Senin, 19 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Ereveld Menteng Pulo

Ereveld Menteng Pulo

kawasan pemakaman di Indonesia

Bagikan:
Ereveld Menteng Pulo
250px-Mentengpulo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ereveld Menteng Pulo
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Ereveld_Menteng_Pulo&revid=28666718&groups=_80da0a232273a327a038d69ed2811b4082a18aeb&parser=parsoid
Peta interaktif Ereveld Menteng Pulo
Rincian
DidirikanDesember 8, 1947;78 tahun lalu (1947-12-08)
Lokasi
NegaraIndonesia
Koordinat6°13′20″S 106°50′22″E / 6.2223345°S 106.8394822°E / -6.2223345; 106.8394822
JenisPemakaman perang
PemilikYayasan Makam Kehormatan Belanda
Luas29.000 m²
Jml. kuburanSekitar 4.300

Ereveld Menteng Pulo adalah sebuah pemakaman perang yang terletak di Jalan Menteng Pulo RT 3/RW 12, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Indonesia. Ini adalah salah satu dari dua pemakaman perang Belanda di Jakarta, yang lainnya adalah Ereveld Ancol di Ancol. Ereveld Menteng Pulo dibangun untuk menampung para korban perang dari pendudukan Jepang selama Perang Dunia II. Saat ini dikelola oleh Oorlogsgravenstichting [nl] (OGS), yang merupakan organisasi yang mengelola seluruh pemakaman perang Belanda di dunia.[1]

Sejarah

250px-Begrafenis_generaal_Spoor_op_Ereveld_Menteng_Pulo%2C_Bestanddeelnr_4071.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemakaman Jenderal Simon Spoor

Dibangun di atas tanah wakaf berbentuk L yang disediakan oleh pemerintah Jakarta pada waktu itu. Taman Makam Perang Menteng Pulo dirancang pada tanggal 7 Desember 1946 oleh arsitek Hugo Anthonius van Oerle, yang bertugas sebagai letnan kolonel di Divisi Pertama Angkatan Darat Kerajaan Belanda. Peletakan fondasi pertama dilakukan oleh Letnan Jenderal Simon Spoor, yang pada waktu itu adalah pemimpin militer Belanda berpangkat tertinggi di kepulauan Indonesia. Ada sekitar 4.300 makam anggota Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) yang terbunuh selama Perang Kemerdekaan Indonesia, dan korban kekejaman di kamp-kamp interniran yang dikelola Jepang selama Perang Dunia II. Tidak hanya etnis Belanda, tetapi juga anggota KNIL asli Indonesia dimakamkan di sini. Dari tahun 1946 hingga 1950, hanya ada 22 makam. Namun, sejak tahun 1960, Menteng Pulo telah menjadi makam bagi jenazah yang dipindahkan dari beberapa daerah di Indonesia seperti Banjarmasin, Tarakan, Balikpapan, Manado, Makassar, Palembang, dan Cililitan. Makam-makam di pemakaman ini tersusun dalam delapan belas blok.[2]

Selain ribuan makam korban Perang Dunia II, di Ereveld Menteng Pulo terdapat beberapa monumen yang menjadi ciri khas. Kedua bangunan tersebut adalah Gereja Simultaan yang di dalamnya terdapat salib-salib dari rel kereta api yang diambil dari jalur Burma di Jalur Kereta Api Thai–Burma. Gereja ini tidak hanya digunakan untuk berdoa, tetapi juga sebagai tempat peringatan dan upacara untuk semua agama, serta Kolumbarium yang menyimpan abu jenazah 754 personel militer Belanda yang gugur sebagai tawanan perang.[3]

Galeri

  • Monumen Glodok di Ereveld Menteng Pulo
    Monumen Glodok di Ereveld Menteng Pulo
  • Monumen Penerbang Militer di Ereveld Menteng Pulo
    Monumen Penerbang Militer di Ereveld Menteng Pulo
  • Monumen salib di Ereveld Menteng Pulo
    Monumen salib di Ereveld Menteng Pulo
  • Columbarium di Ereveld Menteng Pulo
    Columbarium di Ereveld Menteng Pulo
  • Pemandangan udara Ereveld Menteng Pulo
    Pemandangan udara Ereveld Menteng Pulo

Tokoh yang dimakamkan di Menteng Pulo

Bacaan lanjutan

  • Gedenkboek de Nederlandse oorlogsgraven stichting (“Buku kenangan Yayasan Belanda untuk Permakaman Perang”), 2007

Referensi

  1. ↑ Prakoso, Johanes Randy. "Mengenal Makam Kehormatan Belanda di Menteng Pulo". detikTravel. Diakses tanggal 2022-12-23.
  2. ↑ "Sejarah yang Terkubur di Evereld Menteng Pulo". MerahPutih. 2017-07-08. Diakses tanggal 2022-12-23.
  3. ↑ "Menengok Columbarium di Ereveld Menteng Pulo, Tempat Penyimpanan Abu Korban Perang Dunia Kedua". Tribunjakarta.com. Diakses tanggal 2022-12-23.

Pranala luar

Topik mengenai Batavia
Daerah
Duizendeilanden
Benedenstad
Bovenstad
Ommelanden
Lambang Kota Batavia
Lambang Kota Batavia
Jalan
Taman
Tim Sepak Bola
Bangunan
Pelabuhan
Stasiun Kereta Api
Halte Trem
Bandara
Tempat Pemerintahan
Rumah Besar
Penjara
Kastel/Benteng/Bastion
Tempat Ibadah
Tempat Hiburan
Rumah Sakit
Kantor Pos
dan Kantor Telegraf
Kantor Telepon
Hotel
Museum
Lapangan Bola
Pasar
Mercusuar
Lain-Lain
Perusahaan Layanan
Masyarakat
Bank

De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank

Sarana Pendidikan
Taman
Pemakaman Umum
Transportasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan