Selasa, 29 September 2026
09:45 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Kereta api Turangga

Kereta api Turangga

layanan kereta api di Indonesia

Bagikan:
Kereta api Turangga
330px-PapanKeretaApi_Turangga_2022.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Papan kereta api Turangga sebelum menggunakan rangkaian generasi terbaru dan masih digunakan untuk petunjuk KA di setiap peron stasiun saja.
330px-Turangga_in_Kadungora.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Turangga arah barat sedang menikung tikungan besar di Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Kereta api Turangga
osm-intl,a,a,a,323x300.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kereta_api_Turangga&revid=29910572&groups=_411e4a68404b3673fa1847759ed332a6d6ac60aa&parser=parsoid
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi II Bandung
Mulai beroperasiSeptember 1, 1995;31 tahun lalu (1995-09-01)[1]
Operator saat ini
Lintas pelayanan
Stasiun awalBandung
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh696 km
Waktu tempuh rerata10 jam 5 menit[2]
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari pada jadwal malam
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Panoramic
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2–2 (eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 38 tempat duduk disusun 2-2 (panoramic)
    kursi dapat direbahkan dan diputar"
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara, dan selimut
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional70-120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal11–12
Peta rute
Ke Surabaya Kota/Sidotopo
Ke Surabaya Pasarturi
Surabaya Gubeng
J S A P D Trans Semanggi Suroboyo Wirawiri Suroboyo
ke ke Malang/Banyuwangi
ke Sidoarjo
Mojokerto
Jombang
ke Blitar, Malang
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Jawa Timur
Jawa Tengah
ke Semarang dan BIAS Bandara Adi Soemarmo
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Yogyakarta
Y P YA Trans Jogja
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Kutoarjo
P Trans Jateng Terminal Kutoarjo
Kebumen
Terowongan Ijo
Kroya
ke Purwokerto, Cirebon
ke Cilacap
Banjar
Ciamis
Tasikmalaya
Cipeundeuy
Ke Garut
Bandung
G B KC Metro Jabar Trans Trans Metro Bandung DAMRI Terminal St. Hall
ke Cikampek

Kereta api Turangga merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif & panoramic yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Bandung–Surabaya Gubeng melalui Tasikmalaya–Kroya. Kereta api ini memiliki waktu keberangkatan dari stasiun awal pada malam hari dan tiba di stasiun akhir pada keesokan paginya, berkebalikan dengan kereta api Argo Wilis.

Asal-usul

Nama Turangga diambil dari nama hewan yang menurut kepercayaan rakyat setempat, Turangga merupakan nama lain dari kuda tunggangan para bangsawan Jawa. Kuda ini menjadi lambang kendaraan yang kencang dan tahan berbagai situasi. Penamaan ini jelas bermaksud agar Kereta api Turangga mampu memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan dan kebanggaan penumpangnya.[3]

Sejarah

Awal Pengoperasian (1995–2018)

250px-KATurangga.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Turangga tiba di Stasiun Surabaya Gubeng menggunakan rangkaian kereta lama, 2011

Kereta api Turangga pertama kali beroperasi pada 1 September 1995 melayani rute Bandung-Surabaya dengan layanan kelas bisnis plus dan eksekutif.[1] Sejak 11 Oktober 1999, ia hanya melayani kelas eksekutif dan beroperasi menggunakan rangkaian kereta baru dari INKA keluaran 1999, sedangkan rangkaian kelas bisnisnya dimutasi ke Malang untuk pengoperasian kereta api Gajayana.

Sejak 19 Januari 2009, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta hasil penyehatan kereta buatan tahun 1960—sebagian besar warna tampak dalam kereta berwarna hijau.

Pengoperasian Saat ini (2018–sekarang)

Sejak pertengahan tahun 2018, rangkaian kereta berbahan baja nirkarat buatan Industri Kereta Api (INKA) digunakan untuk pengoperasian kereta api Turangga. Dengan dikeluarkannya grafik perjalanan kereta api terbaru oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Kereta Api Indonesia mulai tanggal 1 Desember 2019, rute kereta api Turangga diperpanjang hingga Stasiun Gambir.[4] Per 1 September 2020, rute kereta api ini dikembalikan lagi menjadi seperti semula karena tingkat keterisian penumpang di rute Bandung–Jakarta dan sebaliknya menurun akibat pandemi Covid-19.

Mulai tanggal 28 September 2022, bertepatan hari ulang tahun PT Kereta Api Indonesia ke-77 tahun, kereta api Turangga akan mengalami peningkatan kecepatan dari semula hanya 105 km/jam menjadi 120 km/jam[5]

Mulai tanggal 1 Juni 2023 bertepatan dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2023, kereta api Turangga akan saling bertukar rangkaian dengan kereta api Argo Wilis, yang direncanakan 2 rangkaian kereta api Turangga ini akan dimutasi 1 rangkaian ke Depo Kereta Jakarta Kota untuk keperluan pengoperasian kereta api Manahan sedangkan 1 rangkaian nya lagi telah dimutasi ke Depo Kereta Bandung (BD), itupun Kereta api Turangga juga diambil alih operasional ke Daerah Operasi II Bandung dari Daerah Operasi VIII Surabaya. Pada tanggal 3 Juni 2023, dua hari setelah pemberlakuan Gapeka 2023 diikuti peluncuran layanan bagi kereta api lintas tengah, yaitu Argo Parahyangan, rangkaian kereta Panoramic di kereta api Argo Wilis dan Turangga di jalur selatan Pulau Jawa kini beroperasi secara reguler dengan nomor KA 5 dan 6 untuk KA Argo Wilis serta nomor 65 dan 66 untuk KA Turangga.[6][7]

Setelah kedelapan kereta api unggulan, Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, Argo Bromo Anggrek, Argo Semeru, Bima, Argo Sindoro, dan Argo Muria mendapat rangkaian baja nirkarat generasi terbaru buatan PT INKA, per 1 Desember 2025, kereta api Turangga dan Argo Wilis resmi menggunakan kereta eksekutif generasi terbaru berbahan baja nirkarat buatan PT INKA Madiun, sedangkan rangkaian sebelumnya (kereta eksekutif baja nirkarat produksi tahun 2018/2019) akan dimutasi ke depo lain.[8]

Stasiun pemberhentian

960px-Turangga_train_route_geographic_map_%282025%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta rute geografis kereta api Turangga berdasarkan Gapeka 2025

Berikut ini adalah stasiun kereta api yang dilayani oleh kereta api Turangga mulai 15 Juli 2025.[9]

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun Keterangan Status
Jawa Barat Kota Bandung Bandung B G 20px-MetroJabarTrans_Corridor_2_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-MetroJabarTrans_Corridor_3_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-MetroJabarTrans_Corridor_4_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Bandung Raya, Garut, dan layanan bus Teman Bus (Metro Jabar Trans)
★
Garut Cipeundeuy Stasiun untuk pemeriksaan sarana kereta. ■
Kota Tasikmalaya Tasikmalaya – ■
Ciamis Ciamis ■
Kota Banjar Banjar ■
Jawa Tengah Cilacap Kroya ■
Kebumen Kebumen ■
Purworejo Kutoarjo P
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres
■
Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta Yogyakarta Y P YA
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, kereta api Bandara Internasional Yogyakarta, serta layanan bus Trans Jogja Istimewa
■
Jawa Tengah Surakarta Solo Balapan Y AS
Terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, Commuter Line Yogyakarta, serta layanan bus Batik Solo Trans dan Trans Jateng di Terminal Tirtonadi
■
Jawa Timur Kota Madiun Madiun – ■
Nganjuk Nganjuk ■
Kertosono D
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho
■
Jombang Jombang ■
Kota Mojokerto Mojokerto D J
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Jenggala
■
SurabayaSurabaya Gubeng A D P J S 40px-Wirawiri_Suroboyo_Feeder_7_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Dhoho, Penataran, Tumapel, Jenggala, Sindro, Supas, dan angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo
★

Legenda

★ Stasiun ujung (terminus)
■ Berhenti untuk semua arah

Insiden

Pada 30 Maret 2023, KA Turangga yang ditarik lokomotif CC 206 13 99 menabrak truk yang memuat pakan ternak di perlintasan kereta api nomor 76 antara Stasiun Sembung–Stasiun Jombang di Jatipelem, Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kecelakaan disebabkan oleh truk yang mogok saat berada di perlintasan. Lokomotif yang menarik KA Turangga mengalami ringsek, tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Insiden ini menyebabkan kereta api yang melintasi jalur kereta api Kertosono–Surabaya mengalami keterlambatan.[10]

250px-2024_Cicalengka_Train_Collision_%28Photo_of_Turangga%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Turangga bertabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Bandung pada 5 Januari 2024.

Pada 5 Januari 2024 pukul 06.03 WIB, kereta api Turangga nomor PLB 65A relasi Surabaya Gubeng–Bandung yang ditarik lokomotif CC 206 13 97 mengalami tabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya nomor 350 relasi Padalarang–Cicalengka yang ditarik oleh lokomotif CC 201 77 17 di Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kecelakaan ini terjadi di sinyal masuk Stasiun Cicalengka tepatnya KM 181+700.

Pada saat kejadian, kereta api Turangga mengangkut sebanyak 287 penumpang dan Commuter Line Bandung Raya sebanyak 191 penumpang. Kejadian ini menyebabkan 4 orang tewas diantaranya masinis, asisten masinis dan petugas keamanan Commuter Line Bandung Raya, serta seorang pramugara kereta api Turangga. Sementara itu, sebanyak 37 penumpang mengalami luka ringan.[11]

Imbas dari kejadian tersebut, jalur kereta api lintas selatan Jawa antara Bandung hingga Kroya tidak dapat dilalui, sehingga seluruh kereta api yang melalui jalur kereta api tersebut mengalami pengalihan melalui Cikampek–Cirebon hingga proses evakuasi dan normalisasi selesai dilakukan.[12]

Galeri

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kereta api Turangga.
  • Kereta api Turangga saat melintas di pegunungan Priangan
    Kereta api Turangga saat melintas di pegunungan Priangan
  • Kereta api Turangga saat memasuki Stasiun Madiun, 2015
    Kereta api Turangga saat memasuki Stasiun Madiun, 2015

Lihat pula

Catatan

Referensi

  1. 1 2 Perumka (1995). Album 50 Tahun Perkeretaapian Indonesia. Bandung: Perum Kereta Api.
  2. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (Dokumen). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. {{cite document}}: Parameter tidak dikenal |access-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url= diabaikan
  3. ↑ "Kereta Api Turangga - Jadwal, Rute, Harga Tiket, dan Informasi KA". Traveloka. Diakses tanggal 2023-07-10.
  4. ↑ Supargo, Albert. Agmasari, Silvita (ed.). "4 Kereta Api Dari dan Menuju Jakarta yang Berubah Jadwal Per 1 Desember 2019". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-05-11.
  5. ↑ Farozy, Ikko Haidar (2022-09-08). "Sambut Ulang Tahun KAI Ke-77, Semakin Banyak KA yang Semakin Cepat!". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2022-09-09.
  6. ↑ Susanti, Reni (12 Mei 2023). "Jadwal KA Argo Parahyangan Bandung–Jakarta Terbaru, Berlaku 1 Juni 2023". Kompas.com. Bandung: KG Media. Diakses tanggal 18 Mei 2023.
  7. ↑ Nicha, Muslimawati (7 Juni 2023). "Makin Diminati, Kereta Panoramic Sudah Layani 7.470 Penumpang hingga Mei 2023". Kumparan. Jakarta. Diakses tanggal 10 Juni 2023.
  8. ↑ Ryanthie, Septia (2025-11-30). "KAI: Mulai Besok Argo Wilis dan Turangga Pakai Rangkaian Baru". Tempo.co. Diakses tanggal 2025-12-01.
  9. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (Dokumen). Bandung: PT Kereta Api Indonesia. 30 Desember 2024. hlm. 93.{{cite document}}: Parameter tidak dikenal |access-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url= diabaikan; Parameter tidak dikenal |via= diabaikan
  10. ↑ Beritasatu.com. "KA Turangga Tabrak Truk Pengangkut Pakan Ternak". beritasatu.com. Diakses tanggal 2023-04-02.
  11. ↑ Asih, Restu Wahyuning (2024-01-05). "Masinis KA Bandung Raya Meninggal Dunia, Masinis KA Turangga Selamat". Bisnis.com. Diakses tanggal 2024-01-05.
  12. ↑ Rahmawati, Fiqih. "Breaking News! Tabrakan KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka Bandung". Kompas TV. Bandung: KG Media. Diakses tanggal 2024-01-05.

Pranala luar

Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
Eksekutif dan Ekonomi
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
Susunan kursi 3–2
120px-CC_206_13_24_%2B_KA_Sri_Tanjung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
KA perintis dan
bus rel
LRT
KA bandara dan
pengumpan KAI
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
Rencana beroperasi
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
Tidak beroperasi
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Dimutakhirkan 1 Mei 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan