|
R07
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tampak depan perspektif Stasiun Rawa Buntu, 2024 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 6°19′3″S 106°40′32″E / 6.31750°S 106.67556°E / -6.31750; 106.67556 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +40 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Otoritas transportasi | Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | Dua peron sisi yang tinggi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 2
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan | KRL Commuter Line | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur | Atas tanah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | III[2] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 1911 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibangun kembali | 2013—2014 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Elektrifikasi | 1992—1994 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Station Rawaboentoe | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Perusahaan awal | Staatsspoorwegen | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Stasiun Rawa Buntu (RU) adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +40 meter ini letaknya berdekatan dengan kompleks BSD, dan hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.
Stasiun ini terletak tidak jauh dari pintu keluar Serpong di jalan tol Jakarta—Serpong sebelah barat. Selain itu, letak stasiun ini juga cukup strategis karena berdekatan dengan kompleks perumahan daerah Serpong.
Bangunan dan tata letak
Pada awal era 2000-an, Stasiun Rawa Buntu hanya memiliki 1 jalur saja untuk aktivitas naik dan turun penumpang. Sejak pengoperasian jalur ganda di lintas Tanah Abang—Serpong per 4 Juli 2007, tata letak stasiun ini berubah dengan menambahkan jalur 2 sebagai sepur baru. Peron stasiun ini juga direnovasi menjadi peron yang lebih tinggi pada tahun 2007—2009, agar aktivitas naik dan turun penumpang KRL menjadi lebih mudah.
Sejak Oktober 2014, Stasiun Rawa Buntu dapat melayani KRL dengan stamformasi 10 kereta seiring dengan selesainya renovasi dan perpanjangan peron. Namun, KRL dengan panjang 10 kereta ini baru beroperasi di Green Line (kini Lin Rangkasbitung) pada Januari 2016.[3] Dalam rancangan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel, PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT KAI Commuter Jabodetabek (KAI Commuter), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSD) tahun 2012, stasiun ini direnovasi agar warga BSD dapat menggunakan jasa angkutan KRL ke berbagai jurusan.[4][5]
Pada tahun 2021, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menetapkan stasiun ini, bersama dengan Stasiun Sudimara, Daan Mogot, PTPN Cilenggang, dan Makam Raden Papak sebagai calon cagar budaya baru.[6]
Pada tahun 2020, peron Stasiun Rawa Buntu telah diperpanjang kembali sehingga dapat melayani KRL dengan rangkaian hingga 12 kereta, serta dibangun sebuah apartemen yang terintegrasi dengan bangunan stasiun ini.
G Bangunan utama stasiun PLantai peron Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan Jalur 1 ← (Serpong) Commuter Line Rangkasbitung menuju Serpong/Tigaraksa/Rangkasbitung Jalur 2 ← Commuter Line Rangkasbitung menuju Tanah Abang (Sudimara) → Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan G Bangunan utama stasiun
Layanan kereta api
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| Tanah Abang | Rangkasbitung | - | |
Antarmoda pendukung
| Jenis angkutan | Nomor rute | Tujuan |
|---|---|---|
| Trans Anggrek | TA2 | Stasiun Rawa Buntu—Terminal Pondok Cabe |
Insiden
Pada tanggal 6 Agustus 2023, seorang warga tewas tertabrak KRL dekat Stasiun Rawa Buntu. Diduga korban menyebrang rel sembari bermain ponsel dan tidak mengetahui datangnya kereta. Korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami luka parah dan kemudian meninggal di tempat. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas Polres Tangerang Selatan ke RSUD Tangerang.[7]
Pada tanggal 27 Mei 2024, pukul 19.00, seorang pemuda tewas tertabrak Commuter Line Rangkasbitung tujuan Parung Panjang. Jasad korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang. Berdasarkan hasil identifikasi, korban tersebut bernama Hanif Al Husaini, mahasiswa program sarjana jurusan Biologi Universitas Indonesia.[8][9]
Pada tanggal 17 September 2026, gumpalan asap memenuhi salah satu Keretan Khusus Wanita diduga berasal dari mesin KRL dengan nomor perjalanan sebagai KA 1641. Setelah diamati rupanya asap mengepul bersumber dari dua buah ponsel cerdas di dalam tas milik seorang penumpang. Penumpang pun langsung melemparkan tas tersebut ke area peron Stasiun Rawa Buaya. Dengan asap yang masih mengepul di atas peron, petugas stasiun langsung mengamankan tas ke tempat yang lapang, yakni di dekat akses parkir mobil di sisi utara stasiun. Tas diletakkan di atas tanah hingga tak mengeluarkan asap, menyisakan kedua ponsel yang rusak dan komponennya hangus tercerai-berai. Didapati salah satu perangkat berfungsi sebagai hotspot bagi perangkat yang lain, kedua perangkat terlalu panas hingga keudannya terbakar bersamaan.[10]
Galeri
- Stasiun Rawa Buntu di era akhir 2000an–awal 2010an.
- Peron stasiun, November 2025.
- Jalan menuju loket dan bangunan lama di akses utara stasiun.
- Bagian dalam bangunan lama.
- Perlintasan sebidang pada peron.
- Akses menuju Apartemen Samesta Mahata Serpong.
- Papan nama stasiun di dalam peron.
- Armada eks Tokyu Metro seri 6124F memasuki stasiun.
Referensi
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ↑ "Commuter Line Rangkaian 10 Gerbong Mulai Beroperasi di Jalur Tanah Abang - Maja - Tribunnews.com". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-16. Diakses tanggal 2017-10-18.
- ↑ "Lima Stasiun di Tangsel Yang Wajib Diketahui". dtangsel.sch.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-19. Diakses tanggal 2023-02-19.
- ↑ "Dua Stasiun di Tangsel Segera Direnovasi Total". tangerangnews.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-16. Diakses tanggal 2017-10-18.
- ↑ developer, mediaindonesia com. "Tangsel Rencanakan Penataan 62 Objek Cagar Budaya". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2024-11-11.
- ↑ Zuliansyah, Rangga Agung (2023-08-06). "Diduga Nyebrang Sambil Main HP, Pria Ini Tewas Tertabrak Kereta dekat Stasiun Rawa Buntu Tangsel". TangerangNews.com. Tangerang. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-11. Diakses tanggal 2023-08-09.
- ↑ Zuliansyah, Rangga Agung (2024-05-28). Yanto (ed.). "Mahasiswa UI Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buntu Tangsel". TangerangNews. Diakses tanggal 2026-04-15.
- ↑ "Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Kereta di Rawa Buntu Tangsel". SINDOnews Metro. Diakses tanggal 2024-05-28.
- ↑ Sari, Siska Permata (2026-09-17). "Kronologi Handphone Meledak di Tas Penumpang KRL Rawa Buntu, Sempat Dikira Asap dari Kereta". VIVA. Jakarta. Diakses tanggal 2026-09-21.
Pranala luar
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Serpong menuju Merak |
Merak–Tanah Abang–Kampung Bandan | Sudimara menuju Kampung Bandan | ||


