|
A02 C11
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Stasiun BNI City (Sudirman Baru) pada April 2024, dilihat dari arah timur pada petang hari | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama lain | Stasiun Sudirman Baru | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 6°12′5.9663″S 106°49′11.4546″E / 6.201657306°S 106.819848500°E / -6.201657306; 106.819848500 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +6 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Otoritas transportasi | Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | 2 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 2 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan | Kereta bandara: Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta Komuter: Commuter Line Cikarang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur | Atas tanah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | II[2] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan penghubung | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Stasiun BNI City atau Stasiun Sudirman Baru (SUDB)[a] adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jalan Tanjung Karang nomor 1, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat; terletak pada ketinggian +6 meter; melayani pemberhentian Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta dan Commuter Line Cikarang.
Stasiun ini awalnya dikelola oleh PT Railink (KAI Bandara) untuk mengoperasikan kereta bandara Bandara Soekarno-Hatta sekaligus menjadi lokasi kantor pusat perusahaan tersebut. Per 1 Januari 2023, KAI Commuter resmi mengakuisisi layanan kereta bandara Bandara Soekarno-Hatta dari KAI Bandara dengan ditekennya dokumen peralihan operator pelayanan operasional dan akta jual beli pada 30 Desember 2022.[7]
Sejarah
Awal pengoperasian
Awalnya stasiun ini diberi nama "Sudirman Baru" karena terletak di pinggir Jalan Jenderal Sudirman. Artinya, nama stasiun ini harus dibedakan dengan Stasiun Sudirman yang hanya melayani rute Commuter Line. Bank Negara Indonesia (BNI), Kereta Api Indonesia (KAI), dan Railink telah menyetujui penamaan stasiun ini sebagai BNI City sebagai strategi dalam mewujudkan sinergi antar badan usaha milik negara, serta menjadi stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan konsep hak penamaan.[8] BNI turut serta mengelola stasiun ini bersama PT Railink dan PT KAI; dengan menyediakan fasilitas penunjang berupa ATM dan mesin tiket.[9]

Stasiun BNI City mulai melayani penumpang pada 26 Desember 2017 dan diresmikan pada 2 Januari 2018. Dengan hadirnya stasiun ini, akan mempermudah mobilitas penumpang bandara, baik dari Bandara Soekarno-Hatta menuju DKI Jakarta maupun penumpang komuter dari DKI Jakarta menuju Kota Tangerang, Banten.[10]
Pengoperasian layanan kereta api komuter
Pada 30 Juli 2022, Stasiun BNI City mulai melayani penumpang Commuter Line Cikarang. Pengoperasian layanan kereta api komuter di stasiun ini bertujuan untuk membagi kepadatan penumpang di Stasiun Sudirman Lama hingga 40%. Pengoperasian dilakukan dengan memisahkan gerbang dan alur penumpang masuk/keluar layanan kereta api komuter serta kereta api bandara, tetapi belum dilakukan pemisahan peron antara kedua layanan KAI tersebut.[4][5]
Peleburan Stasiun Karet
Saat awal dioperasikannya Commuter Line Cikarang di Stasiun BNI City, beredar kabar bahwa Stasiun Karet di sisi barat Stasiun BNI City akan dilakukan penutupan karena jarak yang terlalu dekat Stasiun BNI City. Anne Purba selaku VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) membantah kabar bahwa Stasiun Karet akan ditutup akibat pengoperasian layanan kereta api komuter di BNI City.[11][12]
Pada tanggal 1 Januari 2025, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengungkapkan penutupan Stasiun Karet sehubungan dengan ketiadaan stasiun ini pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) Tahun 2025. Penutupan tersebut diakomodasi dengan penambahan jalan setapak di tepi Sungai Ciliwung (riverwalk) dan selasar yang terhubung dengan pintu Stasiun BNI City baru di sisi timur bangunan. Selain itu, dilakukan pula perpanjangan Peron 2 ke sisi barat dan timur. Pengembangan dan peleburan stasiun ini dengan Stasiun BNI City diharapkan dapat memperbaiki ekosistem perkeretaapian dan mengoptimalkan layanan kepada pelanggan.[13][14] Sebagai dampaknya, Stasiun Karet akhirnya ditutup pada 1 September 2026. Aktivitas penumpang dan pembelian tiket sepenuhnya dialihkan ke Stasiun BNI City melalui akses dari samping Stasiun Karet.[15][16]
Tata letak
Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan keduanya merupakan sepur lurus.
PLantai peron Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan Jalur 1 ← (Duri) Commuter Line Basoetta menuju Bandara Soekarno-Hatta
← (Tanah Abang) Commuter Line Cikarang menuju Angke dan Kampung Bandan (via Manggarai) Jalur 2 ← Commuter Line Basoetta menuju Manggarai (Manggarai) →
← Commuter Line Cikarang menuju Cikarang (via Manggarai) (Sudirman) → Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan G Bangunan utama stasiun
Layanan kereta api
Kereta bandara
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| Bandara Soekarno-Hatta | Manggarai | - | |
Komuter
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| Bekasi | Angke | Via Tanah Abang—Manggarai | |
| Kampung Bandan | Perjalanan searah jarum jam via Tanah Abang | ||
| Perjalanan berlawanan arah jarum jam via Manggarai | |||
Ciri khas
Stasiun BNI City dikenal sebagai stasiun dengan serupa bandara dengan fasilitas lengkap seperti troli, tempat penurunan kendaraan (dropzone), ruang tunggu mewah dengan pengisian daya gawai nirkabel, passenger information display berisi jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, bahkan piano. Stasiun ini juga menjadi percontohan sebagai stasiun cerdas (smart station) melalui penerapan fasilitas dan teknologi seperti lampu peron otomatis, turbin angin, dispenser air minum RO, passenger automatic control di peron stasiun, serta SPKLU di Lantai 1 dan Lantai 2 stasiun.[b][17] Di bagian atas sisi timur Stasiun BNI City, terdapat instalasi seni berbentuk bunga dan akar bertajuk "Akar Perjalanan" karya seniman Wisnu Ajitama. Akarnya melambangkan sejarah dan perjalanan manusia, kota, serta mobilitas bertransportasi. Sementara bunga melambangkan simbol harapan dan awal perjalanan baru.[18]
Stasiun ini juga memiliki layanan stempel stasiun (駅スタンプ, eki sutanpu), serupa dengan stasiun-stasiun di Jepang yang bertajuk Stamp Rally. Stempel Stasiun BNI CIty disediakan sejak tanggal 24 Agustus 2026 dengan gambar cap yang tercantum di dalam stempel stasiun yakni merupakan gambar simbolis yang mencerminkan cerita, sejarah, dan budaya di lingkungan stasiun. Stempel tersedia di dalam area stasiun dan dapat dibubuhkan pada buku khusus bernama KAI Stamp Rally Passport atau pada media lainnya.[19]
Antarmoda pendukung
Pintu barat
| Jenis angkutan umum | Trayek | Tujuan |
|---|---|---|
| Bus kota Transjakarta | 8C (MetroTrans) | Stasiun Tanah Abang-Pasar Kebayoran Lama |
| Mikrotrans | JAK 8 | ITC Roxy Mas-Pasar Bendungan Hilir |
| JAK 9 | ITC Roxy Mas-Karet Tengsin |
Pintu timur
Insiden
Pada 5 Februari 2018, stasiun ini ditutup sementara mengingat terjadi longsor di sekitar bandara yang mengakibatkan KAI Bandara berhenti beroperasi untuk sementara.[20] Pada 8 Februari 2018, stasiun ini kembali melayani KRL Railink Basoetta dengan pembatasan kecepatan di titik longsor sepanjang 100 m.[21]
Galeri
- Eksterior stasiun
- Tampak perspektif Stasiun Sudirman Baru (BNI City)
- Dilihat dari Jalan Jenderal Sudirman pada malam hari.
- KRL Commuter Line melintas langsung Stasiun BNI City.
- Stasiun BNI City (Sudirman Baru) pada Februari 2022, dilihat dari arah timur
- Akses stasiun
- Akses travelator menuju concourse stasiun pada Juli 2022
- Fasilitas lift stasiun yang kala itu tidak dioperasikan.
- Plang bus stop pengumpan Transjakarta yang pernah beroperasi pada awal pengoperasian Stasiun BNI City.
- Akses menuju stasiun melalui rampa penghubung dari Stasiun BNI City.
- Gerbang tiket otomatis untuk secara langsung mengakses layanan KRL Commuter Line di jalur 1.
- Fasilitas troli di depan stasiun bagi pengguna KRL Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.
- Lokasi penjemputan/penurunan (drop zone) Stasiun BNI City.
- Akses masuk sisi timur lantai atas.
- Outlet kendaraan listrik (SPBKLU) di depan dan di atas gedung parkir stasiun.[c]
- Interior stasiun
- Interior stasiun
- Fasilitas mesin tiket untuk naik KA Commuter Line Lin Soekarno-Hatta.
- Fasilitas mesin tiket untuk naik KA Commuter Line Lin Soekarno-Hatta.
- Loket KRL Commuter Line yang melayani pembelian dan pengisian ulang Kartu Multi Trip (KMT) sekaligus gerai C-Corner.
- Suasana pada aula di lantai dua stasiun yang relatif sepi.
- Fasilitas musala Stasiun BNI City di lantai dua, selain yang berada di sisi barat stasiun.
- Emplasemen dan peron
- Papan nama Stasiun BNI City yang ada di emplasemen stasiun.
- Kenampakan peron jalur 1 Stasiun BNI City.
- Turbin angin yang memanfaatkan gerak KRL di jalur 1 sebagai sumber listrik alternatif yang ramah lingkungan.
- Peron Stasiun BNI City
Catatan
- ↑ Meskipun menggunakan nama BNI City dalam papan nama stasiun dan petunjuk arah, PT KAI acapkali masih menggunakan nama Sudirman Baru untuk kepentingan penjualan tiket dan operasional perjalanan kereta api.[6]
- ↑ SPKLU masih dikhususkan untuk kendaraan dinas pegawai Kereta Api Indonesia.
- ↑ Penggunaan saat ini hanya dikhususkan bagi petugas stasiun dan dinas.
Referensi
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ↑ "Kunjungi Stasiun Sudirman Baru, Menhub Pastikan KA Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi 26 Desember 2017". Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub. 2017-12-25. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-27. Diakses tanggal 2022-08-27.
- 1 2 Idris, Muhammad (2022-07-29). Idris, Muhammad (ed.). "Mepet Stasiun Sudirman, Stasiun BNI City Juga Layani KRL mulai Besok". Kompas.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-10. Diakses tanggal 2022-07-30.
- 1 2 Hikam, Herdi Alif Al. "Naik Turun KRL Bisa Lewat Stasiun BNI City Mulai Hari Ini!". detikcom. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-09-28. Diakses tanggal 2022-07-30.
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-04-14. hlm. 19. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-05-11. Diakses tanggal 6 September 2024 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cakti, Aji (2023-03-04). Situmorang, Biqwanto (ed.). "KAI Commuter resmi kelola Kereta Bandara Soekarno-Hatta". Antara News. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-04-30. Diakses tanggal 2024-04-30.
- ↑ Rahman, Abdul (2018-01-09). "Asal Usul Nama Stasiun BNI City". Bisnis.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-07. Diakses tanggal 2024-02-07.
- ↑ Rachman, Fadhly Fauzi (5 Desember 2017). "Stasiun Kereta Bandara, Sudirman Baru atau BNI City?". detikcom. Jakarta: DetikFinance. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Januari 2020. Diakses tanggal 4 Januari 2018.
- ↑ Putra, Putu Merta Surya (2 Januari 2018). Yulika, Nila Chrisna; Nurdiarsih, Fadjriah (ed.). "Usai Peresmian, Jokowi Jajal Kereta Bandara ke Stasiun Sudirman". Liputan6.com. Jakarta: Liputan6.com. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Januari 2018. Diakses tanggal 4 Januari 2018.
- ↑ Idris, Muhammad (2022-07-29). Idris, Muhammad (ed.). "Stasiun BNI City Layani KRL, lalu Benarkah Stasiun Karet Ditutup?". Kompas.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-02. Diakses tanggal 2022-07-31. Stasiun Karet tidak ditutup dan tetap akan digunakan untuk melayani pengguna KRL
- ↑ Pradana, Rio Sandy (2022-07-29). Saputra, Dany (ed.). "Stasiun BNI City Layani KRL, Stasiun Karet Ditutup? KCI Buka Suara". Bisnis.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-09. Diakses tanggal 2022-07-31.
- ↑ Fadilah, Ilyas (2025-01-25). "Erick Ungkap Rencana Tutup Stasiun KRL Karet, Ini Alasannya". detikfinance. Jakarta. Diakses tanggal 2025-01-04.
- ↑ Rahman, Faisal (2025-01-03). "Sayonara! Stasiun Legendaris Karet Ditutup Februari 2025 - Foto 8". CNBC Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 2025-01-04.
- ↑ Azzam, Abdullah (2026-08-31). "Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September 2026, Penumpang Dialihkan ke BNI City". Bisnis.com. Diakses tanggal 2026-08-31.
- ↑ Hikam, Herdi Alif Al. "Penumpang Tak Bisa Naik-Turun KRL di Stasiun Karet Mulai 1 September". detikFinance. Jakarta: Trans Digital Media. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ Satria, Rizk Putra (2025-01-31). Prasetyo, Wisnu Bagus (ed.). "Stasiun BNI City Jadi Percontohan Smart Station, Ini Layanannya". InvestorTrust. Jakarta. Diakses tanggal 2026-08-29.
- ↑ "Bunga di atas Stasiun KRL BNI City ternyata bukan bunga beneran.", Kompas, 2026-02-10, diakses tanggal 2026-08-29
- ↑ KAI 121 (2026-08-24). "𝗔𝗱𝗮 𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗸𝗺𝗮𝘁𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝗲𝗻𝗴 𝗞𝗔𝗜 𝗱𝗮𝗻 Commuter Line". Facebook. PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diakses tanggal 2026-08-25.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) - ↑ Pitoko, Ridwan Aji (5 Februari 2018). Patnistik, Egidius (ed.). "Tembok Perimeter Selatan Ambrol, Kereta Bandara Berhenti Operasi". Kompas.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Maret 2023. Diakses tanggal 8 Februari 2018.
- ↑ Pitoko, Ridwan Aji (8 Februari 2018). Rastika, Icha (ed.). "Kereta Bandara Kembali Beroperasi". Kompas.com. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Maret 2023. Diakses tanggal 9 Februari 2018.
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Karet menuju Tanah Abang |
Lintas Jakarta Segmen Tanah Abang–Manggarai–Jatinegara |
Sudirman menuju Jatinegara | ||


