Minggu, 20 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Stasiun Batavia BOS

Stasiun Batavia BOS

stasiun kereta api di Indonesia‎

Artikel ini berisi tentang stasiun kereta api Batavia yang dibangun oleh perusahaan Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij. Untuk stasiun kereta api lainnya yang juga menggunakan nama Batavia, lihat Stasiun Batavia (disambiguasi).
Stasiun Batavia
Batavia
330px-thumbnail.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan Stasiun Batavia BOS.
Lokasi
Koordinat6°08′15″S 106°48′53″E / 6.1375786°S 106.8146342°E / -6.1375786; 106.8146342
Operator
  • Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (1887–1898)
  • Staatsspoorwegen (1898–1923)
LayananTidak ada layanan.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Sejarah
Dibuka31 Maret 1887
Ditutup1923
Nama sebelumnyaBatavia (BOS)
Perusahaan awalBataviasche Oosterspoorweg Maatschappij
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.1375786,106.8146342,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Batavia_BOS&revid=29381810&groups=_a67769007b5b58b2e5b5ffa2e034765dda53cdfd&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Batavia (disebut juga Stasiun Batavia BOS) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak sekitar 200 meter dari Stasiun Batavia NIS. Awalnya stasiun ini termasuk dalam pengelolaan Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS), sebelum akhirnya diakuisisi oleh Staatsspoorwegen (SS). Stasiun ini sudah tiada dan hanya bisa dilihat melalui foto-foto, dan lokasi bangunan stasiun ini kini bertransformasi menjadi Stasiun Jakarta Kota.

Sejarah

Stasiun ini dibangun oleh perusahaan kereta api Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS) yang telah diberi konsesi untuk mengoperasikan kereta api pada lintas Batavia hingga Karawang. Terhitung pada tanggal 31 Maret 1887, segmen Batavia–Bekasi selesai dibangun dan kereta api mulai beroperasi di lintas ini.[1] Pada saat awal BOS beroperasi, perusahaan ini sebenarnya telah memperkirakan adanya indikasi kerugian akibat harga bahan pokok yang kala itu masih rendah dengan hasil panen rendah, bila dibandingkan dengan pengangkutan lewat jalur sungai dan menemukan kendala akibat dari faktor cuaca. BOS diketahui memiliki masalah keuangan dengan pendapatan yang diperolehnya, pendapatan ini hanya cukup untuk menutup biaya operasi saja. Bahkan, BOS harus meminjam dana ke pemerintah kolonial agar perusahaan tetap dapat beroperasi.[2]

Pada tahun 1898, SS resmi membeli jalur kereta api dari BOS.[3] Sejumlah stasiun dan halte eksisting kemudian digantikan dengan bangunan baru khas SS, seperti contohnya Stasiun Klender dan Stasiun Bekasi. Pada masa ini, SS langsung mengganti nama Stasiun Batavia BOS menjadi Stasiun Batavia SS.

Pada tahun 1913, SS resmi mengakuisisi jalur kereta api Batavia–Buitenzorg dari NIS. Stasiun ini kemudian diubah namanya menjadi Stasiun Batavia Zuid untuk membedakan dengan Stasiun Batavia Noord yang terletak sekitar 200 meter ke utara dari stasiun ini.[4]

Tampak kondisi emplasemen Stasiun Batavia Zuid (atas) dan Stasiun Batavia Noord (bawah).
Tampak kondisi emplasemen Stasiun Batavia Zuid (atas) dan Stasiun Batavia Noord (bawah).

Pada tahun 1923, Stasiun Batavia Zuid ini ditutup dan dibongkar oleh SS karena adanya pembangunan stasiun baru yang lebih besar di lokasi tersebut, keseluruhan bangunan Stasiun Batavia Zuid pun sudah terbongkar pada tahun 1926. Sebagai gantinya, Stasiun Batavia Noord untuk sementara dijadikan sebagai stasiun pusat oleh SS untuk mengangkut penumpang, serta diperbesar baik dari segi bangunan dan emplasemennya agar dapat lebih banyak menampung rangkaian kereta.

Pada 8 Oktober 1929, keseluruhan area kompleks dan emplasemen stasiun ini sudah selesai dibangun dan diresmikan, serta diberi nama baru yaitu Stasiun Batavia Benedenstad yang kelak namanya berubah menjadi Stasiun Jakarta Kota.[5]

Stasiun Batavia Benedenstad pada tahun 1931.
Stasiun Batavia Benedenstad pada tahun 1931.

Pada awalnya, jalur kereta api dari Stasiun Batavia Zuid yang menuju ke Stasiun Angke melalui Jalan Pasar Asemka. Saat dibuat jalur baru dari Angke yang memutar melewati daerah Kota Intan dan Kampung Bandan, jalur dari stasiun ini hingga Jalan Pasar Asemka ini pun diputus. Kemudian, sempat didirikan sebuah stasiun di Jalan Pasar Asemka ini yang diberi nama Stasiun Pasar Pagi. Stasiun tersebut digunakan sebagai stasiun titik pemberangkatan awal dari kereta api penumpang yang menuju ke Stasiun Tangerang.

Peta rute Stasiun Batavia Zuid-Stasiun Angke melalui Jalan Pasar Asemka sebelum diputus.
Peta rute Stasiun Batavia Zuid-Stasiun Angke melalui Jalan Pasar Asemka sebelum diputus.

Stasiun beserta jalur ini kemudian dibongkar, saat ini bekas lokasinya sudah mejadi Pasar Asemka dan flyover Jalan Asemka Raya. Masih terdapat peninggalan dari jalur ini yang tersisa dan masih dapat dilihat, yaitu 2 buah bekas fondasi jembatan rel dari Kali Krukut yang terletak di bawah flyover Jalan Asemka Raya.

Referensi

  1. Reitsma, Steven Anne (1915). Eenige Bladzijden : Indische : Spoorwegpolitiek II (De Poerwodadi-Goendih Stoomtram Maatschappij). Tegal: J.D. Boer. hlm. 1-7.
  2. "Verkort Jaarverslag der Bataviasche Oosterspoorweg-Maatschappij over 1887". de Locomotief. 30 Januari 1889.
  3. van der Stok, P.J.C. (1913). Gouvernements-exploitatie in Nederlandsch-Indië. Amsterdam: Electrische Drukkerij het Vanderland.
  4. Tjandrasasmita, U. (2000). Sejarah perkembangan Kota Jakarta. Jakarta: Dinas Museum dan Pemugaran.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. aegi (ed.). "Menggali Jejak Stasiun Batavia Noord dan Batavia Zuid". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-06-15.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Jakarta–Cikampek–Padalarang
Segmen lama
Goenoengsarie
menuju Karawang
Pasar Pagi
menuju Merak
Merak–Tanah Abang–Kampung Bandan
Segmen lama
Terminus
Topik mengenai Batavia
Daerah
Duizendeilanden
Benedenstad
Bovenstad
Ommelanden
Lambang Kota Batavia
Lambang Kota Batavia
Jalan
Taman
Tim Sepak Bola
Bangunan
Pelabuhan
Stasiun Kereta Api
Halte Trem
Bandara
Tempat Pemerintahan
Rumah Besar
Penjara
Kastel/Benteng/Bastion
Tempat Ibadah
Tempat Hiburan
Rumah Sakit
Kantor Pos
dan Kantor Telegraf
Kantor Telepon
Hotel
Museum
Lapangan Bola
Pasar
Mercusuar
Lain-Lain
Perusahaan Layanan
Masyarakat
Bank

De Javasche Bank · Postspaarbank · De Chartered Bank

Sarana Pendidikan
Taman
Pemakaman Umum
Transportasi


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan