Minggu, 20 September 2026
12:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Commuter Line Yogyakarta

Commuter Line Yogyakarta

layanan kereta komuter di Indonesia

Untuk kegunaan lain, lihat Yogyakarta (disambiguasi).
Commuter Line Yogyakarta
40px-KRL_Commuterline_Yogyakarta_Line_cleaner_icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
500px-INKA_iE301_a.k.a._EA202_a.k.a_KfW_i9000.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
500px-JR205_46F_at_Srowot_Station_revised.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL KfW i9000 memasuki Stasiun Palur (atas)
dan KRL JR205 46F memasuki Stasiun Srowot (bawah)

Commuter Line Yogyakarta
osm-intl,a,a,a,323x300.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Commuter_Line_Yogyakarta&revid=29881267&groups=_d02f098dbbb74580d6adec53325e41a837caee0f&parser=parsoid
Ikhtisar
JenisKereta komuter
SistemCommuter Line
StatusBeroperasi
Lokal
TerminusYogyakarta
Stasiun13
Situs webcommuterline.id
Operasi
Dibuka10 Februari 2021 (2021-02-10) (fase I)
17 Agustus 2022 (2022-08-17) (fase II)
Pemilik
OperatorKAI Commuter
DepoSolo Jebres
Data teknis
Panjang lintas65,393 km (40,633 mi)
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Elektrifikasi1.500 V DC listrik aliran atas
Peta rute
Peta Commuter Line, KA Lokal, Aglomerasi dan KA Bandara di Yogya Solo
AS menuju Madiun atau Caruban
Palur
Y13 AS05
Solo Jebres
Y12 AS04
AS menuju Bandara Adi Soemarmo
BB menuju Semarang Tawang
JS menuju lingkar Jawa Tengah
Solo Balapan
JS01 Y11 AS03 BB06
BK menuju Wonogiri
Purwosari
Y10 BK01
Gawok
Y09
Delanggu
Y08
Ceper
Y07
Klaten
JS02 Y06
Srowot
Y05
Brambanan
Y04
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Maguwo
Y03
Lempuyangan
JS03 Y02
Yogyakarta
JS04 Y01 P01 YA01
YA menuju Yogyakarta International Airport
P menuju Kutoarjo
JS menuju lingkar Jawa Tengah
Keterangan:
Nama stasiun yang dicetak tebal menandakan bahwa stasiun tersebut juga melayani kereta api jarak jauh.

Commuter Line Yogyakarta, juga disebut Lin Yogyakarta adalah layanan kereta komuter di Indonesia yang menghubungkan dua kota penting di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta. Sebagai proyek layanan kereta api komuter berbasis kereta rel listrik pertama di luar Daerah Operasi I Jakarta,[1] layanan ini dioperasikan untuk menggantikan kereta api Prambanan Ekspres dalam melayani koridor Solo BalapanYogyakarta. Pada peta perjalanan Commuter Line, rute ini diberi warna merah manggis cerah, sehingga sering disebut sebagai Yogyakarta Red Line.

Sejarah

Latar belakang

Wacana peluncuran layanan kereta api komuter berbasis kereta rel listrik SurakartaYogyakarta tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) tahun 2030 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada tahun 2011.[2] Pola operasi Prambanan Ekspres yang masih terbatas dan menggunakan armada yang sudah tua menyebabkan banyak calon penumpang tidak mendapatkan tiket.[3] Pada tahun 2015, Daerah Operasi VI Yogyakarta telah menargetkan penumpang harian sekitar 7.000 penumpang per hari. Pengoperasian kereta api komuter diharapkan dapat meningkatkan mobilitas kaum penglaju serta mendukung pariwisata yang berkesinambungan di wilayah Solo Raya–Daerah Istimewa Yogyakarta.[4]

Konstruksi dan perencanaan operasi

Untuk mewujudkan jalur kereta api komuter Surakarta–Yogyakarta, maka pada tahun 2016, tiang listrik aliran atas mulai ditimbun di Stasiun Solo Jebres;[3] dan pada saat itulah, proyek ini menjadi terbengkalai selama kurang lebih tiga tahun sehingga proses elektrifikasi jalur menjadi terhambat.[5][6] Proyek elektrifikasi jalur tersebut pada akhirnya mulai dilakukan pada JanuariFebruari 2020, yang ditandai dengan pemasangan tiang listrik aliran atas di Stasiun Klaten. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa bagian Tengah memutuskan untuk memulai elektrifikasi di ruas Yogyakarta–Klaten.[7][8]

Pada masa pandemi Covid-19, proyek ini tetap berjalan hingga selesai pada akhir tahun 2020.[9] Proyek ini menelan biaya Rp1,2 triliun.[10] Untuk meningkatkan layanan kereta api komuter dan merespons tingginya antusiasme masyarakat terhadap Commuter Line Solo Balapan–Yogyakarta sekaligus mempertimbangkan bahwa Depo KRL Lin Yogyakarta akan berlokasi di Solo Jebres, pada tahun 2021, elektrifikasi dilanjutkan hingga Stasiun Solo Jebres dan Stasiun Palur di Kabupaten Karanganyar dengan jarak sejauh 10 kilometer (6,2 mi).[11] Peningkatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembangunan depo KRL Solo Jebres dan gardu traksi listrik aliran atas.[12]

Pada tahun 2022, jalur kereta api Solo Balapan–Palur telah selesai menjalani proses elektrifikasi, menjadikan Stasiun Palur sebagai titik terminus baru bagi Commuter Line Yogyakarta.

Sebelum pelaksanaan uji coba publik, KAI Commuter bersama PT KAI Daop 6 Yogyakarta dan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Tengah telah melakukan serangkaian uji coba perjalanan Commuter Line Yogyakarta ruas Solo BalapanPalur. Uji sinkronisasi sarana dan prasarana dilaksanakan pada 5–6 dan 12–13 April 2022, diikuti dengan uji coba terbatas bagi pengguna pada 20–26 Juni 2022. Uji coba publik resmi dimulai pada Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, 17 Agustus 2022, dengan pengoperasian enam perjalanan setiap hari selama masa uji coba tersebut.[13][14]

Armada

250px-JR205_SLO32_departing_Maguwo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL JR 205 SLO 32 (sekarang BOO 32) berangkat dari Stasiun Maguwo, dan sudah mengenakan motif batik Parang Barong.
250px-KRL_Commuter_Line_dan_Bukit_Boko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL KfW i9000 melintas dengan latar belakang Bukit Boko, Prambanan.

Armada yang digunakan untuk pengoperasian Commuter Line Yogyakarta adalah KRL EA202 (KfW i9000), yang sebelumnya digunakan di Lin Tanjung Priok di Jakarta. KRL ini kemudian dilakukan rehabilitasi keseluruhan di INKA sehingga skema warna mengalami perubahan dari hitam-biru-jingga menjadi merah dengan penambahan corak batik Parang khas Yogyakarta. Pembangunan prasarana pendukung pengoperasian layanan kereta api komuter berbasis kereta rel listrik yang terbengkalai dalam waktu lama mengakibatkan pengoperasian layanan kereta api komuter ini tertunda.[15][16]

250px-JR205_SLO9_Departing_Tugu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRL JR 205 yang akan diberangkatkan sebagai KRL uji coba Yogyakarta-Solo. Sekarang dipindahkan ke Jakarta sejak 2022, digunakan untuk Commuter Line Bogor.

Selain mengoperasikan KRL KfW EA202, KAI Commuter juga sempat mengoperasikan dua rangkaian KRL seri 205 di Lin Yogyakarta.[17] Kedua rangkaian rangkaian seri 205 tersebut didatangkan dari Jepang pada tahun 2020. Setiba di Jakarta, kedua rangkaian KRL ini kemudian dilakukan modifikasi di Depo KRL Depok, dilakukan uji coba di Jakarta,[18] hingga kemudian dilakukan pengiriman ke Stasiun Srowot di Klaten[19] dan Stasiun Solo Balapan.[20] Akibat terlalu tinggi, pada saat pengiriman tersebut, AC pada rangkaian seri 205 nomor formasi SLO9 terbentur saat melewati Jembatan BH 284[21] yang berada di Kabupaten Sragen, tepatnya sebelah utara Stasiun Kalioso.[22]

Rangkaian KRL seri 205 dengan nomor lama KeYo M22 (SLO 32) dan KeYo M23 (SLO 9) dengan stamformasi 8 kereta ini pun akhirnya menjalani dinas terakhirnya di Commuter Line Yogyakarta pada 3 September 2022. Pada 5 September 2022 kedua rangkaian KRL tersebut mulai dipulangkan menuju Depo KRL Depok untuk selanjutnya dioperasikan di Daerah Operasi I Jakarta, sehingga Commuter Line Yogyakarta sepenuhnya dilayani oleh kereta rel listrik seri i9000.[23]

Dikarenakan beberapa rangkaian kereta rel listrik seri i9000 akan dilakukan perawatan akhir di PT INKA, Kota Madiun, Jawa Timur. Pada awal Agustus 2025 yang lalu, KAI Commuter melakukan pengiriman 2 rangkaian kereta rel listrik seri JR 205 menuju Solo Jebres sebagai asistensi sementara KRL seri EA 202 i9000 yang akan melakukan perawatan. Dua rangkaian yang dikirim tersebut adalah JR 205-5 & JR 205-46 melalui 3 kloter tahapan pengiriman serta masing-masing memiliki stamformasi 8 kereta tanpa kabin tengah. Per tanggal 24 Agustus 2025 lalu, KRL JR 205-5 serta JR 205-46 yang sebelumnya dicap milik Depot Depok (DP) kini dicap sebagai milik Depo Solo Jebres (SK) yang artinya permanen bukan asistensi lagi.

Stasiun

960px-Commuter_Line_Yogyakarta_train_route_geographic_map_%282025%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta rute geografis kereta api Commuter Line Yogyakarta
No. stasiun Y Stasiun Jarak (km) Antarmoda penghubung Keterangan Objek wisata dan tempat umum terdekat Lokasi
Antar stasiun Total
Y01P01YA01 Yogyakarta Jarak dari Yogyakarta

0.0

Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta
Y02 Lempuyangan 1.30 1.30
  • Stasiun pemberhentian kereta api antarkota lintas selatan Jawa dan aglomerasi
  • Integrasi dengan Trans Jogja
  • Stadion Kridosono
Y03 Maguwo 6.79 8.10 Sleman
Perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta
Perbatasan Provinsi Jawa Tengah
Y04 Brambanan 7.90 16.01 Klaten Jawa Tengah
Y05 Srowot 5.85 21.86
Y06AS01 Klaten 6.73 28.59
  • Stasiun pemberhentian kereta api antarkota lintas selatan Jawa dan aglomerasi
  • Stasiun pemberangkatan KA BIAS
Y07 Ceper 9.27 37.87
Y08 Delanggu 6.27 44.149
Y09 Gawok 5.54 49.69
  • Desa Industri Rotan Trangsan
Sukoharjo
Y10BK01

AS02

Purwosari 6.63 56.33 Kota Surakarta
Y11

AS03

Solo Balapan 2.83 59.16
  • Monumen 45 Banjarsari
  • Pasar Legi
Y12 Solo Jebres 2.14 61.30
  • Stasiun pemberhentian kereta api antarkota lintas utara Jawa
  • Stasiun pemberhentian AS KA BIAS
Y13 Palur 4.15 65.45 Karanganyar

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Yogyakarta Commuter Line.
  1. Sunaryo, Arie. Putra, Idris Rusadi (ed.). "Tak Hanya Jakarta, Solo-Jogja Juga Bakal Punya Kereta Listrik". Merdeka.com. Yogyakarta: Surya Citra Media. Diakses tanggal 2020-02-12.
  2. Rencana Induk Perkeretaapian Nasional 2030 (PDF). Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2011. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-03-31. Diakses tanggal 2020-02-12.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. 1 2 Syalaby, Achmad (2016-04-10). "Akhir Tahun Ini, Yogyakarta Operasikan KRL". Republika. Mahaka Media. Diakses tanggal 2020-02-12.
  4. Yuliastuti, Nusarina. "Daop VI bersiap realisasikan KRL Yogyakarta-Solo". ANTARA News. Diakses tanggal 2020-02-12.
  5. JawaPos.com (2018-03-30). "Proyek KRL Molor, Tiang Mangkrak di Stasiun Solo Jebres". radarsolo.jawapos.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-20. Diakses tanggal 2020-02-12.
  6. Media, Harian Jogja Digital (2019-08-22). "KRL Solo-Jogja Ditarget Beroperasi 2020, Saat Ini Masuk Tahap Lelang Elektrifikasi". Harianjogja.com. Diakses tanggal 2020-02-12.
  7. Media, Rohmah Ermawati-Solopos Digital (2019-10-16). "Jaringan Listrik KRL Solo–Jogja Dibangun Akhir Tahun 2019". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2020-02-12.
  8. JawaPos.com (2020-02-12). "Proyek KRL Solo-Jogja Masih Tahap Konstruksi". radarsolo.jawapos.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-20. Diakses tanggal 2020-02-12.
  9. "Proyek KRL Solo-Jogja Terhambat Wabah Covid-19: Pekerja Minim, Material Susah Didapat". Solopos.com. 2020-04-19. Diakses tanggal 2020-05-25.
  10. "Investasi Elektrifikasi KRL Yogyakarta-Solo Capai Rp 1,2 T". Republika Online. 2021-01-20. Diakses tanggal 2021-04-24.
  11. Fatimah, Siti (2021-02-19). "KRL Perpanjang Jaringan Sampai Stasiun Palur". Radio Republik Indonesia Surakarta. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-26. Diakses tanggal 2021-07-26.
  12. Fatimah, Siti (2021-02-19). "KRL Perpanjang Jaringan Sampai Stasiun Palur". Radio Republik Indonesia Kota Surakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-09. Diakses tanggal 2021-07-02.
  13. Sushmita, Chelin Indra (2022-08-17WIB10:44:57+00:00). "Cek! Jadwal KRL Solo-Jogja Sampai ke Palur mulai 17 Agustus 2022". Solopos.com. Diakses tanggal 2022-08-17.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  14. https://www.commuterline.id/informasi-publik/berita/mulai-17-agustus-2022-kai-commuter-perpanjang-layanan-perjalanan-krl-lintas-solo-jebres-stasiun
  15. "Berita INKA - PT INKA : 2017 Kereta Listrik Melintasi Solo-Jogja". www.inka.co.id. Diakses tanggal 2020-02-12.
  16. "Berita INKA - Kereta Rel Listrik Solo-Yogya Akan Gantikan KA Prameks". www.inka.co.id. Diakses tanggal 2020-02-12.
  17. Malik, Dusep (2020-11-19). "KRL Yogya-Klaten Siap Beroperasi, Begini Tampang Kerennya". VIVA.co.id. Diakses tanggal 2021-02-10.
  18. "Dua Rangkaian KRL Seri 205 Diujicoba dengan Formasi Pendek". www.redigest.web.id. Diakses tanggal 2021-07-26.
  19. "KRL Seri 205 Rangkaian SLO9 Dikirim ke Daop 6 Yogyakarta". www.redigest.web.id. Diakses tanggal 2021-07-26.
  20. "KRL Seri 205 Rangkaian SLO32 Dikirim ke Solo Balapan". www.redigest.web.id. Diakses tanggal 2021-07-26.
  21. "Daftar Jembatan Kereta Api di Indonesia PORTAL SATU DATA | Kementerian Perhubungan". portaldata.kemenhub.go.id. Diakses tanggal 2025-06-09.
  22. Krisna, Ramadhan (2020-10-30). "Waduh! Dikirim ke Jogja, KRL JR 205 Malah Nyerempet Jembatan". KAORI Nusantara. Diakses tanggal 2025-06-09.
  23. Instrail, author (2022-09-03). "Terimaksih atas jasa yang sudah diberikan oleh KRL JR205 untuk..." Twitter.com. Diakses tanggal 2022-09-03.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
JR East
Toyo Rapid Railway
Tokyo Metro
PT INKA
Tokyu Corporation
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
JR East
PT INKA
CRRC
Non-KRL
120px-Logo_KAI_Commuter.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
Kereta api komuter*
Kereta api lokal***
Layanan yang tidak beroperasi**
Topik terkait
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Bogor
Jalur cabang Nambo
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Rangkasbitung
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tangerang
20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tanjung Priok
Y Commuter Line Yogyakarta
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Basoetta
  • Tebal: Stasiun awal/akhir dan stasiun transit
    : Hanya melayani satu arah
Indonesia Transportasi perkotaan di Indonesia
Sumatra
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Selatan
Sumatera Barat
Lainnya
Jawa
Jabodetabek
Rail
Bus
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Kalimantan
Nusantara
Kalimantan Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi
Papua
Lainnya
Note
Kecuali Transjakarta, BRT di Indonesia umumnya hanya berupa bus dengan halte dan tidak terisolasi dari lalu lintas.
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan