Senin, 28 September 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kereta api Langsam

Kereta api Langsam

layanan kereta api di Indonesia

Kereta api Lokal Rangkasbitung (Langsam)
330px-Indonesian_train_surf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Langsam dengan lokomotif CC 201 108 saat masih ada penumpang gelap di atap kereta api atau biasa disebut atapers
Ikhtisar
JenisEkonomi
SistemKereta api Lokal
StatusTidak Beroperasi
LokalDaop 1 Jakarta
TerminusStasiun Angke
Stasiun Rangkasbitung
Stasiun17
Layanan2
Operasi
Dibuka12 Juni 1958
Ditutup1 April 2017 (Digantikan oleh KRL Commuter Line Rangkasbitung)
PemilikPT Kereta Api Indonesia
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
DepoJatinegara (JNG) & Tanah Abang (THB), Untuk Lokomotif
Rangkasbitung (RK) & Jakarta Kota (JAKK), Untuk Rangkaian Kereta
RangkaianCC201, CC203, BB304, BB303, BB306
Data teknis
Jumlah rute353 - 370

Kereta Api Langsam atau Kereta Api Lokal Rangkasbitung merupakan layanan kereta api lokal kelas ekonomi dengan okupansi penumpang tertinggi kedua untuk daerah Jakarta dan Banten. Sebelumnya relasi kereta api ini adalah Pasar Senen/Jakarta Kota–Tanah Abang–Rangkasbitung, lalu diperpendek menjadi Tanah Abang–Rangkasbitung sampai akhirnya menjadi Angke–Rangkasbitung tanpa berhenti/berjalan langsung di stasiun Tanah Abang.

Kereta api ini termasuk kereta api dengan tarif tiket termurah, hanya berkisar Rp. 2000,- sekali jalan, tetapi mulai 1 April 2015 harga tiket naik menjadi Rp. 5000,-. Hal ini terbukti dengan berangkatnya kereta api ini selalu ramai dan penuh. Sebelum dilakukan pembenahan oleh PT KAI, sejak dahulu sampai tahun 2012-2013, setiap jam padat dapat ditemui banyak penumpang yang naik di atap, biasanya merupakan penumpang gelap. Sistem e-ticketing di Jabodetabek juga membantu mencegah kebocoran itu, sehingga KA Langsam bebas dari "Atapers".

Mulai 1 April 2017 KA Langsam, Rangkas Jaya dan Kalimaya sudah tidak beroperasi lagi dikarenakan ada layanan baru yaitu KRL Commuter Line Rangkasbitung dengan relasi Rangkasbitung–Tanah Abang.

Asal-usul nama

Awal dari nama langsam ini adalah singkatan dari LANGsung SAMpai. Namun ada juga yang mengartikan Langsam dalam bahasa Belanda (Langzaam) yang berarti pelan/lambat.

Stamformasi rangkaian dan lokomotif penarik

Pada umumnya, kereta api ini membawa 7-9 kereta ekonomi (K3) atau kereta K3 yang dimodifikasi dari KRD MCW 301/MCW 302. Disertakan pula 1 kereta bagasi (B) sebagai kereta aling-aling di ujung kereta dan 1 kereta pembangkit kelas ekonomi (KP3) di ujung lainnya.

Tentu saja kereta lokal Rangkasbitung ini sudah ada sejak era lokomotif uap sampai dimulainya era lokomotif diesel, dan pada masa lalu, kereta api ini ditarik oleh lokomotif BB 303 atau BB 306, kira-kira sampai tahun 90-an kedua lokomotif ini menarik KA Langsam, sampai mereka diturunkan pangkatnya menjadi lokomotif langsir. BB 304 pun pada awalnya hanya menarik rangkaian panjang, sedangkan BB 303 dan BB 306 menarik rangkaian pendek. Sampai akhirnya di akhir 90-an sampai 2000-an awal, KA ini mulai ditarik lokomotif CC 201 dari depo Jatinegara ataupun depo lainnya. Tetapi, lokomotif BB 304 masih mendominasi sampai akhirnya lok ini harus turun pangkat. Sekitar tahun 2011, BB 304 dijadikan lokomotif langsir karena usianya yang tua dan CC 201 menjadi penarik KA Langsam sepenuhnya. Sejumlah CC201 dari Jatinegara juga didatangkan ke Tanah Abang, untuk mengambil alih tugas BB 304. CC 203 pun mulai menarik kereta ini.

Kini mayoritas (kira-kira 80%) rangkaian Kereta Api Langsam telah dilengkapi AC. Khusus untuk kereta penumpang hasil modifikasi dari KRD MCW 301/MCW 302 belum dilengkapi AC karena masalah pintu yang tidak bisa tertutup rapat dan menunggu giliran kereta masuk Balai Yasa Manggarai untuk menjalani pemeliharaan akhir (PA). (Berbeda dengan Kereta api lokal Bandung Raya di Bandung, di mana K3 eks. KRD pintunya bisa tertutup rapat, sehingga bisa dipasangi AC)

Namun sejak kedatangan kereta-kereta ekonomi eks-Penataran Ekspres, KA eks-KRD berhenti beroperasi sampai waktu yang tidak ditentukan, kecuali yang menjadi kereta pembangkit. Sementara ini, rangkaian eks-KRD ini diparkir di sebelah timur Stasiun Manggarai (sekarang di Stasiun Tanjung Priok kemudian dipindah ke Stasiun Dawuan). Ini membuat kereta api Langsam sepenuhnya ber-AC. KA ini pun mulai menggunakan livery baru sejak tahun 2015.

Lokomotif penarik KA Langsam biasanya adalah lok dari Tanahabang maupun Jatinegara, meskipun tidak menutup lok dari depo lain juga.

Stasiun Pemberhentian

KA Langsam berhenti di semua stasiun sepanjang perjalanan, kecuali Tanahabang, Jurangmangu, Rawabuntu, dan Cicayur.

Berikut adalah stasiun pemberhentian KA Langsam.

Jadwal dan stamformasi

  • KA Langsam ditarik CC203/CC201 dengan 1 KP3/KMP3, 6-8 K3 biasa/eks KRD, dan 1 B sebagai aling-aling.

Berikut jadwal:

  1. KA 353 RK: 05.00 - AK: 06.31
  2. KA 354 AK: 08.50 - RK: 10.22
  3. KA 355 RK: 04.50 - AK: 06.43
  4. KA 356 AK: 09.30 - RK: 11.31
  5. KA 357 RK: 06.10 - AK: 08.22
  6. KA 358 AK: 11.00 - RK: 12.23
  7. KA 359 RK: 07.45 - AK: 09.41
  8. KA 360 AK: 11.20 - RK: 13.00
  9. KA 361 PRP: 07.40 - AK: 08.35
  10. KA 362 AK: 12.05 - RK: 14.00
  11. KA 363 RK: 15.35 - AK: 16.53
  12. KA 364 AK: 15.50 - RK: 17.34
  13. KA 365 RK: 12.55 - AK: 14.56
  14. KA 366 AK: 17.40 - RK: 19.21
  15. KA 367 RK: 13.55 - AK: 15.26
  16. KA 368 AK: 18.10 - RK: 19.50
  17. KA 369 RK: 14.55 - AK: 17.23
  18. KA 370 AK: 19.10 - RK: 20.42

Jenis kereta yang digunakan

  • Kereta ekonomi (K3) dengan toilet, menggunakan penyejuk udara (AC) dan berkapasitas 106 penumpang (kursi kulit)/80 penumpang (kursi bangku), buatan tahun 1964-65-66-78 dan 2008-09
  • Kereta ekonomi (K3) tanpa toilet, menggunakan AC dan berkapasitas 80 penumpang (kursi bangku), area tanpa toilet kosong tanpa kursi, buatan tahun 1964-65-66-78
  • Kereta bagasi (B) buatan tahun 1953-54-55-58 atau eks-KRD (buatan tahun 1976/78/80/82). Terkadang kereta bagasi Parcel/Cargo juga digunakan.
  • Kereta pembangkit (KP3) biasa/eks KRD

Catatan: Kereta bagasi adalah aling-aling, dan digembok/pintu tidak bisa dibuka.

Insiden

  1. Pada 19 Oktober 1987 pukul 06.45, terjadi tabrakan antara kereta api Patas Ekonomi Merak jurusan Merak dan kereta api Lokal Rangkasbitung jurusan Jakarta Kota di Pondok Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang disebabkan karena kesalahan manusia. Kejadian ini mengakibatkan 156 orang tewas serta sekitar 300 orang mengalami luka-luka.[1][2][3]

Galeri

  • Kereta api Langsam dengan CC 201 66 berangkat stasiun Tanah Abang
    Kereta api Langsam dengan CC 201 66 berangkat stasiun Tanah Abang

Pranala luar

Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
Susunan kursi 3–2
120px-CC_206_13_24_%2B_KA_Sri_Tanjung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
KA perintis dan
bus rel
LRT
KA bandara dan
pengumpan KAI
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
Rencana beroperasi
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
Tidak beroperasi
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Dimutakhirkan 1 Mei 2026.


Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ "Tragedi Bintaro". Sindonews.com.
  2. ↑ "Jerit Pilu Ribuan Penumpang dalam Tragedi Bintaro 1987". tirto.id. Diakses tanggal 2020-05-21.
  3. ↑ Arief, Irvin Avriano. "Menyedihkan! 10 Kecelakaan Kereta dengan Korban Terbanyak". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2020-05-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan