Jumat, 16 Oktober 2026
16:40 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Mohammad Sardjan

Mohammad Sardjan

politisi Indonesia

Bagikan:
Mohammad Sardjan
250px-Mohammad_Sardjan%2C_Pekan_Buku_Indonesia_1954%2C_p246.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Pertanian
Masa jabatan
12 Agustus 1955 –3 Maret 1956
PendahuluSadjarwo Djarwonagoro
PenggantiEny Karim
Masa jabatan
3 April 1952 –30 Juli 1953
PendahuluSuwarto
PenggantiSadjarwo Djarwonagoro
Informasi pribadi
Lahir(1909-06-04)4 Juni 1909
Meninggal6 Mei 1992(1992-05-06) (umur 82)
Partai politikMasyumi
AnakTiti Qadarsih
KerabatIndra Qadarsih

Mohammad Sardjan (4 Juni 1909 – 6 Mei 1992) adalah seorang politikus asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Pertanian dalam Kabinet Wilopo dan Kabinet Burhanuddin Harahap.

Kehidupan awal

Sardjan lahir di Prembun, Kebumen, pada 4 Juni 1909.[1][2] Ia belajar di AMS A II (Sastra Timur) di Surakarta, sebelum bekerja sebagai guru selama beberapa waktu.[3] Ia bergabung dengan Jong Islamieten Bond pada tahun 1926, dan pada tahun 1932 ia juga bergabung dengan Partai Syarikat Islam Indonesia di bawah H.O.S. Tjokroaminoto.[2]

Referensi

  1. ↑ "Muhammad Sardjan - Masjumi - Member Profiles". Konstituante.Net.
  2. 1 2 Parlaungan, Parlaungan (1956). Hasil Rakjat Memilih Tokoh-tokoh Parlemen (Hasil Pemilihan Umum Pertama - 1955) di Republik Indonesia (PDF). Jakarta: C.V. Gita. hlm. 186–187. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-05-24. Diakses tanggal 2021-05-24.
  3. ↑ Broere, Sebastiaan (24 April 2020). "Mohammad Sardjan dan Islam Hijau". Historia. Diakses tanggal 30 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan