Kamis, 15 Oktober 2026
22:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Stasiun Salemba

Stasiun Salemba

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Singkatan stasiun ini bukan berarti Sekolah Luar Biasa.
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Salem.
Stasiun Salemba
Salemba+8 M
330px-Stasiun_Salemba_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Salemba, 2023
Lokasi
Koordinat 6°11′39.50999″S 106°50′43.98000″E / 6.1943083306°S 106.8455500000°E / -6.1943083306; 106.8455500000
Ketinggian+8 M
Operator
Letak
km 0+756 lintas Pegangsaan-Salemba[1]
LayananTidak ada layanan.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1904
Ditutup2 September 1981
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.1943083305556,106.84555,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Salemba&revid=28509802&groups=_4b91a3ffea1d0f94a8f3d953dad6690d0cece641&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Salemba (SLB) merupakan stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Kenari, Senen, Jakarta Pusat, terletak pada ketinggian +8 M, dan termasuk ke dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta. Stasiun ini dibangun hanya untuk angkutan opium yang lokasi pabriknya berada di area Salemba, dan bukan untuk angkutan penumpang. Selain angkutan opium, terdapat juga angkutan buah-buahan dan kayu di sini. Stasiun ini dekat dengan Stasiun Pegangsaan, hanya 756 M saja

Sejarah

Tampak kondisi emplasemen Stasiun Salemba dan pabrik opium dari udara, 1930-an.
Tampak kondisi emplasemen Stasiun Salemba dan pabrik opium dari udara, 1930-an.

Pasca-akuisisi Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij(BOS) oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1898, dilakukan penataan terhadap jalur kereta api Batavia–Kedunggedeh. Selain membangun jalur baru ke Merak, juga dibangun beberapa jalur kereta api di lintas Jakarta, di antaranya adalah segmen Tanjung Priok–Kemayoran–Jatinegara serta lintas Tanah Abang–Salemba–Kramat/Kramat Sentiong. Untuk segmen Salemba ini, jalurnya memotong jalur milik Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) lintas Batavia–Buitenzorg. Jalur ini rampung pada 1 Maret 1904.[3]: 117 

Pada awalnya, stasiun ini dahulu memiliki banyak percabangan jalur. Di antaranya, jalur yang mengarah ke Stasiun Tanah Abang via HI, ada yang ke Stasiun Cikini, ada pula yang ke Stasiun Kramat, Stasiun Gang Sentiong,[4] dan ada juga yang masuk ke dalam pabrik opium untuk melakukan kegiatan bongkar muat.[5] Kemudian setelah akuisisi jalur NIS oleh SS pada 1913, dibuat wesel percabangan dari sebelah utara Stasiun Cikini, menuju stasiun ini.[6] Setelah dibukanya Stasiun Manggarai pada 1 Mei 1918, jalur cabang dua yang mengarah ke Kramat dan Gang Sentiong ditutup lebih awal dan diganti dengan jalur dari Manggarai ke Meester Cornelis (Jatinegara).[7] Sementara itu, jalur yang mengarah ke Tanah Abang via HI ditutup pada tanggal 1 Agustus 1922, seiring dengan dibukanya jalur baru Manggarai-Tanah Abang via Sudirman, yang saat ini dikenal sebagai Blue Line, serta juga karena penataan kawasan Menteng.[8]

Jalur dan stasiun ini masih bertahan hingga awal era 1980-an, tetapi sudah berubah fungsi menjadi sebuah stasiun gudang, dan bukan untuk layanan KA barang lagi. Diperkirakan, stasiun ini digunakan untuk tempat penyimpanan AMUS (Alat Material untuk Siaga) serta peralatan-peralatan perkeretaapian lainnya. Pada 2 September 1981, PJKA akhirnya menutup stasiun ini, berikut jalurnya.[5][9]

Jalur ini dibongkar secara total. Bekas lokasi pabrik opium tersebut kini menjadi bagian dari kampus Pascasarjana Universitas Indonesia, sedangkan bekas bangunan stasiunnya, kini sudah menjadi rumah warga.[10] Bekas railbed dari jalur ini pun juga sudah menjadi pemukiman padat penduduk dan gang sempit pasar Cikini. Namun, masih terdapat bekas sebuah jembatan KA yang tersisa. Bagian tengah dari jembatan tersebut kini sudah diaspal dan digunakan oleh warga sekitar untuk akses penyeberangan Kali Ciliwung.

Galeri

  • Tampak kanopi peron yang terbuat dari kayu di bangunan Stasiun Salemba.
    Tampak kanopi peron yang terbuat dari kayu di bangunan Stasiun Salemba.
  • Tampak bentang bekas jembatan KA di jalur Salemba.
    Tampak bentang bekas jembatan KA di jalur Salemba.
  • Tampak penyeberangan bekas jembatan KA di jalur Salemba.
    Tampak penyeberangan bekas jembatan KA di jalur Salemba.
  • Tampak rangka atas bekas jembatan KA di jalur Salemba.
    Tampak rangka atas bekas jembatan KA di jalur Salemba.
  • Tampak rangka bawah bekas jembatan KA di jalur Salemba.
    Tampak rangka bawah bekas jembatan KA di jalur Salemba.

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.
  4. ↑ Staatsspoor-en-Tramwegen (1933). Verslag der Staatsspoor-en Tramwegen in Nederlands-Indië. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
  5. 1 2 "Heritage - Kereta Api Indonesia". heritage.kai.id. Diakses tanggal 2022-10-22.
  6. ↑ de Bruyn Kops 1940, hlm. 437.
  7. ↑ Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21.
  8. ↑ de Bruyn Kops 1940, hlm. 437-438.
  9. ↑ Dokumen Lintas Cabang yang Masih Aktif dan Tidak Aktif (PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD). Bandung: Kereta Api Indonesia.
  10. ↑ Idris, Muhammad. "Stasiun Salemba, Peninggalan Belanda yang Jadi Rumah Petak". detikcom. Diakses tanggal 2022-10-22.

Daftar pustaka

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tanah Abang
Terminus
Lintas Jakarta
Tanah Abang–Salemba–Kramat
Kramat
Terminus
Lintas Jakarta
Tanah Abang–Salemba–Sentiong
Gang Sentiong
Terminus
Pegangsaan
Terminus
Lintas Jakarta
Pegangsaan–Salemba
1913–1981
Terminus
Topik mengenai Batavia
Daerah
Duizendeilanden
Benedenstad
Bovenstad
Ommelanden
Lambang Kota Batavia
Lambang Kota Batavia
Jalan
Taman
Tim Sepak Bola
Bangunan
Pelabuhan
Stasiun Kereta Api
Halte Trem
Bandara
Tempat Pemerintahan
Rumah Besar
Penjara
Kastel/Benteng/Bastion
Tempat Ibadah
Tempat Hiburan
Rumah Sakit
Kantor Pos
dan Kantor Telegraf
Kantor Telepon
Hotel
Museum
Lapangan Bola
Pasar
Mercusuar
Lain-Lain
Perusahaan Layanan
Masyarakat
Bank

De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank

Sarana Pendidikan
Taman
Pemakaman Umum
Transportasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan