Kamis, 22 Oktober 2026
03:23 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Stasiun Bekasi

Stasiun Bekasi

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Bekasi Timur.
Untuk kegunaan lain, lihat BKS.
Stasiun Bekasi
Kereta Api Indonesia KAI Commuter
C21

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_BKS.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Bekasi_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak luar Stasiun Bekasi dari sisi utara, September 2023
Nama lainStasiun Bekasi Kota
Lokasi
Koordinat 6°14′7″S 107°0′9″E / 6.23528°S 107.00250°E / -6.23528; 107.00250
Ketinggian+19 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (hanya untuk layanan kereta api komuter Commuter Line)
Letak
km 26+403 lintas Jakarta—Jatinegara—Cikampek[1]
Jumlah peronEmpat peron pulau yang tinggi
Jumlah jalur8 (jalur 2, 3, 5, dan 6: sepur lurus)
LayananHampir semua kereta api antarkota dari berbagai kelas menuju seluruh tujuan di Pulau Jawa berhenti di stasiun ini dan kereta api komuter (Commuter Line Cikarang).
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
DibukaMaret 1887 (BOS)[3]
Nama sebelumnyaStation Bekassie[4]
Penumpang
202430.263/hari (KAI[a])
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Cikarang Lintas Utara Jawa Jatinegara
menuju Pasar Senen atau Gambir
Cikarang Lintas Selatan Jawa
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Kranji Commuter Line Cikarang
Terminus untuk beberapa perjalanan
Bekasi Timur
menuju Cikarang
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Gedung parkir Parkir sepeda Lift Eskalator Tangga naik/turun Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu VIP Toilet Musala Ruang menyusui Pos kesehatan Galeri ATM Tempat bermain anak Penitipan barang Air minum Sistem pengenalan wajah Wi-Fi 
Jenis persinyalan
  • * Elektrik tipe Alstom Solid State Interlocking (1994–2017)[6]
    • Elektrik tipe Kyosan K5B (2017—sekarang)[7]
Diagram lintasan stasiun
ke Kranji
arah Jakarta Kota
Jembatan K.H. Noer Ali
ke PUKRL
JPL 78
Jalan Perjuangan
Sungai Bekasi
±
200 m
656,17 kaki
JPL 81
Jalan H. Agus Salim
±
300 m
984,25 kaki
ke Bekasi Timur
arah Cikampek
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.2352777777778,107.0025,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Bekasi&revid=30029757&groups=_4de5e8a8affeb8f2b21151eadf4ff7c5850357c8&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Bekasi (BKS), atau yang juga dikenal sebagai "Stasiun Bekasi Kota", adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat; pada ketinggian +19 meter, termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi I Jakarta dan KAI Commuter dengan jarak 26,3 km arah timur dari Jakarta Kota. Stasiun ini melayani ribuan penumpang penglaju menuju wilayah Jabodetabek dengan kereta api komuter Commuter Line dan terdapat bekas jalur stabling KRL di sebelah barat stasiun. Sebagai stasiun yang terletak di jalur KA perkotaan Jabodetabek, stasiun ini juga menjadi salah satu stasiun tersibuk karena dilintasi KA dari wilayah Jabodetabek menuju berbagai tujuan di Pulau Jawa sehingga hampir semua KA antarkota berhenti di stasiun ini untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan merupakan stasiun utama di Kota Bekasi.

Sejarah

Pada Maret 1887, jalur kereta api ruas Batavia–Bekasi selesai dibangun oleh Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS).[3] Pada awalnya, BOS memutuskan untuk membangun jalur kereta apinya dari Batavia hingga Karawang, tetapi yang terwujud adalah Batavia–Kedunggedeh (di sebelah barat Karawang). Perusahaan ini sempat mengalami permasalahan utang, sehingga Staatsspoorwegen memilih untuk membeli jalur BOS pada 1898.[8] Dengan dibelinya jalur ini, maka stasiun-stasiun di lintas ini juga ditingkatkan, yaitu dengan mengganti bangunan stasiun dengan bangunan yang lebih permanen dan masih mengusung gaya Indische—seperti stasiun lainnya di jalur SS kala itu—serta jalur diperpanjang hingga Karawang, kemudian Cikampek pada 27 Desember 1902.[9]

Stasiun Bekasi menjadi saksi bisu peristiwa sejarah di tepi Kali Bekasi. Dari stasiun ini para tentara Jepang yang ditawan disiksa di sungai tersebut pada 19 Oktober 1945. Perwira angkatan laut Jepang, Laksamana Muda Maeda, tidak terima atas penyiksaan itu, tetapi akhirnya memaafkan. Untuk memperingati peristiwa bersejarah tersebut, maka didirikanlah Monumen Peringatan Kali Bekasi.[10]

Untuk mendukung pengoperasian kereta api komuter berbasis kereta rel listrik Jabodetabek di Bekasi, Perumka mendirikan gardu listrik aliran atas pada September–November 1992. Sejak saat itu, kereta api komuter tersebut dapat beroperasi di lintas ini.[2]

Bangunan dan tata letak

Stasiun Bekasi pada awalnya memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 1 dan 4 merupakan sepur lurus seperti yang terlihat di Stasiun Depok, ditambah jalur-jalur bongkar muat angkutan batu bara di sisi barat daya emplasemen.

Pembangunan jalur dwiganda ruas Manggarai–Cikarang dilakukan sehingga jalur utama kereta api bertambah menjadi empat. Hal ini dilakukan supaya melancarkan perjalanan Commuter Line dan KA barang maupun penumpang kereta api antarkota sehingga tidak saling terganggu.[11]

Terkait dengan pembangunan jalur dwiganda ini, PT KAI, KCI (sekarang KAI Commuter), Dinas Perhubungan Kota Bekasi, dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian memutuskan untuk merenovasi stasiun ini. Selain itu, tata letak jalur di stasiun ini dirombak besar-besaran. Bangunan baru stasiun ini mengusung konsep minimalis modern dan dibuat menjadi stasiun bertingkat seperti stasiun-stasiun lainnya di jalur Cikarang–Klender. Ciri khas bangunan stasiun peninggalan Staatsspoorwegen sudah tidak terlihat karena terdampak renovasi yang dilakukan tersebut. Ketika bangunan stasiun baru di sisi selatan rampung dikerjakan, lahan bekas jalur bongkar muat angkutan batu bara di stasiun ini sudah diubah menjadi emplasemen jalur tambahan untuk layanan kereta api komuter dan menonaktifkan sementara jalur 1-3 untuk melanjutkan pembuatan bangunan stasiun baru di sisi utara.

Lantai dua Stasiun Bekasi pasca renovasi (sebelumnya hanya satu lantai saja). Foto diambil Mei 2023.
Lantai dua Stasiun Bekasi pasca renovasi.

Setelah bangunan stasiun baru di sisi utara rampung dikerjakan dan juga jalur dwiganda ruas Cakung–Bekasi dioperasikan pada pertengahan Desember 2022, jumlah jalur di stasiun ini bertambah menjadi delapan. Jalur 2 dijadikan sepur lurus kereta api antarkota arah Jakarta Kota, jalur 3 dijadikan sepur lurus kereta api antarkota arah Surabaya Pasarturi–Surabaya Kota, jalur 5 dijadikan sepur lurus kereta komuter Commuter Line arah Jatinegara, dan jalur 6 dijadikan sepur lurus kereta komuter Commuter Line arah Cikarang. Jalur 1-3 digunakan untuk pemberhentian kereta api penumpang jarak jauh, jalur 4 dapat digunakan untuk pemberhentian kereta api antarkota maupun Commuter Line, jalur 5-7 digunakan untuk Commuter Line, dan jalur 8 untuk parkir rangkaian kereta api.[12] Jalur dwiganda berujung di sebelah timur stasiun ini, tepatnya di perlintasan sebidang sebelah timur Jembatan Kali Bekasi.

Benda bersejarah yang dipertahankan di Stasiun Bekasi adalah jendela kuno dan ornamen ukir-ukiran kayu yang berasal dari bangunan lama stasiun. Jendela kuno tersebut ditemukan saat proyek jalur dwiganda sedang berlangsung. Proyek tersebut juga menemukan bekas saluran air dan fondasi bangunan.[13][14]

Bangunan ini memiliki luas 3.600 m² dilengkapi dengan musala, toilet, eskalator, dan lift.[15]

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail C21 250px-PapanNamaStasiunKomuter_BKS.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lantai 1 Bangunan stasiun sisi utara
G Jalur 1 ← Sepur belok →
← Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
Peron pulau
Jalur 2 ← Sepur lurus arah Jakarta Kota (via jalur dwiganda)
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat (via jalur dwiganda)
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah timur →
Sepur lurus arah Surabaya Pasarturi/Surabaya Kota (via jalur dwiganda)
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur (via jalur dwiganda)
Peron pulau
Jalur 4 ← Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota →
↔ (Kranji)      Commuter Line Cikarang dari dan tujuan Kampung Bandan
Peron pulau
Jalur 5 ← (Kranji)      Commuter Line Cikarang menuju Kampung Bandan
← Sepur lurus arah Jakarta Kota
Jalur 6 Sepur lurus arah Surabaya Pasarturi/Surabaya Kota via Purwokerto →
     Commuter Line Cikarang menuju Cikarang (Bekasi Timur) →
Peron pulau
Jalur 7      Commuter Line Cikarang dari dan tujuan Cikarang (Bekasi Timur) ↔
Jalur 8 ↔ Sepur simpan
Lantai 1 Bangunan stasiun sisi selatan

Pada bulan September 2024, PT Kereta Api Indonesia meluncurkan fitur pengenalan wajah untuk keberangkatan kereta api di stasiun ini bersama dengan 19 stasiun lainnya.

Layanan kereta api

Pada 1 Maret 2012, PT KAI sempat menerapkan kebijakan bahwa semua kereta api antarkota tidak berhenti di stasiun ini.[16] Namun pada 1 Juli 2013, diberlakukan keputusan yang memungkinkan beberapa kereta api antarkota untuk menaikturunkan penumpang di stasiun ini.[17]

Mulai 19 Juni 2018, beberapa jadwal perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta sempat dilakukan pemanjangan lintas pelayanan sehingga menjangkau wilayah Bekasi.[18][19] Akan tetapi, perjalanannya kembali dipangkas menjadi Sudirman Baru–Bandara Soekarno-Hatta pp untuk optimalisasi pelayanan. Menurut hasil evaluasi yang dilakukan oleh KAI Bandara, perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta saat melintasi Stasiun Manggarai sering mengalami keterlambatan akibat terkendala kesiapan infrastruktur stasiun yang saat itu masih dalam serangkaian renovasi.[20][21]

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 18 Juni 2026.[22]

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Purwojaya Eksekutif Gambir Cilacap Via Cirebon–Purwokerto
Manahan Solo Balapan Via Cirebon–Purwokerto

Kecuali jadwal pagi arah Gambir.

Argo Semeru Compartment Suite Surabaya Gubeng Via Cirebon–Purwokerto
Eksekutif
Bima Compartment Suite Via Cirebon–Purwokerto

Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Surabaya.

Eksekutif
Gajayana Luxury Malang Via Cirebon–Purwokerto
Eksekutif
Gajayana Tambahan Priority
Eksekutif
Campuran
Bangunkarta Eksekutif Jombang Pasar Senen Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Pasar Senen.
Ekonomi
Cakrabuana Eksekutif Gambir Purwokerto Via Cirebon
Ekonomi
Sawunggalih Eksekutif Pasar Senen Kutoarjo Via Cirebon–Purwokerto

Kecuali jadwal siang arah Pasar Senen.

Ekonomi Premium
Kutojaya Utara Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Purwokerto

Dijalankan pada hari tertentu


Ekonomi
Fajar dan Senja Utama Yogyakarta Eksekutif Yogyakarta Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi Premium
Bogowonto Eksekutif Lempuyangan Via Cirebon Prujakan–Purwokerto
Ekonomi
Gajahwong Eksekutif
Ekonomi Premium
Fajar dan Senja Utama Solo Eksekutif Solo Balapan Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi
Mataram Eksekutif
Ekonomi
Batavia Eksekutif Gambir Via Cirebon–Purwokerto

Pemberhentian hanya untuk perjalanan ke arah Surakarta.

Ekonomi
Madiun Jaya Eksekutif Pasar Senen Madiun Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi Premium
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Surabaya Gubeng Via Cirebon Prujakan–Purwokerto
Ekonomi
Singasari Eksekutif Blitar Via Cirebon–Purwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Serayu Ekonomi Pasar Senen Purwokerto Via Cikampek–Kiaracondong
Progo Lempuyangan Via Cirebon Prujakan–Purwokerto
Bengawan Purwosari
Jayakarta Ekonomi Premium Surabaya Gubeng Via Cirebon–Purwokerto


Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Parahyangan Panoramic Gambir Bandung Via Cikampek–Purwakarta
Priority
Luxury
Eksekutif
Muria Eksekutif Semarang Tawang Via Cirebon–Tegal
Sembrani Luxury Surabaya Pasarturi Via Cirebon–Semarang Tawang
Eksekutif
Argo Anjasmoro Eksekutif
Brawijaya Priority Malang Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Eksekutif
Pandalungan Priority Jember Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi

Pemberhentian hanya untuk arah Jember.

Kelas Priority tidak tersedia pada jadwal pagi.

Eksekutif
Campuran
Parahyangan Panoramic Gambir Bandung Via Purwakarta
Eksekutif
Ekonomi Premium
Cakrabuana Eksekutif Cirebon Perjalanan ke Jakarta pada jadwal petang, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.
Ekonomi
Gunungjati Eksekutif Perjalanan ke Jakarta pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal malam.
Ekonomi
Cirebon Fakultatif Eksekutif Hanya pada akhir pekan dan hari libur nasional.
Ekonomi
Papandayan Panoramic Garut Via Purwakarta–Bandung
Eksekutif
Ekonomi Premium
Pangandaran Panoramic Banjar
Eksekutif
Ekonomi Premium
Tegal Bahari Eksekutif Pasar Senen Tegal –
Ekonomi
Tawang Jaya Premium Eksekutif Semarang Tawang Via Cirebon–Tegal

Perjalanan ke Jakarta pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi dan malam.

Ekonomi
Menoreh Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Tegal

Perjalanan ke Jakarta pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi dan malam.

Ekonomi
Gunungjati Eksekutif Gambir Via Cirebon–Tegal
Ekonomi
Gumarang Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon–Semarang Tawang
Ekonomi
Dharmawangsa Ekspres Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif
Ekonomi
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Blitar Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Ekonomi
Jayabaya Eksekutif Malang Via Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Blambangan Ekspres Eksekutif Ketapang Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Cikuray Ekonomi Pasar Senen Garut Via Cikampek–Bandung
Tawang Jaya Semarang Poncol Via Cirebon Prujakan–Tegal
Kertajaya Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Airlangga Ekonomi
Majapahit Malang Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Matarmaja Via Semarang Poncol–Solo Jebres

Komuter (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi Keterangan
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang (half racket) Cikarang
Bekasi
Tambun (sebagian jadwal)
Angke Via Manggarai
Jakarta Kota (hanya jadwal malam dan dini hari) Via Pasar Senen
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang (full racket) Cikarang
Bekasi
Tambun (sebagian jadwal)
Kampung Bandan Perjalanan berlawanan arah jarum jam melalui Pasar Senen
Perjalanan searah jarum jam melalui Manggarai

Antarmoda pendukung

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Trans Beken K1 Tanah Apit—Terminal Bekasi

Insiden

Pada tanggal 1 Februari 2024, sejumlah pengguna jasa KRL Commuter Line memasang karangan bunga dan batu nisan pada bibir eskalator Stasiun Bekasi. Kejadian ini merupakan protes terhadap eskalator yang tidak segera diperbaiki dalam kurun waktu 100 hari. Akibat dari insiden ini, Direktorat Jenderal Perkeretaapian langsung menginstruksikan untuk langsung memperbaiki eskalator tersebut agar dapat digunakan kembali paling lambat akhir Februari. Eskalator berhasil diperbaiki pada 7 Februari pukul 03.00, tetapi eskalator tersebut mati lagi pada pukul 08.00.[23][24] Dua hari setelahnya, pada pukul 18.30 WIB, eskalator kembali berfungsi, dengan pembalikan arah naik/turun.[25]

Galeri

  • Suasana peron Stasiun Bekasi
    Suasana peron Stasiun Bekasi
  • Lokomotif CC203 38 tiba di Stasiun Bekasi
    Lokomotif CC203 38 tiba di Stasiun Bekasi
  • Bangunan lama Stasiun Bekasi
    Bangunan lama Stasiun Bekasi
  • Pintu keberangkatan sisi selatan
    Pintu keberangkatan sisi selatan
  • Papan nama stasiun di ujung peron
    Papan nama stasiun di ujung peron
  • Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
    Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
  • Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
    Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
  • Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
    Revitalisasi bangunan Stasiun Bekasi sisi selatan 14-Okt-2020
  • Pembangunan peron baru di sisi selatan 14-Okt-2020
    Pembangunan peron baru di sisi selatan 14-Okt-2020
  • Papan nama Stasiun Bekasi per April 2021
    Papan nama Stasiun Bekasi per April 2021
  • Dua KRL Seri 205 di Stasiun Bekasi

Catatan kaki

  1. ↑ Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, baik penumpang Commuter Line maupun kereta api antarkota, kemudian dibagi 365.[5]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 3 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. 1 2 Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 48. 1925.
  4. ↑ Aegi, ed. (2009-11-05). "Menggali Jejak Stasiun Batavia Noord dan Batavia Zuid". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-26. Diakses tanggal 2022-08-05. {{cite news}}: |first= tidak memiliki |last=
  5. ↑ "Stasiun Bekasi: Stasiun Integrasi dalam Strategi Modernisasi Perkeretaapian Nasional ..." Instagram. Kereta Api Indonesia. 2025-05-18. Diakses tanggal 2025-05-18.
  6. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-02-27. Diakses tanggal 2020-05-09.
  7. ↑ Rahayu, Juwita Trisna. Galiartha, Gilang (ed.). "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". ANTARA News. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-27. Diakses tanggal 2019-02-27.
  8. ↑ van der Stok, P.J.C. (1913). Gouvernements-exploitatie in Nederlandsch-Indië. Amsterdam: Electrische Drukkerij het Vanderland.
  9. ↑ Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 1921–1932.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=
  10. ↑ Wirayudha, Randy. "NEWS STORY: Kisah Stasiun Bekasi Jadi Saksi Pembantaian Puluhan Serdadu Jepang". Okezone.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-11. Diakses tanggal 2019-09-08.
  11. ↑ Antara (2018-03-03). Luciana, Anisa (ed.). "Dikebut, Pembangunan DDT Manggarai-Cikarang Ditarget Rampung 2020". Tempo.co. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-11. Diakses tanggal 2018-05-13.
  12. ↑ "Renovasi Stasiun Bekasi akan Diperluas Dua Kali Lipat". Republika Online. 2019-11-26. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-11. Diakses tanggal 2020-06-16.
  13. ↑ Indonesia, C. N. N. "Fakta dan Misteri Penemuan Situs Tua di Dekat Stasiun Bekasi". nasional. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-05-23. Diakses tanggal 2024-05-23.
  14. ↑ "Penjelasan Perkeretaapian Jakarta-Banten tentang Sisa Struktur Bangunan di Stasiun Bekasi". Wartakotalive.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-05-23. Diakses tanggal 2024-05-23.
  15. ↑ Mawardi, Isal. "Revitalisasi Stasiun Bekasi, Fasilitas Dibuat Ramah bagi Penumpang Difabel". detikcom. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-16. Diakses tanggal 2020-06-16.
  16. ↑ "Warga Minta KA Berhenti di Stasiun Bekasi - Poskota News". Poskota News. 2012-03-09. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-14. Diakses tanggal 2018-05-13.
  17. ↑ "11 KA Berhenti di Stasiun Bekasi - Poskota News". Poskota News. 2013-07-08. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-13. Diakses tanggal 2018-05-13.
  18. ↑ Purba, David Oliver (18 Juni 2018). Maharani, Dian (ed.). "Besok, KA Bandara Mulai Diuji Coba dari Stasiun Bekasi". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-26. Diakses tanggal 19 Juni 2018.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  19. ↑ "Hari Ini Railink Uji Coba Operasi KA Bekasi-Bandara Soetta". BeritaSatu.com. 19 Juni 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-22. Diakses tanggal 19 Juni 2018.
  20. ↑ "Minggu, PT Railink Hentikan Operasional Kereta Bekasi-Bandara Soetta". Sindonews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-26. Diakses tanggal 2019-09-08.
  21. ↑ Iswinarno, Chandra (2019-09-06). "Operasional Kereta Bandara Soetta Dari dan Menuju Bekasi Dihentikan". Suara.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-16. Diakses tanggal 2019-09-08.
  22. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  23. ↑ Medistiara, Yulida. "Eskalator di Stasiun Bekasi Sempat Nyala, tapi Kembali Diperbaiki". Detik. Jakarta: Trans Media. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-08. Diakses tanggal 2024-02-09.
  24. ↑ Setiawan, Agus (2024-02-01). "Pengguna KRL Gelar Aksi Duka Cita, Kirimkan Karangan Bunga di Eskalator Stasiun Bekasi". Viva. Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-04. Diakses tanggal 2024-02-09.
  25. ↑ Janati, Firda (2024-02-09). "Eskalator Stasiun Bekasi Akhirnya Berfungsi Kembali". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-09. Diakses tanggal 2024-02-09.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kranji Jakarta–Cikampek–Padalarang
Jakarta Kota–Cikampek
Bekasi Timur
menuju Cikampek
20px-Jakarta_KRL_B.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Bogor
Jalur cabang Nambo
20px-Jakarta_KRL_C.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Cikarang
20px-Jakarta_KRL_R.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Rangkasbitung
20px-Jakarta_KRL_T.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tangerang
20px-Jakarta_KRL_TP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Tanjung Priok
Y Commuter Line Yogyakarta
20px-Jakarta_-_Soekarno_Hatta_Airport_Train_Line_Icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Commuter Line Basoetta
  • Tebal: Stasiun awal/akhir dan stasiun transit
    †: Hanya melayani satu arah
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan