 1935 1942 Kebumen
12 R. Prawotosoedibjo Soekardan 1942 1945 Kebumen
Masa Pemerintahan Indonesia
13 R. Said Prawirosastro 1945 1947 Kebumen
14 R.M. Soedjono 1947 1948 Kebumen
15 R.M. Istikno Sosrobusono 1948 1951 Kebumen
16 R.M. Slamet Projorahardjo 1951 1956 Kebumen
17 R. Projosudarto 1956 1961 Kebumen
18 R. Sudarmo Sumohardjo 1961 1963 Kebumen
19 R.M. Suharjo Notoprojo 1963 1964 Kebumen
20 Drs. R. Soetarjo Kalapaking 1964 1966 Kebumen
21 R. Suyitno 1966 1968 Kebumen
22 Mashud Mertosugondo 1968 1974 Kebumen
23 R. Soepeno Soerjodiprodjo 1974 1979 Kebumen
24 Drs. H. Dadiyono Yudoprayitno 1979 1984 Kebumen
- Drs. Iswarto (PJs / Pembantu Gubernur untuk wilayah Kedu) 1984 1985 Kebumen
25 H. Mohammad  Choerudin Tohir (H.M.C. Tohir) 1985 1990 Kebumen
26 H. M. Amin Soedibyo 1990 2000 Kebumen
27 120px-Rustriningsih%2C_Bupati_Kebumen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dra.
Rustriningsih
M.Si.
2000 2008 Kebumen K.H. Nashiruddin Al Mansyur
28 K.H. Nashiruddin Al Mansyur 2008 2010 Kebumen H. Rustriyanto
29 120px-KPU_Buyar_Winarso.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail H.
Buyar Winarso
S.E.
2010 2015 Kebumen Hj. Djuwarni
- Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si. (pj.) 2015 2016 Kebumen
30 Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E. 2016 2018 Kebumen K.H. Yazid Mahfudz
- 120px-KPU_Yazid_Mahfudz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail K.H. Yazid Mahfudz (plt.) 2018 2019 Kebumen
31 K.H. Yazid Mahfudz 2019 2021 Kebumen H. Arif Sugiyanto, S.H.
32 120px-Bupati_Kebumen_Arif_Sugiyanto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail H. Arif Sugiyanto, S.H., M.H. 2021 2025 Kebumen Hj. Ristawati Purwaningsih, S.ST., M.M.
Boedyo Dharmawan, S.T., M.T. (PJs) 25 September 2024 23 November 2024 Kebumen
33 120px-Bupati_Kebumen_Lilis_Nuryani.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Hj. Lilis Nuryani 2025 2030 Kebumen H. Zaeni Miftah


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kebumen beranggotakan 50 orang hasil Pemilihan Umum Legislatif 2024. Berdasarkan data BPS Kabupaten Kebumen, partai dengan jumlah kursi terbanyak adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa, masing-masing 11 kursi.[29] Ketua DPRD Kabupaten Kebumen masa jabatan 2024–2029 adalah H. Saman Halim Nurrohman dari Partai Kebangkitan Bangsa.[30]

Komposisi DPRD Kabupaten Kebumen berdasarkan partai politik, 2024[31]
Partai politik Jumlah kursi
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 11
Partai Kebangkitan Bangsa 11
Partai NasDem 8
Partai Gerindra 7
Partai Persatuan Pembangunan 4
Partai Golkar 3
Partai Amanat Nasional 3
Partai Keadilan Sejahtera 2
Partai Demokrat 1
Jumlah 50

Pembagian administratif

Secara administratif, Kabupaten Kebumen terdiri atas 26 kecamatan dan 460 desa/kelurahan. Pada tahun 2024, wilayah ini terbagi lagi menjadi 1.965 dusun, 1.952 rukun warga, dan 7.288 rukun tetangga.[32]

Kabupaten Kebumen terdiri dari 26 kecamatan, 11 kelurahan, dan 449 desa dengan jumlah Rukun Warga (RW) sebanyak 1.930 buah dan 7.027 buah Rukun Tetangga (RT). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.362.524 dengan luas wilayah 1.211, 74 dan sebaran penduduk 1.124/km².[33][34] Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kebumen. Di samping Kecamatan Kebumen, kota-kota kecamatan lainnya yang cukup signifikan adalah Gombong, Karanganyar, Kutowinangun, Ayah, Petanahan serta Prembun.

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kebumen, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah penduduk
(jiwa)
Luas wilayah
(km²)
Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Kodepos[35]StatusDaftar
Desa/Kelurahan
33.05.15 Adimulyo 53.634 54,4 2354363Desa
33.05.11 Alian 44.723 67,7 1654352Desa
33.05.07 Ambal 54.963 60,4 3254392Desa
33.05.01 Ayah 50.371 116,4 1854373Desa
33.05.23 Bonorowo 19.321 30,8 1154396Desa
33.05.02 Buayan 44.472 93,4 2054374Desa
33.05.06 Buluspesantren 48.072 53,7 2154391Desa
33.05.19 Gombong 68.593 25,5 21254375Desa
Kelurahan
33.05.20 Karanganyar 105.758 62,8 4754364Desa
Kelurahan
33.05.21 Karanggayam 58.547 151,2 1954365Desa
33.05.26 Karangsambung 32.441 95,1 1454353Desa
33.05.12 Kebumen 128.956 52,04 52454311-54319Desa
Kelurahan
33.05.05 Klirong 55.246 56,7 2454381Desa
33.05.10 Kutowinangun 46.562 38,7 1954393Desa
33.05.16 Kuwarasan 30.811 49,8 2254366Desa
33.05.08 Mirit 40.609 56,5 2254395Desa
33.05.24 Padureso 13.795 38,5 954397Desa
33.05.13 Pejagoan 42.991 61,7 1354361Desa
33.05.04 Petanahan 47.018 58,8 2154382Desa
33.05.09 Prembun 15.479 37,4 1354394Desa
33.05.25 Poncowarno 36.289 32,9 1154355Desa
33.05.03 Puring 40.433 61,9 2354383Desa
33.05.17 Rowokele 32.568 83,7 1154372Desa
33.05.22 Sadang 16.422 69,2 754354Desa
33.05.18 Sempor 50.346 130,2 1654371Desa
33.05.14 Sruweng 59.811 64,6 2154362Desa
TOTAL 11449

Aparatur Sipil Negara

Pada Desember 2024, jumlah Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen tercatat sebanyak 11.337 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 8.402 Pegawai Negeri Sipil dan 2.935 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Berdasarkan jenis kelamin, ASN Pemerintah Kabupaten Kebumen terdiri atas 4.470 laki-laki dan 6.867 perempuan.[36]

Dari jumlah tersebut, PNS terdiri atas 3.507 laki-laki dan 4.895 perempuan, sedangkan PPPK terdiri atas 963 laki-laki dan 1.972 perempuan.[36]

Bahasa

Masyarakat Kabupaten Kebumen umumnya menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari dan Mayoritas adalah Bahasa Jawa Banyumasan dan terdapat minoritas signifikan yang menuturkan Bahasa Jawa Kedu. Jika dilihat dari logat bahasanya, bahasa Jawa yang dituturkan oleh masyarakat Kabupaten Kebumen terbagi dalam beberapa logat/dialek bahasa. Sebelah timur aliran Sungai Kedungbener berbahasa dengan ciri khas logat Bagelen dan Bahasa Jawa Kedu karena dekat dengan perbatasan Purworejo dengan didominasi vokal 'o' serupa dengan vokal Bahasa Jawa Surakarta, sebagian lagi yang berdekatan dengan penutur banyumasan menggunakan dialek kedu dengan kombinasi vokal 'o' dengan 'a', Masyarakat yang menuturkan dialek Kedu meliputi Kecamatan Ambal, Kecamatan Mirit, Kecamatan Kutowinangun, Kecamatan Poncowarno, Kecamatan Padureso, Kecamatan Prembun dan Kecamatan Bonorowo.

Sementara di sebelah barat aliran sungai Luk Ulo didominasi vokal a dan k sigeg, atau dikenal dengan Dialek Banyumasan atau Ngapak.[37] Sebagian besar masyarakat Kabupaten Kebumen menuturkan bahasa jawa dengan logat Banyumasan, yakni mencakup Kecamatan Rowokele, Kecamatan Ayah, Kecamatan Buayan, Kecamatan Sempor, Kecamatan Gombong, Kecamatan Kuwarasan, Kecamatan Puring, Kecamatan Petanahan, Kecamatan Adimulyo, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Karanggayam, Kecamatan Pejagoan, Kecamatan Sruweng, dan Kecamatan Klirong. Sedangkan di antara aliran sungai Luk Ulo dan aliran Sungai Kedungbener Dialeknya merupakan peralihan ada yang menggunakan dialek banyumasan ada juga yang menggunakan dialek campuran kedu dan banyumasan, masyarakat yang menuturkan logat ini meliputi Kecamatan Kebumen, Kecamatan Alian, Kecamatan Karangsambung, Kecamatan Sadang dan Kecamatan Buluspesantren. Namun jika diperhatikan masyarakat di wilayah Kecamatan Alian, Kecamatan Karangsambung, Kecamatan Sadang lebih fasih berbicara dengan logat Wonosoboan (sub dialek Banyumasan) dengan memanjangkan fonem akhir.

Penduduk

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Kabupaten Kebumen pada tahun 2024 sebanyak 1.414.754 jiwa, terdiri atas 717.127 laki-laki dan 697.627 perempuan. Laju pertumbuhan penduduk periode 2020–2024 tercatat sebesar 1,27% per tahun, dengan kepadatan penduduk 1.104 jiwa/km² dan rasio jenis kelamin sebesar 103.[3]

Kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Kecamatan Kebumen dengan 135.374 jiwa atau 9,57% dari total penduduk kabupaten. Kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kecamatan Padureso dengan 17.560 jiwa atau 1,24% dari total penduduk. Berdasarkan kepadatan penduduk, Kecamatan Kebumen merupakan kecamatan terpadat dengan 3.220 jiwa/km², sedangkan Kecamatan Sadang merupakan kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah, yaitu 442 jiwa/km².[3]

Menurut kelompok umur, penduduk usia 0–14 tahun berjumlah 311.229 jiwa atau sekitar 22,00% dari total penduduk. Penduduk usia produktif 15–64 tahun berjumlah 966.460 jiwa atau sekitar 68,31%, sedangkan penduduk usia 65 tahun ke atas berjumlah 137.065 jiwa atau sekitar 9,69%. Kelompok umur dengan jumlah penduduk terbanyak adalah kelompok umur 25–29 tahun, yaitu 115.504 jiwa.[3]

Jumlah penduduk Kabupaten Kebumen menurut kelompok umur dan jenis kelamin, 2024[3]
Kelompok umur Laki-laki Perempuan Jumlah
0–4 56.575 54.334 110.909
5–9 51.773 48.637 100.410
10–14 51.637 48.273 99.910
15–19 54.668 50.826 105.494
20–24 56.663 52.734 109.397
25–29 60.726 54.778 115.504
30–34 58.004 52.447 110.451
35–39 54.459 50.830 105.289
40–44 48.112 45.775 93.887
45–49 44.670 44.479 89.149
50–54 41.944 43.422 85.366
55–59 39.185 41.885 81.070
60–64 34.339 36.514 70.853
65–69 26.867 29.334 56.201
70–74 18.875 21.186 40.061
75+ 18.630 22.173 40.803
Jumlah 717.127 697.627 1.414.754
Piramida penduduk Kabupaten Kebumen menurut kelompok umur dan jenis kelamin, 2024[38]
Jumlah laki-laki Laki-laki Kelompok umur Perempuan Jumlah perempuan
18.630 75+ 22.173
18.875 70–74 21.186
26.867 65–69 29.334
34.339 60–64 36.514
39.185 55–59 41.885
41.944 50–54 43.422
44.670 45–49 44.479
48.112 40–44 45.775
54.459 35–39 50.830
58.004 30–34 52.447
60.726 25–29 54.778
56.663 20–24 52.734
54.668 15–19 50.826
51.637 10–14 48.273
51.773 5–9 48.637
56.575 0–4 54.334
717.127 Jumlah 697.627

Ketenagakerjaan

Pada tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Kebumen berumur 15 tahun ke atas tercatat sebanyak 1.106.025 jiwa. Dari jumlah tersebut, 855.785 jiwa merupakan angkatan kerja, terdiri atas 812.379 penduduk bekerja dan 43.406 pengangguran terbuka. Tingkat partisipasi angkatan kerja tercatat sebesar 77,37%, sedangkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,07%.[3]

Berdasarkan lapangan pekerjaan utama, penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja paling banyak berada pada sektor jasa, yaitu 321.815 orang. Sektor berikutnya adalah pertanian sebanyak 292.506 orang dan manufaktur sebanyak 198.058 orang.[3]

Penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama, 2024[3]
Lapangan pekerjaan utama Laki-laki Perempuan Jumlah
Pertanian 192.634 99.872 292.506
Manufaktur 99.619 98.439 198.058
Jasa 170.273 151.542 321.815
Jumlah 462.526 349.853 812.379

Pendidikan

Pendidikan di Kabupaten Kebumen mencakup jenjang pendidikan dasar, menengah, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, dan pendidikan tinggi. Data pendidikan dalam publikasi BPS Kabupaten Kebumen mencakup satuan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama.[39]

Pada tahun ajaran 2024/2025, Kabupaten Kebumen memiliki 746 sekolah dasar (SD), 112 sekolah menengah pertama (SMP), 23 sekolah menengah atas (SMA), dan 65 sekolah menengah kejuruan (SMK) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sementara itu, untuk pendidikan di bawah Kementerian Agama pada tahun ajaran 2023/2024 terdapat 115 Raudatul Athfal (RA), 117 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 91 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 27 Madrasah Aliyah (MA).[39]

Jumlah sekolah, guru, dan murid menurut jenjang pendidikan di Kabupaten Kebumen[39]
Jenjang pendidikan Tahun ajaran Sekolah Guru Murid
Taman Kanak-Kanak (TK) 2023/2024 589 1.483 17.571
Raudatul Athfal (RA) 2023/2024 115 379 5.514
Sekolah Dasar (SD) 2024/2025 746 6.214 100.248
Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2023/2024 117 1.305 19.886
Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2024/2025 112 2.159 43.343
Madrasah Tsanawiyah (MTs) 2023/2024 91 1.738 18.529
Sekolah Menengah Atas (SMA) 2024/2025 23 690 13.835
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2024/2025 65 2.005 36.624
Madrasah Aliyah (MA) 2023/2024 27 578 6.124

Berdasarkan Pendataan Potensi Desa 2024, terdapat 457 desa/kelurahan di Kabupaten Kebumen yang memiliki fasilitas SD, 152 desa/kelurahan memiliki fasilitas SMP, 46 desa/kelurahan memiliki fasilitas SMA, 44 desa/kelurahan memiliki fasilitas SMK, dan 10 desa/kelurahan memiliki fasilitas perguruan tinggi.[39]

Angka Partisipasi Murni (APM) Kabupaten Kebumen pada tahun 2024 tercatat sebesar 99,00 untuk jenjang SD/MI/sederajat, 80,42 untuk SMP/MTs/sederajat, dan 73,15 untuk SMA/SMK/MA/sederajat. Pada tahun yang sama, Angka Partisipasi Kasar (APK) tercatat sebesar 103,71 untuk SD/MI/sederajat, 85,03 untuk SMP/MTs/sederajat, dan 98,59 untuk SMA/SMK/MA/sederajat.[39]

Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang melek huruf pada tahun 2024 tercatat sebesar 94,87%. Untuk kelompok umur 15–24 tahun, tingkat melek huruf tercatat 100,00%, sedangkan untuk kelompok umur 60 tahun ke atas tercatat 81,94%.[39]

Perguruan tinggi

250px-Semondo%2C_Gombong%2C_Kebumen_Regency%2C_Central_Java%2C_Indonesia_-_panoramio_%286%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Universitas Muhammadiyah Gombong

Pada tahun 2024, BPS mencatat terdapat enam perguruan tinggi swasta di Kabupaten Kebumen di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan 283 tenaga pendidik dan 7.379 mahasiswa. Perguruan tinggi tersebut berada di Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, Pejagoan, dan Gombong.[39]

Selain itu, terdapat satu perguruan tinggi swasta di bawah Kementerian Agama yang berada di Kecamatan Kebumen, dengan 72 tenaga pendidik dan 949 mahasiswa.[39]

Perguruan tinggi menurut kementerian pembina di Kabupaten Kebumen, 2024[39]
Kementerian pembina Jumlah perguruan tinggi Tenaga pendidik Mahasiswa
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 6 283 7.379
Kementerian Agama 1 72 949
Jumlah 7 355 8.328

Media massa

Media massa di Kabupaten Kebumen mencakup media daring, surat kabar lokal, radio, dan televisi lokal. Beberapa media yang secara khusus memuat berita seputar Kebumen antara lain Kebumen Ekspres, Kebumen Pos, Berita Kebumen, serta kanal Kebumen pada jaringan Suara Merdeka dan Radar Banyumas.[40][41][42][43][44]

Pemerintah Kabupaten Kebumen juga memiliki lembaga penyiaran publik lokal. Pada 2020, Pemerintah Kabupaten Kebumen disebut memiliki dua lembaga penyiaran publik lokal, yaitu Ratih TV dan Radio In FM.[45] Pada 21 Agustus 2023, Ratih TV resmi berganti nama menjadi Kebumen TV. Perubahan nama tersebut disebut telah melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 8 Tahun 2023.[46]

Selain media massa umum, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengelola kanal informasi publik berbasis warga desa melalui Kebumen On News, yang memuat berita dan informasi dari desa-desa di Kabupaten Kebumen.[47]

Transportasi

250px-Stasiun_Kebumen_setelah_selesai_renovasi_dan_beroperasi_penuh_dari_Kutoarjo_hingga_Kroya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Kebumen setelah renovasi dan pengoperasian jalur ganda.
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Station_Gombong_Midden-Java_TMnr_10014004.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Gombong pada masa Hindia Belanda, sekitar 1890–1900.
250px-Angkutan_umum_di_kab.kebumen.jalur_kebumen.kutowinangun.prembun.karanganyar.gombong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angkutan umum pada koridor Kebumen–Kutowinangun–Prembun–Karanganyar–Gombong.

Kabupaten Kebumen dilayani jaringan transportasi darat berupa jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, layanan angkutan umum, terminal penumpang, serta jalur kereta api lintas selatan Jawa. Posisi Kebumen di antara wilayah Banyumas–Cilacap di sebelah barat dan Purworejo–Yogyakarta di sebelah timur menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu lintasan utama mobilitas orang dan barang di pesisir selatan Jawa Tengah.

Jalan

Jaringan jalan di Kabupaten Kebumen terdiri atas jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025, panjang jalan di Kabupaten Kebumen pada tahun 2024 mencapai 1.157,09 km, terdiri atas 92,36 km jalan nasional, 47,58 km jalan provinsi, dan 1.017,15 km jalan kabupaten.[48]

Koridor jalan nasional utama di Kabupaten Kebumen berada pada lintasan selatan Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Kebumen menyebut jalur arus mudik utama di wilayah Kebumen meliputi Jalan Nasional Banyumas–Prembun dan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS), disertai jalan provinsi dan jalan kabupaten yang menghubungkan antarruas tersebut.[49]

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen, ruas jalan nasional yang melewati wilayah Kabupaten Kebumen antara lain Batas Banyumas/Kebumen–Simpang Tiga Barat Jalan Lingkar Selatan Kebumen, Jalan Lingkar Selatan Kebumen, Simpang Tiga Timur Jalan Lingkar Selatan Kebumen–Prembun, Prembun–Kutoarjo, serta Jladri–Tambakmulyo–Wawar.[50]

Jalan kabupaten di Kebumen tersebar di seluruh kecamatan. Portal data jalan dan jembatan Kabupaten Kebumen mencatat 289 ruas jalan kabupaten dengan total panjang 1.017,15 km berdasarkan SK 2023.[51]

Kereta api

Kabupaten Kebumen dilintasi jalur kereta api lintas selatan Jawa pada segmen Kroya–Kutoarjo. Jalur ini merupakan bagian dari koridor kereta api yang menghubungkan wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah bagian selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebelumnya membangun jalur ganda Kroya–Kutoarjo sepanjang sekitar 76 km sebagai bagian dari peningkatan jalur kereta api lintas selatan Jawa.[52]

Pengembangan jalur ganda lintas selatan Jawa dilakukan untuk meningkatkan kapasitas perjalanan kereta api, mengurangi waktu tempuh, meningkatkan mobilitas orang dan barang, serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.[53] Pada 8 Oktober 2020, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan tersambungnya jalur ganda kereta api lintas selatan Jawa pada koridor Cirebon–Jombang sepanjang 550 km.[54]

Stasiun utama di Kabupaten Kebumen adalah Stasiun Kebumen, yang berada di Kecamatan Kebumen dan termasuk dalam wilayah kerja Daerah Operasi V Purwokerto. Selain Stasiun Kebumen, stasiun penumpang penting lainnya adalah Stasiun Gombong, Stasiun Karanganyar, Stasiun Kutowinangun, dan Stasiun Prembun. Di wilayah kabupaten ini juga terdapat Stasiun Ijo, Stasiun Sruweng, dan Stasiun Wonosari yang mendukung operasi perjalanan kereta api pada lintas selatan.[55]

Stasiun Kebumen memiliki peran sebagai stasiun utama di pusat kabupaten. Stasiun ini berada di dekat pusat pemerintahan Kabupaten Kebumen dan menjadi salah satu titik naik-turun penumpang kereta api antarkota di lintas selatan Jawa. Stasiun Gombong memiliki nilai historis karena telah ada sejak masa Hindia Belanda dan terletak di wilayah barat Kabupaten Kebumen, dekat kawasan Gombong yang sejak masa kolonial berkembang sebagai kota garnisun dan pusat kegiatan militer.

Terminal dan angkutan bus

Pusat angkutan bus antarkota di Kabupaten Kebumen adalah Terminal Tipe A Kebumen atau Terminal Adikarso. Terminal ini berada di Desa Adikarso, Kecamatan Kebumen, dan melayani angkutan antarkota antarprovinsi, angkutan antarkota dalam provinsi, serta angkutan pedesaan.[56]

Selain layanan bus antarkota, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengembangkan layanan bus Trans Kebumen sebagai angkutan lokal. Pada tahun 2024, layanan Trans Kebumen mulai beroperasi sebagai bus sekolah gratis dengan rute Kebumen–Prembun pergi-pulang.[57] Pada 22 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Kebumen menambah dua armada Trans Kebumen untuk melayani jurusan Kebumen–Gombong.[58]

Layanan bus juga menghubungkan Kebumen dengan wilayah lain di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa. Salah satu layanan penghubung antarmoda adalah bus DAMRI menuju Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.[59]

Olahraga

250px-Stadion_Candra_di_muka_kebumen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stadion Chandradimuka, salah satu fasilitas olahraga utama di Kabupaten Kebumen.

Olahraga di Kabupaten Kebumen terutama berkembang melalui sepak bola, futsal, olahraga pelajar, serta kegiatan olahraga masyarakat. Beberapa fasilitas olahraga yang digunakan untuk kegiatan olahraga daerah antara lain Stadion Chandradimuka dan GOR Panjer. GOR Panjer disebut dapat digunakan untuk bulu tangkis, bola basket, bola voli, dan futsal.[60]

Sepak bola

Klub sepak bola yang mewakili Kabupaten Kebumen adalah Persak Kebumen. Persak merupakan klub sepak bola yang berbasis di Kebumen dan dikenal sebagai salah satu peserta kompetisi sepak bola tingkat regional Jawa Tengah. Pada musim 2025/2026, Persak Kebumen tercatat sebagai peserta Liga 4 Jawa Tengah di bawah Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah.[61]

Stadion Chandradimuka secara historis menjadi stadion yang terkait dengan Persak Kebumen. Pada 2025, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan sedang melakukan revitalisasi Stadion Chandradimuka, termasuk penyiapan lahan dan pengerukan tanah untuk fondasi lapangan berstandar pertandingan. Karena proses pengerjaan tersebut, Persak untuk sementara bermarkas di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, Purworejo, pada awal musim Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.[62]

Futsal

Kebumen pernah memiliki klub futsal profesional putra bernama SKN FC Kebumen. Klub ini menjadi finalis Liga Futsal Profesional Indonesia 2018 dan menempati peringkat ketiga pada Pro Futsal League 2019.[63][64] Pada 2022, Safin FC Pati disebut menjadi peserta baru Pro Futsal League setelah mengakuisisi SKN FC Kebumen.[65]

Di kategori putri, Kebumen dikenal melalui Kebumen United Angels. Klub ini menjadi juara Liga Futsal Profesional Putri musim 2023–2024 setelah menyapu bersih 11 pertandingan dengan kemenangan.[66]

Pariwisata

Artikel utama: Pariwisata di Kebumen

Pariwisata Kabupaten Kebumen terutama bertumpu pada wisata alam pesisir selatan, kawasan karst, gua, waduk, pemandian air panas, situs geologi, serta bangunan bersejarah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sejumlah daya tarik wisata di Kabupaten Kebumen, antara lain Gua Jatijajar, Gua Petruk, Pantai Menganti, Pantai Suwuk, Pantai Karangbolong, Pantai Ayah, Pantai Petanahan, Waduk Sempor, Waduk Wadaslintang, Pemandian Air Panas Krakal, Bukit Pentulu Indah, dan Benteng Van der Wijck.[67][68]

Geopark dan wisata alam

Salah satu kawasan wisata utama di Kabupaten Kebumen adalah Taman Bumi Karangsambung-Karangbolong. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen mencatat kawasan ini memiliki 41 situs geologi, 2 situs biologi, dan 14 situs budaya yang tersebar di 118 desa pada 12 kecamatan.[69] Pada tahun 2025, UNESCO mencantumkan Kebumen sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks dengan nama Kebumen UNESCO Global Geopark.[70]

UNESCO menyebut kawasan Karangsambung sebagai laboratorium alam yang memperlihatkan batuan tepian benua dan samudra serta bukti proses tektonik lempeng. Kawasan geopark ini juga mencakup bentang alam karst, sungai bawah tanah, gua, fosil laut purba, dan pesisir selatan Kebumen.[70]

Daya tarik wisata utama

Beberapa daya tarik wisata di Kabupaten Kebumen[67][68]
Daya tarik wisata Jenis Lokasi Keterangan
Gua Jatijajar Gua dan wisata alam Jatijajar, Ayah Gua kapur yang menjadi salah satu objek wisata gua utama di Kebumen.
Gua Petruk Gua dan wisata alam Ayah Gua alam di kawasan karst bagian barat daya Kebumen.
Gua Barat Gua dan wisata alam Jatijajar, Ayah Gua yang berada di kawasan karst Ayah dan tercatat sebagai salah satu destinasi wisata alam Kebumen.
Pantai Menganti Pantai Karangduwur, Ayah Pantai di pesisir selatan Kebumen yang dikenal dengan pasir putih, perbukitan, dan tebing karst.[71]
Pantai Logending / Pantai Ayah Pantai Ayah, Ayah Pantai di dekat muara Sungai Bodo dan kawasan hutan mangrove Ayah.
Pantai Suwuk Pantai Tambakmulyo, Puring Pantai di pesisir selatan Kebumen yang tercatat sebagai salah satu daya tarik wisata alam provinsi.
Pantai Karangbolong Pantai dan kawasan karst Karangbolong, Buayan Pantai yang memiliki gua karang di sisi timur dan dikenal dengan kawasan sarang burung walet.[72]
Pantai Petanahan Pantai Karanggadung, Petanahan Pantai di pesisir selatan bagian tengah Kabupaten Kebumen.
Waduk Sempor Waduk dan wisata buatan Sempor Waduk yang menjadi salah satu objek wisata buatan dan kawasan rekreasi di bagian barat laut Kebumen.
Waduk Wadaslintang Waduk dan wisata buatan Sendangdalem, Padureso Waduk di wilayah perbatasan Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo.
Pemandian Air Panas Krakal Pemandian air panas Krakal, Alian Mata air panas yang telah dimanfaatkan sebagai pemandian sejak masa kolonial.[73]
Bukit Pentulu Indah Perbukitan dan panorama Karangsambung Destinasi alam di kawasan Karangsambung yang dikenal sebagai titik pandang perbukitan.
Benteng Van der Wijck Wisata sejarah Sidayu, Gombong Benteng peninggalan kolonial Belanda yang berada di Gombong dan menjadi salah satu objek wisata budaya Kebumen.[74]

Julukan dan semboyan

Kabupaten Kebumen dikenal dengan beberapa sebutan yang berkaitan dengan identitas daerah, potensi alam, dan budaya lokal. Salah satu sebutan yang paling dikenal adalah Kota Lawet. Sebutan ini berkaitan dengan burung lawet atau walet yang menjadi salah satu ikon daerah Kebumen. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga menyebut Tari Lawet sebagai salah satu identitas budaya daerah yang terinspirasi dari burung lawet.[75]

Kebumen juga dikenal dengan sebutan Kota Beriman. Sebutan ini kerap digunakan dalam publikasi Pemerintah Kabupaten Kebumen dan dikaitkan dengan citra daerah yang religius.[76][77]

Selain sebutan tersebut, lambang daerah Kabupaten Kebumen memuat semboyan Bhumi Tirta Praja Mukti. Pemerintah Kabupaten Kebumen menjelaskan semboyan tersebut sebagai ungkapan bahwa tanah dan air Kebumen menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.[78]

Kuliner khas

250px-Sate_Ayam_Ambal_Kebumen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sate Ambal, salah satu kuliner khas Kabupaten Kebumen.

Kuliner khas Kabupaten Kebumen antara lain sate ambal, nasi penggel, lanthing, dan jipang kacang. Beberapa kuliner tersebut tercatat sebagai daya tarik wisata kuliner Kabupaten Kebumen oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen.[79][80]

Sate Ambal

Artikel utama: Sate ambal

Sate Ambal adalah kuliner khas Kebumen yang berasal dari Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal. Berbeda dari sate ayam pada umumnya, Sate Ambal dikenal karena penggunaan bumbu berbahan dasar tempe. Dalam pengolahannya, daging ayam dibumbui terlebih dahulu, kemudian dibakar di atas bara api.[81][82]

Nasi penggel

Nasi penggel adalah makanan khas Kebumen berupa nasi yang dikepal berbentuk bulat dan disajikan di atas daun pisang. Lauk utamanya berupa olahan daging sapi, seperti kikil atau paru, telur, serta sayur nangka yang dicampur dengan tempe dan tahu. Nasi penggel umumnya disantap pada pagi hari dan biasa dilengkapi dengan tempe mendoan.[83][84]

Lanthing

Artikel utama: Lanthing

Lanthing atau klanthing adalah makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong. Makanan ini umumnya berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Lanthing dikenal sebagai salah satu makanan khas Kabupaten Kebumen dan berkembang di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.[85][86]

Jipang kacang

Jipang kacang adalah makanan ringan khas Kebumen yang masih diproduksi oleh perajin di Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen. Menurut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, pembuatan jipang kacang di Panjer dilakukan secara turun-temurun dan masih mempertahankan proses tradisional, meskipun kemasannya telah berubah dari klaras atau daun pisang kering menjadi plastik.[87]

Tokoh terkenal

Kabupaten Kebumen melahirkan dan memiliki keterkaitan dengan sejumlah tokoh nasional di bidang pemerintahan, militer, ekonomi, seni, budaya populer, dan olahraga. Beberapa tokoh lahir di wilayah Kebumen, sedangkan sebagian lainnya memiliki hubungan keluarga dengan daerah ini.

Tokoh kelahiran Kebumen

Beberapa tokoh kelahiran Kabupaten Kebumen
Nama Bidang Keterangan
M. Sarbini Militer dan pemerintahan Purnawirawan TNI, tokoh perjuangan, dan mantan Menteri Pertahanan. Pemerintah Kabupaten Kebumen menyebut Sarbini sebagai tokoh yang dilahirkan di Kebumen.[88]
Sutoyo Siswomiharjo Militer Pahlawan Revolusi dan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang lahir di Kebumen pada 28 Agustus 1922.[89]
Soemitro Djojohadikusumo Ekonomi dan pemerintahan Ekonom, akademisi, dan menteri pada masa Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto. Kementerian Keuangan menyebut Sumitro lahir di Kebumen.[90]
Mohammad Sardjan Pemerintahan Menteri Pertanian pada Kabinet Wilopo dan Kabinet Burhanuddin Harahap. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen mencatat Sardjan lahir di Prembun, Kebumen.[91]
Surojo Bimantoro Kepolisian Mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Liputan6 menyebut Bimantoro sebagai tokoh kelahiran Gombong.[92]
Rustriningsih Politik Mantan Bupati Kebumen dan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah.[93]
Kasino Hadiwibowo Seni dan hiburan Aktor, pelawak, dan anggota kelompok lawak Warkop DKI yang lahir di Gombong, Kebumen.[94]
Martha Tilaar Kewirausahaan Pengusaha kosmetika dan pendiri Martha Tilaar Group. Roemah Martha Tilaar menyebut Gombong sebagai kota kelahiran Martha Tilaar.[95]
Kartini Muljadi Hukum dan kewirausahaan Pengusaha, advokat, dan mantan hakim. Kartini Muljadi lahir di Kebumen pada 17 Mei 1930.[96]
Hans Jaladara Komik Komikus Indonesia, dikenal antara lain melalui komik Panji Tengkorak. Kajian Universitas Esa Unggul mencatat Hans Jaladara lahir di Kebumen.[97]
Shani Indira Natio Musik dan hiburan Penyanyi dan mantan anggota JKT48. Data profil JKT48 yang diarsipkan di Wikidata mencatat tempat lahir Shani di Kebumen.[98]

Tokoh dengan keterkaitan keluarga

Tokoh yang memiliki keterkaitan keluarga dengan Kebumen
Nama Bidang Keterangan
Prabowo Subianto Pemerintahan dan militer Presiden Indonesia ke-8. Prabowo memiliki keterkaitan keluarga dengan Kebumen karena ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo, lahir di Kebumen.[99]
Sri Mulyani Ekonomi dan pemerintahan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Kementerian Keuangan menyebut kedua orang tua Sri Mulyani berasal dari Kebumen.[100]
Ali Moertopo Militer, intelijen, dan pemerintahan Tokoh militer dan intelijen pada masa Orde Baru. Tempo mencatat latar keluarga Ali Moertopo berkaitan dengan Kebumen dan Pekalongan.[101]
Amar Rayhan Brkic Sepak bola Pemain sepak bola diaspora Indonesia kelahiran Frankfurt, Jerman. Bola.com menyebut ibunya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.[102]

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. "H. Saman Resmi Nakhkodai DPRD Kabupaten Kebumen". setwan.kebumenkab.go.id. Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen. 5 November 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 9–10. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 68–77. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  4. "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Kebumen". www.sp2010.bps.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-06. Diakses tanggal 21 September 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten Kota dan Agama di Provinsi Jawa Tengah, 2020". Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 14 April 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-13. Diakses tanggal 4 Maret 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kebumen 2024" (html). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 29 November 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2025 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025". peraturan.bpk.go.id. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 6 Agustus 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  8. "Postur APBD Kab. Kebumen Tahun 2025". djpk.kemenkeu.go.id. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  9. "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil Tahun 2024" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. 2023. hlm. 2. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  10. "Postur TKDD Kab. Kebumen Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  11. "Kelapa Genjah Entog Kebumen". kikomunal-indonesia.dgip.go.id. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia. 23 September 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "Peraturan Bupati Kebumen Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pengembangan Kawasan Geopark Kebumen Menuju UNESCO Global Geopark" (pdf). jdih.kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 2023. hlm. 16–17. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  13. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 3–12. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  14. "Keputusan Menteri ESDM No. 2817 K/40/MEM/2006 tentang Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi Karangsambung". jdih.esdm.go.id. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  15. "Keputusan Menteri ESDM No. 3873 K/40/MEM/2014 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri ESDM No. 3043 K/40/MEM/2014 tentang Penetapan Kawasan Bentang Alam Karst Gombong". jdih.esdm.go.id. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. 16 Oktober 2014. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  16. "Geopark Karangsambung-Karangbolong". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 13 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  17. "Kebumen UNESCO Global Geopark". unesco.org. UNESCO. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  18. Hindarto, Teguh; Ansori, Chusni (April 2020). "Sistem Sosial dan Keagamaan Masyarakat Megalitik dan Hindu Kuno di Lima Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kebumen" (PDF). Jurnal Analisa Sosiologi. 9 (1): 224–266. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen". peraturan.bpk.go.id. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 28 Mei 2018. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  20. 1 2 "Sejarah". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 19 Maret 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  21. 1 2 "Sejarah Kebumen: Dari Kadipaten Hingga Kabupaten". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 20 Oktober 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  22. Hindarto, Teguh (2020). "Sociological perspective on the elimination of Karanganyar Regency as an impact of the 1930s economic depression". Simulacra. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  23. "Ada yang tahu hari dan tanggal berdirinya Kabupaten Karanganyar?". kec-karanganyar.kebumenkab.go.id. Pemerintah Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. 23 Januari 2023. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  24. "Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Tengah". peraturan.bpk.go.id. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 8 Agustus 1950. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  25. 1 2 "Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2022 tentang Lambang Daerah". peraturan.bpk.go.id. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 12 Juli 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  26. 1 2 3 4 5 "Lambang Daerah". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  27. Zain, Fadlan Mukhtar (16 Agustus 2021). Aprian, Dony (ed.). "Lambang Pemkab Kebumen di Internet Banyak yang Salah, Bupati: Jangan Sembarangan Ganti Tanpa Aturan". Kompas.com. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  28. "Usai Dilantik Jadi Bupati Kebumen, Lilis Nuryani Sampaikan Program 100 Hari Kerja". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 21 Februari 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  29. "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 30–35. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  30. "H. Saman Resmi Nakhkodai DPRD Kabupaten Kebumen". setwan.kebumenkab.go.id. Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen. 5 November 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 30–35. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  32. "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 28–29. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  33. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  34. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  35. Kode Pos Kabupaten Kebumen
  36. 1 2 "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 42–47. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  37. "Masyarakat Kebumen Masih Cari Jati Dirinya". Merdeka.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-11. Diakses tanggal 2016-09-16.
  38. "Jumlah Penduduk Kabupaten Kebumen Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin". kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  39. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. hlm. 98–134. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  40. "Kebumen Ekspres". kebumenekspres.com. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  41. "News". Kebumen Pos. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  42. "Berita Kebumen Online". beritakebumen.co.id. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  43. "Suara Merdeka Kebumen". kebumen.suaramerdeka.com. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  44. "Kategori Berita Kebumen". Radar Banyumas. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  45. "Keberadaan dan Tantangan Radio di Era 4.0". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 25 Februari 2020. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  46. "Bupati Resmi Melaunching Perubahan Nama Ratih TV Menjadi Kebumen TV". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 21 Agustus 2023. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  47. "Kebumen On News". kebumenonnews.kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  48. "Kabupaten Kebumen Dalam Angka 2025" (pdf). kebumenkab.bps.go.id. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 28 Februari 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  49. "Jalan di Kebumen Secara Umum Siap Untuk Mudik Lebaran". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 5 April 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  50. "Status Jalan Kabupaten Kebumen Terbaru Tahun 2023". dpupr.kebumenkab.go.id. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen. 13 Maret 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  51. "Data Ruas Jalan". binamargakebumen.com. Bidang Bina Marga Kabupaten Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  52. Anugrah, Arbi (16 Oktober 2012). "Proyek Rel Ganda Kroya-Kutoarjo Mulai Dibangun 2013". detikFinance. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  53. "Kemenhub Bangun Jalur Rel Ganda Kereta Api Lintas Selatan Jawa". suara.com. 26 Oktober 2017. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  54. "Jalur ganda KA Cirebon-Solo-Jombang 550 km tersambung". ANTARA News Jawa Tengah. 8 Oktober 2020. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  55. "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (pdf). djka.kemenhub.go.id. Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 30 Desember 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  56. "Tugas dan Fungsi Terminal Tipe A Kebumen". sites.google.com/view/terminal-tipe-a-kebumen. Terminal Tipe A Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  57. "Trans Kebumen, Beroperasi Mulai 5 Februari 2024" (pdf). jateng.bpk.go.id. Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  58. "Dua Bus Trans Kebumen Jurusan Kebumen-Gombong Resmi Beroperasi". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 22 Januari 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  59. "Jadwal dan Tarif Bus Damri Dari Purworejo, Kebumen, Magelang ke Bandara Internasional Yogya". dinhub.purworejokab.go.id. Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo. 14 Juni 2019. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  60. "Pembangunan GOR Panjer, Kebumen Selesai, Bupati: Insya Allah Diresmikan Menpora". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 28 Juli 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  61. "Persak Kebumen". pssijateng.com. Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  62. "Sambut Liga 4 Jateng, Persak Kebumen Luncurkan Skuad dan Jersey Baru". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 20 Desember 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  63. "Bantai SKN FC Kebumen, Vamos Juara Liga Futsal Profesional 2018". iNews.id. 6 Mei 2018. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  64. "SKN Raih Peringkat Ketiga Pro Futsal League 2019". Bola.com. 31 Maret 2019. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  65. "Safin FC Jadi Pendatang Baru di Pro Futsal League 2021". detikSport. 7 Januari 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  66. "Kebumen United Angels Juara Liga Futsal Profesional Putri 2023-2024, Ketua Harian FFI Michael Victor Sianipar Serahkan Trofi". iNews.id. 1 Juli 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  67. 1 2 "Kabupaten Kebumen: Destinasi Wisata". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  68. 1 2 "Kabupaten Kebumen: Destinasi Wisata". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  69. "Geopark Karangsambung-Karangbolong". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 13 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  70. 1 2 "Kebumen UNESCO Global Geopark". unesco.org. UNESCO. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  71. "Pantai Menganti". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  72. "Pantai Karangbolong". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  73. "Wisata Alam & Buatan". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  74. "Benteng Van Der Wijck". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  75. "Tari Lawet, Simbol Identitas dan Kekayaan Budaya Kebumen". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 12 September 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  76. "Hadiri Haul KH Muhdi Sirojuddin, Bupati: Kebumen Kotanya Para Waliyullah". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 6 Desember 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  77. "KIE 2023 Usung Geopark Kebumen dan Perkuat Unsur Religi". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 2023. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  78. "Lambang Daerah". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  79. "Kabupaten Kebumen: Kuliner". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  80. "Wisata Kuliner". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  81. "Sate Ambal". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  82. "Sate Ambal". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 4 Mei 2017. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  83. "Nasi Penggel". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  84. "Nasi Penggel". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 3 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  85. "Lanthing Kebumen". visitjawatengah.jatengprov.go.id. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  86. "Lanthing Kebumen". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 5 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  87. "Jipang Kacang". disparbud.kebumenkab.go.id. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. 5 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  88. "Jenderal HM Sarbini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional". kebumenkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Kebumen. 25 September 2012. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  89. "Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, Murid Gatot Soebroto yang Toleran terhadap Anak Buah". historia.id. Historia. 16 Oktober 2020. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  90. "Jejak Sumitro Djojohadikusumo: Dari Rotterdam Hingga Jakarta School of Economic". mediakeuangan.kemenkeu.go.id. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 23 Oktober 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  91. "Mohammad Sardjan". perpusda.kebumenkab.go.id. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen. 15 Maret 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  92. ""Jenderal Batu" dari Gombong". liputan6.com. 16 Juli 2001. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  93. "Berbagi Ditengah Pandemi, Mantan Bupati Beri Makan Gratis Ratusan Warga". ppid.kebumenkab.go.id. PPID Kabupaten Kebumen. 8 September 2020. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  94. "Sosok Kasino Warkop, Leader dari Warkop DKI di Masanya". detikHot. detikcom. 14 April 2020. Diakses tanggal 25 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  95. "Roemah Martha Tilaar". roemahmarthatilaar.org. Roemah Martha Tilaar. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  96. "Kartini Muljadi, Dari Hakim hingga Daftar Orang Terkaya di Indonesia". kliklegal.com. 3 Maret 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  97. "Hans Jaladara, Creator of Indonesian's Panji Tengkorak" (pdf). digilib.esaunggul.ac.id. Universitas Esa Unggul. 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  98. "Shani Indira Natio". wikidata.org. Wikidata. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  99. "Soemitro Djojohadikoesoemo". perpusda.kebumenkab.go.id. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen. 15 Maret 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  100. "Kisah Inspiratif Sri Mulyani Indrawati". klc2.kemenkeu.go.id. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 28 Oktober 2024. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  101. "Dari Pekalongan Menuju Jakarta". data.tempo.co. Tempo. 20 Oktober 2013. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  102. "Mengenal Amar Rayhan Brkic, Pemain Diaspora dari Jerman yang Siap Jadi Andalan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023". bola.com. 25 Oktober 2023. Diakses tanggal 25 Juni 2026.

Pranala luar

Wikiwisata memiliki panduan wisata Kebumen.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kebumen Regency.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan