Sabtu, 10 Oktober 2026
21:51 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ereveld Kembang Kuning

Ereveld Kembang Kuning

kawasan pemakaman di Indonesia

Bagikan:
Ereveld Kembang Kuning
Nederlands Ereveld Kembang Kuning
250px-Kembangkuning.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ereveld Kembang Kuning
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Ereveld_Kembang_Kuning&revid=28666715&groups=_8019b69df620b264eb5bcb5cb2880349d5ac2322&parser=parsoid
Peta interaktif Ereveld Kembang Kuning
Rincian
DidirikanMaret 8, 1947;79 tahun lalu (1947-03-08)
Lokasi
NegaraIndonesia
Koordinat7°17′08″S 112°43′27″E / 7.285509°S 112.724236°E / -7.285509; 112.724236
JenisPemakaman perang
PemilikYayasan Makam Kehormatan Belanda
Jml. kuburanLebih dari 5.000

Ereveld Kembang Kuning adalah sebuah pemakaman perang di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Lebih dari lima ribu korban Perang Pasifik dan Perang Kemerdekaan Indonesia dimakamkan di pemakaman ini.[1] Jumlah ini mencakup warga sipil dan prajurit bekas Tentara Kerajaan Hindia Belanda (bahasa Belanda:Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger, KNIL) dan Mariniersbrigade.[2] Sebuah monumen untuk perwira angkatan laut Karel Doorman terletak di tengah pemakaman. Monumen ini memperingati Pertempuran Laut Jawa pada 27 Februari 1942, yang menewaskan 918 pelaut Belanda. Nama-nama 915 orang yang hilang tercantum pada lima belas lempengan perunggu di belakang monumen. Hanya tiga korban Pertempuran Laut Jawa yang benar-benar dimakamkan di bagian Karel Doormanhof di Kembang Kuning.

Tokoh yang dimakamkan

  • R.W. Berghuis (1926–1948)[3]
  • J.M.L.I. Chömpff (1904–1942)[4]
  • S.A. Dikstaal (1901–1942)[5]
  • Francken sisters (1930/1932–1945)[6][7]
  • H.H.M. Fuhri (1915–1942)[8]
  • B.H. Hagendijk (1920–1942)[9]
  • C.H. Kranenburg (1917–1947)[10]

Referensi

  1. ↑ "Surabaya, Nederlands Ereveld Kembang Kuning". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hornman, Wim. De geschiedenis van de Mariniersbrigade (dalam bahasa Belanda). Amsterdam: Omega Boek. ISBN 9789060575239.
  3. ↑ "Roelf Willem Berghuis". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Jan Marie Lodewijk Ignatius Chömpff". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Simon Arnoldus Dikstaal". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Wilhelmina Jacoba Louise Francken". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Johanna Laurina Maria Francken". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Hans Herbert Moritz Fuhri". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Bastiaan Huibregt Hagendijk". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Carel Hendrik Kranenburg". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan