Kamis, 24 September 2026
17:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Stasiun Ijo

Stasiun Ijo

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Ijo

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-PapanNamaStasiun_IJ.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-StIjo2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan baru Stasiun Ijo yang beroperasi seiring pengoperasian Terowongan Ijo baru
Lokasi
Koordinat 7°36′47″S 109°26′45″E / 7.61306°S 109.44583°E / -7.61306; 109.44583
Ketinggian+25 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi; tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Layanan pelanggan Musala Toilet 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Tambak
Batas Kab.
Banyumas
Kebumen
Sungai Ijo
BH 1646
Jalan Jatijajar
Bangunan baru
Bangunan lama
Terowongan Ijo
BH 1649
580 m
634 yd
581 m
635 yd
ke Gombong
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.6130555555556,109.44583333333,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Ijo&revid=29597554&groups=_8919889d389562128a7baf5fc26bbc6419e82a17&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Ijo (IJ) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bumiagung, Rowokele, Kebumen; pada ketinggian +25 meter; termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto; dan merupakan stasiun yang berada paling barat di Kabupaten Kebumen. Letak stasiun ini tidak jauh dari Jalan GombongGua Jatijajar.[4]

Selain melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api, stasiun ini juga berfungsi sebagai pengontrol Terowongan Ijo yang terletak di sisi timur stasiun ini. Terowongan Ijo lama memiliki panjang 580 m—dibangun antara tahun 1885–1886 oleh Staatsspoorwegen—yang menembus perbukitan kapur Gunung Malang. Stasiun beserta terowongan saat itu pernah dijadikan sebagai tempat lokasi pengambilan film Kereta Api Terakhir dan Daun di Atas Bantal.[5] Nama stasiun dan terowongan ini diambil dari sungai bernama sama yang terletak di sebelah barat stasiun.

Stasiun Ijo lama saat itu memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Terkait proyek pembangunan jalur ganda kereta api lintas tengah Pulau Jawa, maka dilakukan pembangunan stasiun dan terowongan baru di sebelah utara bangunan lama. Panjang terowongan baru tersebut sedikit lebih panjang daripada terowongan lama. Pengoperasian stasiun ini sudah dipindahkan ke bangunan stasiun yang baru sejak pengoperasian terowongan yang baru pada 21 April 2020 sehingga stasiun maupun terowongan lama dinonaktifkan dan dijadikan cagar budaya.[6][7] Setelah jalur ganda ruas TambakGombong resmi dioperasikan per 5 Mei 2020, stasiun baru tersebut memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus untuk arah Kroya dan jalur 3 merupakan sepur lurus untuk arah Kutoarjo. Selain itu, stasiun baru menggunakan sistem persinyalan elektrik produksi PT Len Industri. Rel pada jalur lama—berupa jalur tunggal—mulai dibongkar sebagian dan sistem persinyalan elektrik yang lama juga telah dibongkar.

Saat ini, tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini selain penyusulan antarkereta api.

Galeri

  • Tampak samping Stasiun Ijo lama, 2010
    Tampak samping Stasiun Ijo lama, 2010
  • Emplasemen Stasiun Ijo lama dengan Terowongan Ijo di kejauhan, 2015
    Emplasemen Stasiun Ijo lama dengan Terowongan Ijo di kejauhan, 2015
  • Saat Stasiun Ijo lama melayani persilangan antar kereta api, 2019
    Saat Stasiun Ijo lama melayani persilangan antar kereta api, 2019
  • Tampak samping Stasiun Ijo lama, 2020
    Tampak samping Stasiun Ijo lama, 2020
  • Pemandangan Stasiun Ijo lama (kiri) dan Stasiun Ijo baru dari atas terowongan Ijo.
    Pemandangan Stasiun Ijo lama (kiri) dan Stasiun Ijo baru dari atas terowongan Ijo.

Referensi

  1. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
  4. Prasetya, S. (2014). "Ijo (IJ): Akses Termudah Nyepot Foto Terowongan". Majalah KA. 96: 19.
  5. Majalah Kereta Api, edisi Maret 2009, 32: 10-11.
  6. "Terowongan Kereta 600 Meter akan Dibangun di Proyek Rel Ganda Selatan". detikcom. 2014-05-09. Diakses tanggal 2018-03-08.
  7. djka.dephub.go.id. "TEROWONGAN IJO, SAMPAI DIMANAKAH PROGRESNYA?". djka.dephub.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-13. Diakses tanggal 2020-01-26.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tambak Cilacap–Yogyakarta Gombong
menuju Yogyakarta
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan