Minggu, 20 September 2026
19:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat

Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat

kelurahan di Kota Jakarta Barat, Jakarta

Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
Glodok
Kantor kelurahan Glodok
Kantor kelurahan Glodok
Koordinat: 6°08′43″S 106°48′47″E / 6.1453°S 106.813°E / -6.1453; 106.813
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota AdministrasiJakarta Barat
KecamatanTaman Sari
Kodepos
11120
Kode Kemendagri31.73.03.1007 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3174060007 Suntingan nilai di Wikidata
Luas0,38 km²[1]
Jumlah penduduk8.626 jiwa (2016)[1]
Kepadatan22.700 jiwa/km² (2016)[1]
Jumlah RT61[1]
Jumlah RW5[1]
Jumlah KK4.772 [1]
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Glodok%2C_Taman_Sari%2C_Jakarta_Barat&revid=29825121&groups=_05fa83871386322f951fd6bf8addc83d122ef2bc&parser=parsoid

Glodok adalah sebuah kelurahan yang terletak di Kecamatan Taman Sari, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.[2] Pada masa kini Glodok lebih dikenal sebagai kawasan pecinan (Chinatown) di Jakarta yang menjadi tujuan wisata kuliner, budaya, dan perbelanjaan. Glodok juga sempat dikenal akan beberapa tempat toko elektronik di sebagaian wilayanhya.

Sejarah

Kata Glodok berasal dari Bahasa Sunda golodog. Golodog berarti pintu masuk rumah.Nama Glodok juga berasal dari suara air pancuran dari sebuah gedung kecil persegi delapan di tengah-tengah halaman gedung Balai Kota (Stadhuis) – pusat pemerintahan VOC Belanda di kota Batavia. Gedung persegi delapan ini, dibangun sekitar tahun 1743 dan sempat dirobohkan sebelum dibangun kembali tahun 1972, banyak membantu serdadu Kumpeni Belanda karena di situlah mengalir air bersih yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Tak cuma bagi serdadu Kumpeni Belanda tetapi juga dimanfaatkan minum bagi kuda-kuda serdadu usai mengadakan perjalanan jauh. Bunyi air pancurannya grojok..grojok..grojok. Sehingga kemudian bunyi yang bersumber dari gedung kecil persegi delapan itu dieja penduduk pribumi sebagai Glodok.[3]

Dari nama "pancuran" akhirnya menjadi nama sebuah daerah yang kini dikenal sebagai Pancoran atau orang di kawasan Jakarta Kota menyebutnya dengan istilah ”Glodok Pancoran”. Hingga kini kedua nama yakni Glodok dan Glodok Pancoran masih akrab di telinga orang Jakarta, bahkan hingga ke luar Jakarta.

  • Glodok pada tahun 1948.
    Glodok pada tahun 1948.
  • Batavia, Glodok
    Batavia, Glodok

Peristiwa penting

  • 4 Oktober 1984 — Tiga gedung Bank Central Asia (BCA), satu di antaranya di Glodok, dibom. Beberapa orang yang dituduh terlibat dalam kasus ini ditangkap, termasuk H.R. Dharsono.
  • 13–14 Mei 1998 — Glodok menjadi salah satu sasaran penjarahan dan pembakaran.[4]
  • 13 Mei 2000 — Massa mengamuk setelah Mabes Polri melakukan razia terhadap para penjual VCD porno. Terbit desas-desus bahwa kerusuhan ini dimaksudkan untuk menggoyahkan kedudukan Presiden Abdurrahman Wahid.[5]

Pariwisata

Tempat bersejarah

250px-Toasebio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Toa Se Bio / Hong San Bio
250px-Liong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paifang
  • Pasar Petak Sembilan Jalan Kemenangan Raya
  • Pertokoan Chandra
  • Klenteng Fat Cu Kung
  • Klenteng Tanda Bhakti
  • Ex Chandra Naya
  • Gereja Santa Maria de Fatima Jakarta (Circa Awal Abad Ke-19)
  • Klenteng Dharma Bhakti (Jin De Yuan) Kim Tek Ie (Circa 1650)
  • Toko Obat Thaij Seng Hoo
  • Klenteng Toa Se Bio (Circa 1751)
  • Toko Tian Liong
  • Waroeng "Kopi Es" Tak Kie (Circa 1927)
  • Gedung Toko Obat "Thaij Hoo Tong" (Circa 1921)
  • Gedung Rumah Keluarga Souw
  • Gedung Toko Tiga
  • Restoran Siauw A Tjiap
  • Gedung Toko Obat Lay An Tong
  • Toko Kue "Tiong Tjiu Phia" Sin Hap Hoat
  • Toko Pangkas Rambut Ko Tang Kapperszaak (Circa 1936)

Transportasi

Stasiun Jakarta Kota, yang terletak di kawasan Glodok, merupakan salah satu simpul transportasi utama di Jakarta. Stasiun ini dilayani oleh seluruh lintas utama KA Commuter Jabodetabek, sehingga stasiun tersebut menjadi salah satu stasiun padat di Jakarta. Di sisi jalan utama, terdapat dua halte Transjakarta, yakni Halte Kota dan Halte Glodok, yang keduanya dilayani oleh Koridor 1 (Kota–Blok M).

Selain Transjakarta, kawasan ini juga dilayani oleh armada bus reguler dan bus patas seperti Mayasari Bakti, PPD, dan APTB. Selain moda angkutan massal skala besar, kawasan Glodok juga menjadi titik awal dan lintasan berbagai angkutan kota (mikrolet dan KWK) yang menghubungkan area ini dengan permukiman di sekitarnya.

Demografi

Pada tahun 2016, Kelurahan ini dihuni oleh 8.626 penduduk yang terbagi dari 4.407 laki-laki dan 4.219 perempuan dengan seks rasio 104,46 dan 4.772 kepala keluarga.[1]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kelurahan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama di kelurahan ini, di mana Buddha sebanyak 42,8%, kemudian Kristen 37,9% (Protestan 22,1% dan Katolik 15,8%), Islam 19,3%, dan sebagian kecil beragama Hindu 0,1%.[6]

Data Agama di Glodok, Jakarta Barat(2020)

  Buddha (42.8%)
  Kristen Protestan (22.1%)
  Kristen Katolik (15.8%)
  Islam (19.3%)
  Hindu (0.1%)

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 "Kecamatan Taman Sari dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-25. Diakses tanggal 16-12-2018.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018.
  3. Dari ”Grojok” Menjadi Glodok "sinarharapan".
  4. Pasar Glodok Kembali ke Arsitektur Tiongkok Diarsipkan 2007-03-11 di Wayback Machine., "indonesiamedia"
  5. "Lagi Kerusuhan 13 Mei di Glodok". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-11. Diakses tanggal 2006-12-29.

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Glodok.
Topik tentang Tionghoa-Indonesia
Daerah persebaran
250px-Klenteng_di_Padang_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bahasa
Budaya dan kesenian
Arsitektur
Agama dan kepercayaan
Media
Studi Tionghoa-Indonesia
Organisasi
Ekonomi
Hari Raya
 Amerika Serikat
 Argentina
 Australia
 Belgia
 Kanada
 Kuba
 Prancis
 India
 Indonesia
 Jepang
 Malaysia
 Myanmar
 Peru
 Filipina
 Singapura
 Afrika Selatan
 Thailand
 Britania Raya
 Vietnam
Topik mengenai Batavia
Daerah
Duizendeilanden
Benedenstad
Bovenstad
Ommelanden
Lambang Kota Batavia
Lambang Kota Batavia
Jalan
Taman
Tim Sepak Bola
Bangunan
Pelabuhan
Stasiun Kereta Api
Halte Trem
Bandara
Tempat Pemerintahan
Rumah Besar
Penjara
Kastel/Benteng/Bastion
Tempat Ibadah
Tempat Hiburan
Rumah Sakit
Kantor Pos
dan Kantor Telegraf
Kantor Telepon
Hotel
Museum
Lapangan Bola
Pasar
Mercusuar
Lain-Lain
Perusahaan Layanan
Masyarakat
Bank

De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank

Sarana Pendidikan
Taman
Pemakaman Umum
Transportasi
Ikon rintisan

Artikel bertopik kelurahan atau desa di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan