| Informasi umum | |
|---|---|
| Status | Tidak beroperasi |
| Mulai beroperasi | 28 Oktober 1996 |
| Terakhir beroperasi | 2001 |
| Operator saat ini | PT Kereta Api Indonesia |
| Lintas pelayanan | |
| Stasiun awal | Malang |
| Jumlah pemberhentian | 3 |
| Stasiun akhir | Surabaya Gubeng |
| Jarak tempuh | 93 km |
| Waktu tempuh rerata | 1 Jam 30 Menit |
| Jenis rel | Rel berat |
| Pelayanan penumpang | |
| Kelas | Eksekutif |
| Teknis sarana dan prasarana | |
| Lebar sepur | 1.067 mm |
| Kecepatan operasional | 80–100 km/jam |
| Pemilik jalur | Ditjen KA, Kemenhub RI |
Kereta api Jatayu merupakan layanan kereta penumpang yang pernah melayani dan dioperasikan oleh PT Kereta Api dengan melayani rute Malang-Surabaya Gubeng dan sebaliknya.
Kereta api Jatayu pertama kali beroperasi pada 28 Oktober 1996 yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-68, rangkaian kereta tersebut menggunakan kereta kelas eksekutif dari kereta api Turangga yang beristirahat di Surabaya. Pada saat beroperasi pertama kali, harga tiketnya sebesar 6.000-7.000 rupiah, atau dua kali tarif bus Patas. Kereta api Jatayu menempuh perjalanan sejauh 93 km dengan waktu tempuh normal sekitar 1 Jam 30 menit dan hanya berhenti di Stasiun Lawang.
Saat ini kereta api Jatayu sudah tidak beroperasi pada tahun 2001 yang dikarenakan okupansi penumpang yang sepi, saat terakhir kali beroperasi tarifnya 10.000 rupiah. Untuk melayani kalangan bisnis, saat ini dioperasikan kereta api Arjuno Ekspres yang menggunakan rangkaian kereta dengan kelas yang sama.
Asal usul
Nama Jatayu diambil dari nama salah satu tokoh pewayangan pada cerita Ramayana.
Pengoperasian masa depan
Kereta ini akan menghidupkan kembali setelah 30 tahun mati suri yang sebagai rute Yogyakarta - Jakarta untuk meleburkan tiga layanan kereta api sekaligus yaitu Kereta api Bogowonto, Kereta api Gajahwong, Kereta api Progo per Desember 2026 mendatang.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Media terkait kereta api Jatayu di Wikimedia Commons