Jumat, 23 Oktober 2026
14:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Stasiun Tambak

Stasiun Tambak

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Tambak

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_TBK.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Tambak_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Tambak, 2020
Lokasi
Koordinat 7°36′47″S 109°24′32″E / 7.61306°S 109.40889°E / -7.61306; 109.40889
Ketinggian+19 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Jumlah jalur3 (jalur 1 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk persusulan antar kereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Sumpiuh
ruang PPKA
Jalan Raya
Tambak-Demangsari
ke Ijo
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.6130555555556,109.40888888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Tambak&revid=26839412&groups=_ec1b7db43b378ff671032eecf82368be1d4f03b3&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Tambak (TBK) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Karangpucung, Tambak, Banyumas. Stasiun yang terletak pada ketinggian +19 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto dan merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kabupaten Banyumas. Stasiun ini berada di pusat Kecamatan Tambak, berjarak ±50 m di sebelah selatan Jalan Raya Kebumen-Cilacap.

Untuk memperindah stasiun, di depan bangunan stasiun yang masih merupakan peninggalan Staatsspoorwegen ini memiliki taman sederhana. Suasana stasiun tampak asri karena dikelilingi pepohonan kelapa. Balok nama stasiun asli yang terpampang di samping bangunan, masih dirawat sampai sekarang.[5]

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api. Awalnya, jalur 1 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda mulai stasiun ini hingga Stasiun Kemranjen resmi dioperasikan per 27 November 2019[6][7][8] dan kemudian hingga Stasiun Gombong per 5 Mei 2020, jalur 1 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Kroya saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kutoarjo. Hal ini membuat tata letak stasiun ini mirip dengan yang ada di Stasiun Plabuan dan Krengseng di lintas Tegal–Semarang. Emplasemen stasiun diperpanjang ke arah barat dan terdapat sebuah ruang PPKA baru yang digunakan untuk menggantikan ruang PPKA lama di bangunan utama stasiun. Selain itu, sistem persinyalan elektrik lama produksi Westinghouse Rail Systems yang telah beroperasi sejak 1999 sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan antarkereta api.

Galeri

  • Stasiun Tambak.
    Stasiun Tambak.
  • KA Lodaya berhenti di Stasiun Tambak
    KA Lodaya berhenti di Stasiun Tambak
  • Ruang PPKA stasiun
    Ruang PPKA stasiun

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
  4. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  5. ↑ Prasetya, S. (2014). "Tambak (TBK): Tetap Bersih Meski Tak Layani Tiket". Majalah KA. 96: 20.
  6. ↑ "Akhir 2019, Jalur Kereta Api Nasional akan Bertambah 100 Km". Republika Online. 2019-11-26. Diakses tanggal 2019-11-30.
  7. ↑ Supriyatna, Iwan (2019-11-26). "Terbitkan Gapeka 2019, Jumlah Perjalanan Kereta Api Bertambah". Suara.com. Diakses tanggal 2019-11-30.
  8. ↑ Pengoperasian Jalur Ganda Kemranjen-Sumpiuh-Tambak di YouTube
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sumpiuh Cilacap–Yogyakarta Ijo
menuju Yogyakarta


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Tengah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan