|
C05
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Stasiun Kemayoran, 2019 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 6°9′44″S 106°50′35″E / 6.16222°S 106.84306°E / -6.16222; 106.84306 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +4 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Otoritas transportasi | Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | 4 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 4 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan | Commuter Line Cikarang | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur | Atas tanah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | II[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 1887 (BOS)[3] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Station Kemajoran | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis persinyalan |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Stasiun Kemayoran (KMO) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di perbatasan antara Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, dan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 m ini hanya melayani Commuter Line Cikarang dengan jarak 5 km arah selatan dari Jakarta Kota.
Sejarah

Stasiun ini terletak di bekas jalur BOSM sebelah utara Stasiun Pasar Senen, berada di ujung timur wilayah Weltevreden. Stasiun ini dinamakan sesuai dengan nama daerah pemukiman di sekitarnya, berdiri pada awal abad-20. Stasiun dan jalurnya diambil alih oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1898.[3]
Pascaakuisisi oleh SS pada 1898, nama Stasiun Kemayoran, sempat diubah menjadi Weltevreden S.S. (WLS), dan singkatan stasiun ini terus digunakan meski nama stasiun ini dikembalikan menjadi Kemayoran lagi dengan beralihnya kepemilikan Stasiun Weltevreden NIS ke tangan SS.[5]
Aslinya, bangunan stasiun ini terbuat dari kayu dan memiliki kanopi. Setelah jalur ini diambil alih oleh SS, Stasiun Kemayoran kemudian dikembangkan oleh SS. Pada tahun 1902, dibangun jalur pintas dari Kemayoran menuju Ancol, digunakan untuk mempercepat arus pengiriman barang menuju Tanjung Priok. Jalur itu dibuka pada tanggal 1 Maret 1904.[6][7] Jalur ini melewati pos blok percabangan yang diberi nama Pisangbatu, kini dikenal sebagai Stasiun Rajawali. Pada 1904, stasiun ini dan Stasiun Pasar Senen sempat menjalani renovasi, yang keduanya menggelontorkan dana sebesar ƒ350.000,00.[8]
Dengan dioperasikannya lokomotif listrik dan layanan kereta api komuter pertama di jalur Batavia—Buitenzorg pada tahun 1925, SS kemudian merencanakan pembangunan jalur ganda di hampir seluruh lintas Jakarta sejak tahun 1926. Sebagai langkah awal, jalur ganda pertama di lin Batavia adalah antara Kemayoran—Batavia dan Sawah Besar—Weltevreden. Bahkan, perombakan juga dilakukan pada jalur menuju Tanjung Priok setelah diresmikannya Stasiun Tanjung Priok baru pada tahun 1925.[7]
Hingga tahun 1980-an, ruangan Stasiun Kemayoran yang dindingnya kayu tersebut disewakan oleh para pensiunan pegawai PJKA yang belum bisa memiliki rumah. Bangunan stasiun tersebut akhirnya dibongkar pada Juni 1987 karena terbakar pada awal Mei 1986, yang menyebabkan atap peron ludes dan menyisakan kerangkanya saja. Bangunan tersebut kemudian diganti dengan bangunan baru yang ada pada saat ini. Sejatinya bangunan lama Stasiun Kemayoran masih menggunakan ejaan lama "Kemajoran". Akan tetapi pada huruf J sedikit dicoret sehingga terlihat seperti EYD "Kemayoran". Hal yang sama juga terjadi di Stasiun Pasirhajam di mana huruf J dicoret menyerupai huruf Y.[9][10][11]
Tata letak

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api. Emplasemen sebelah utara merupakan jalur dwiganda, sedangkan emplasemen selatan merupakan jalur ganda. Jalur 1 merupakan sepur lurus arah Cikampek, jalur 2 merupakan sepur lurus arah Jakarta Kota, jalur 3 merupakan sepur lurus dari Tanjung Priok dan jalur 4 merupakan sepur lurus arah Tanjung Priok.
PLantai peron Jalur 4 ← Sepur lurus ke arah Tanjung Priok Peron pulau Jalur 3 Sepur lurus ke arah Cikampek → Peron pulau Jalur 2 ← Sepur lurus arah Jakarta Kota ← (Rajawali) Commuter Line Cikarang menuju Kampung Bandan Peron pulau Jalur 1 Sepur lurus arah Cikampek → Commuter Line Cikarang menuju Cikarang via Pasar Senen (Gang Sentiong) → Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan G Bangunan utama stasiun
Layanan kereta api
Mulai 8 Juni 2019, seluruh perjalanan kereta api lokal yang melayani rute Jakarta—Cikampek—Purwakarta p.p. (Cilamaya Ekspres, Walahar Ekspres, dan Jatiluhur/Lokal CKP) melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini.[12][13] Otomatis, sejak saat itu pula stasiun ini hanya melayani perjalanan Commuter Line Cikarang saja.
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| Bekasi | Jakarta Kota (hanya jadwal malam dan dini hari | via Jatinegara—Pasar Senen | |
| Kampung Bandan | |||
| Perjalanan searah jarum jam via Pasar Senen | |||
| Perjalanan berlawanan arah jarum jam via Angke | |||
Antarmoda pendukung
| Jenis angkutan umum | Trayek | Tujuan |
|---|---|---|
| Bus kota Transjakarta | Terminal Senen—Pluit | |
| Mikrotrans | JAK 24 | Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading) |
Galeri
- Stasiun Kemayoran, 2010
- Bagian Luar Stasiun Kemayoran, 2019
- Papan Jadwal KA Lokal
Insiden
Pada awal Mei 1986, Stasiun Kemayoran mengalami kebakaran besar. Api melahap hampir seluruh bagian overkapping stasiun hingga hanya menyisakan rangka bajanya. Meski demikian, layanan kereta api jarak jauh seperti kereta api Patas Ekonomi rute Jakarta—Solo masih dilayani seperti biasa. Besi rangka pun dibongkar dan diganti dengan kanopi peron bersegi tiga.[14]
Pada tanggal 2 Oktober 2010, KRL Depok—Jatinegara anjlok di antara stasiun Kemayoran dan luar Stasiun Kemayoran.[butuh rujukan]
Daftar referensi
Umum
de Bruyn Kops, A.L. (1940). "De Ringbaan in en om Batavia". Spoor- en Tramwegen. 13 (22): 435–439.
Khusus
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- 1 2 Anonim (1897). Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij.
- ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-02-27. Diakses tanggal 2020-05-09.
- ↑ de Bruyn Kops 1940, hlm. 436.
- ↑ Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij.
- 1 2 Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link) - ↑ "Uit Ons Parlement: Begrooting van Ned.-Indië voor 1905: Staatsspoorwegen". De Ingenieur. No. 39. 1904. hlm. 697.
- ↑ "Tinggal Kerangka". Sinar Harapan. 24 Juni 1986.
- ↑ "Si Kaya yang Tak Mampu Mengamankan Miliknya Sendiri". Kompas. 28 September 1983.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Dibenahi". Bisnis Indonesia. 5 Juni 1987.
- ↑ "Ini Penjelasan PT KAI soal KA Lokal Tidak Berhenti di Stasiun Kemayoran". Kompas.com. Diakses tanggal 2019-09-25.
- ↑ Ramdhani, Jabbar. "KA Walahar dan KA Jatiluhur Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran Per 8 Juni". detikcom. Diakses tanggal 2019-09-25.
- ↑
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Rajawali (d.h. Pisangbatu) menuju Jakarta Kota |
Jakarta–Cikampek–Padalarang Jakarta Kota–Cikampek Lintas Jakarta segmen Jakarta Kota–Jatinegara |
Pasar Senen menuju Cikampek | ||
| Terminus | Lintas Jakarta Segmen Kemayoran–Tanjung Priok |
Rajawali menuju Tanjung Priok | ||
| |||
| |||
| Y Commuter Line Yogyakarta | |||
| |||
Topik mengenai Batavia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Daerah |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jalan | Molenvliet Oost · Molenvliet West · De Groote Postweg · Rijswijk · Noordwijk · Princen Laan · Sluisburg Straat · Nieuwpoort Straat · Parapattan Straat · Nassau Boulevard · Van Heutsz Boulevard · Orange Boulevard · Oude Tamarinde Laan · Jacatraweg · Koningsplein Straat · Landhuisweg · JP Coenweg · Mampangweg · Nieuwe Vliegveldlaan · Senenweg · Rijswrjkstraat · Kemajoranweg · Matramanweg · Drukkerijweg · Bacharachtsgracht · Passerstraat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Taman | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim Sepak Bola | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Bangunan |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Perusahaan Layanan Masyarakat | Koninklijke Paketvaart Maatschappij · De Nederlandsche Handel-Maatschappij · Landarchief · Bataafsche Petroleum Maatschappij · Landsdrukkerij · Eijkman Instituut · N.V. de Bouwploeg · Batavia Oosterspoorweg Maatschappij · Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij · Staatsspoorwegen · Bataviasche Verkeers Maatschappij | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Bank | De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sarana Pendidikan | St. Aloysius Broederschool · School tot Opleiding van Indische Artsen · Geneeskundige Hoogeschool te Batavia · Rechtshoogeschool te Batavia · Ursulinen Klooster · Eerste School D · Meer Uitgebreid Lager Onderwijs · Prins Hendrick School · Algemene Middlebare School · Carpentier Alting Stichting Nassau School · Koning Willem III School te Batavia | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Taman Pemakaman Umum | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Transportasi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||



