Minggu, 20 September 2026
15:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Johan Maurits Mohr

Johan Maurits Mohr

Johan Maurits Mohr
Lahir(1716-08-18)18 Agustus 1716
Meninggal27 Oktober 1775(1775-10-27) (umur 59)
AlmamaterUniversitas Groningen
Masa aktif1737–1775
Dikenal karenaLaporan transit Venus pada tahun 1761 dan 1769
Pasangan menikah
Johanna Cornelia van der Sluys
(m. 1739;meninggal 1750)

Anna Elisabeth van ’t Hoff
(m. 1752)

Johan Maurits Mohr (18 Agustus 1716  27 Oktober 1775) adalah seorang pastor, astronom, dan meteorolog Belanda kelahiran Jerman yang kemudian menetap di Batavia, Hindia Belanda. Dia dikenal atas laporan pengamatannya terhadap transit Venus yang terjadi pada tahun 1761 dan 1769. Peristiwa itu merupakan kesempatan langka untuk menentukan jarak rata-rata Bumi ke Matahari, salah satu masalah utama astronomi pada awal abad ke-18. Sebelum tertarik di bidang ilmu pengetahuan, Mohr merupakan pastor di sebuah gereja Portugis lokal di Batavia dan penerjemah Alkitab ke dalam bahasa Melayu dan bahasa Portugis.

Observatorium pribadinya di Molenvliet (kini Glodok, Jakarta Barat), kini sudah tidak ada lagi, merupakan observatorium pertama di Indonesia.[1]

250px-Tekening_van_huis_en_astronomisch_observatorium_van_J.M._Mohr_te_Batavia_-_20652224_-_RCE_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran observatorium milik Mohr yang dibuat antara tahun 1768-1775 oleh Johannes Rach

Kehidupan awal

Mohr lahir pada 18 Agustus 1716 di Eppingen, sebuah kota di Elektorat Pfalz (kini bagian dari Baden-Württemberg, Jerman).[2] Ia merupakan anak dari seorang pendeta Gereja Reformasi. Pada 12 Agustus 1733,[3] ia mengambil jurusan teologi di Universitas Groningen. Catatan matrikulasi menuliskan bahwa ia masuk dengan "bebas biaya". Ia menyelesaikan kuliahnya pada 1736 dengan tesis perdebatan umum mengenai peran penglihatan dalam Alkitab.[4]

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_Portugese_Buitenkerk_in_Batavia_TMnr_10016606.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah gereja Portugis di Batavia pada abad ke-20

Pada 1737, ia berlayar ke Hindia Belanda dengan kapal Oostrust milik VOC dan tiba di Batavia pada 24 Oktober. Di sana, ia mengabdi sebagai vikaris selama dua tahun, kemudian ditugaskan oleh VOC untuk memimpin sebuah komunitas Portugis di Sailan Belanda. Namun, ia meminta izin untuk tetap di Batavia agar dapat menyempurnakan keahliannya berbahasa Portugis. Penugasannya akhirnya dibatalkan setelah ia menikah.[4]

Kehidupan pribadi

Pada 1739, Mohr menikah dengan Johanna Cornelia van der Sluys. Van der Sluys kemudian meninggal pada September 1750. Pada April 1752, Mohr menikahi Anna Elisabeth van 't Hoff, seorang janda dan putri seorang pejabat VOC yang kaya raya. Van 't Hoff sebelumnya menikah dengan dua pria, yaitu Gabriel Hendrik van Gehren (meninggal pada 1741) dan Willem Cornelis Visboom (meninggal pada 1747), dan setiap pernikahannya menghasilkan seorang anak laki-laki. Pernikahan Mohr dengan Van 't Hoff menghasilkan satu anak perempuan yang bernama Johanna Mauritia Mohr.[4]

Pada awal 1775, Mohr melaporkan bahwa kesehatannya memburuk. Akibatnya, dia tidak bisa lagi melanjutkan penelitian lagi. Mohr akhirnya meninggal dunia pada 27 Oktober 1775 di Batavia. Ia baru dikuburkan sehari kemudian.[2]

Penghargaan

Planet minor 5494 Johanmohr dinamai untuk menghormatinya, setelah ditemukan pada tahun 1933 oleh Karl Wilhelm Reinmuth.[5][6]

Referensi

  1. Yamani, Avivah (14 April 2012). "Transit Venus (1761 & 1769) dari Tanah Batavia". Langit Selatan. Diakses tanggal 31 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Johan Maurits Mohr". Het Biografisch Portaal van Nederland. Diakses tanggal 2 Oktober 2021.
  3. Historisch Genootschap te Groningen 1915, hlm. 182.
  4. 1 2 3 Zuidervaart & Van Gent 2004, hlm. 9-10.
  5. "(5494) Johanmohr = 1933 UM1 = 1971 QD = 1986 TV10 = 1990 HK2". IAU Minor Planet Center. Diakses tanggal 31 Agusuts 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  6. "5494 Johanmohr (1933 UM1)". JPL Small-Body Database Browser. Diakses tanggal 31 Agustus 2021.

Sumber


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan