Jumat, 09 Oktober 2026
12:17 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Stasiun Tegal

Stasiun Tegal

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Tegal
Kereta Api Indonesia
KG06KD06JS16

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_TG.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-%22%2Barya%2B%22_stasiun_Tegal_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Tegal, 2023
Lokasi
Koordinat 6°52′3″S 109°8′49″E / 6.86750°S 109.14694°E / -6.86750; 109.14694
Ketinggian+4 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur6
LayananSemua perjalanan kereta api penumpang dan KA barang lintas utara Jawa berhenti di stasiun ini, kecuali kereta api Anggrek.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
ArsitekHenri Maclaine Pont (Renovasi tahun 1918)
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka1 Mei 1918
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Pemalang Lintas Utara Jawa Brebes
menuju Pasar Senen atau Gambir
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aglomerasi Stasiun berikutnya
Slawi
berlawanan arah jarum jam
Joglosemarkerto Pemalang
searah jarum jam
Pemalang Kaligung
Terminus untuk beberapa perjalanan
Brebes
Pemalang Kamandaka Slawi
menuju Purwokerto atau Cilacap
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Mesin tiket Layanan pelanggan Pusat informasi Musala Toilet Tempat naik/turun Pos kesehatan Galeri ATM Restoran Pertokoan/area komersial Ruang menyusui Isi baterai Area merokok Sistem pengenalan wajah 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Larangan
arah Semarang Tawang
Jl. Panggung Baru
ke depo
ke
Balai Yasa
Jl. Abimanyu
ke depot Pertamina
ke Brebes
arah Cirebon
ke Pagongan
arah Prupuk
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.8675,109.14694444444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Tegal&revid=30010902&groups=_73f21f5de1e1ca7708078c44d2a1b1d0fff2c513&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Tegal (TG) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Panggung dan Slerok, Tegal Timur, Kota Tegal; pada ketinggian +4 meter dengan jarak 290.27 km sebelah timur dari Jakarta Gambir. Stasiun ini merupakan stasiun KA yang letaknya paling barat di Daerah Operasi IV Semarang.

Stasiun ini hanya berjarak 100 meter di sebelah timur Alun-alun Kota Tegal. Stasiun ini membentang dari utara ke selatan. Ke arah utara, jalur kereta api akan membelok ke timur menuju ke Semarang. Dahulu, terdapat percabangan jalur yang menuju ke Pelabuhan Tegal. Sementara itu, ke arah selatan, setelah membelok ke barat, jalur ini bercabang dua: menuju Brebes–Cirebon/jalur utara Pulau Jawa dan menuju Slawi–Prupuk.

Satu-satunya kereta api yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah Kereta api Anggrek.

Sejarah

Stasiun lama JSM/SCS (1886–1918)

Stasiun Tegal lama mulai dibangun pada 1885 dan diresmikan pada 17 November 1886 sebagai stasiun trem Tegal–Balapulang milik Javasche Spoorweg Maatschappij (JSM).[4] Pada 16 September 1895, stasiun ini dibeli oleh maskapai perkeretaapian Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) dan bangunannya dilengkapi dengan atap besar berbahan kayu yang menaungi dua jalur kereta api.[5]

Stasiun baru SCS (1918–sekarang)

250px-Tegal_Station_Evening.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Overcapping Stasiun Tegal saat magrib, dan papan belum menggunakan logo baru KAI, 2020

Pada 1 Mei 1918 bangunan stasiun baru di Slerok telah dibangun seiring pengoperasian jalur kereta api ruas Brebes–Tegal.[6] SCS membuat rencana untuk meningkatkan kapasitas lintas ini terlebih kebutuhan angkutan penumpang dan barang semakin meningkat. Sebelumnya SCS telah mengoperasikan Stasiun Semarang West sejak Agustus 1914 untuk menggantikan Stasiun Pendrikan dengan alasan yang sama. Bangunan stasiun ini terletak persis di hadapan Gedung Birao, kantor pusat SCS.[7]

Selain mengoperasikan stasiun baru, SCS juga mengoperasikan jalur baru. Jalur lama yang melalui perhentian-perhentian di Limbangan, Kaligangsa, Krandon, Sumurpanggang, dan Pasurungan secara otomatis ditutup karena trem uap digantikan dengan kereta api rel berat. Jalur baru sepanjang 12 km memiliki keunikan, antara lain jalurnya sejajar dengan jalur cabang Tegal–Prupuk bekas JSM setelah memasuki wilayah Kejambon. Dengan selesainya jalur tersebut, diharapkan kecepatan kereta api uap pada masa itu dapat ditambah dari 30 menjadi 45 km/jam.[6]

Bangunan dan tata letak

Stasiun Tegal memiliki enam jalur kereta api. Pada awalnya, jalur 1 merupakan sepur lurus dari dan ke arah Jakarta maupun Surabaya, jalur 2 merupakan sepur lurus dari dan ke arah Purwokerto, jalur 4 merupakan sepur lurus dari dan ke arah balai yasa maupun depot Pertamina, serta tiga jalur sisanya digunakan untuk menyimpan rangkaian gerbong ketel Pertamina. Setelah jalur ganda mulai stasiun ini hingga Stasiun Brebes dioperasikan pada 15 Desember 2003[8] dan kemudian hingga Stasiun Larangan mulai 27 Maret 2013,[9] jalur 1 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Bandung/Jakarta, jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya, dan percabangan menuju Slawi–Prupuk dipindahkan ke jalur 3.

Jalur 6 ← Sepur belok untuk jalur parkir rangkaian kereta api →
Jalur 5
Jalur 4 ← Sepur belok untuk jalur parkir rangkaian kereta api →
Sepur lurus jalur tunggal dari dan ke arah eks Depot BBM Pertamina ↔
Memiliki jalur akses dari dan ke Balai Yasa Tegal
Jalur 3 Sepur lurus jalur tunggal dari dan ke arah Prupuk
← Kereta Api Indonesia Pemberhentian, kedatangan, dan keberangkatan kereta api antarkota →
← (Pemalang) JS Joglosemarkerto, tujuan Solo Balapan (rute memutar searah jarum jam)
JS Joglosemarkerto, tujuan Solo Balapan–Semarang Tawang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) → (Slawi)
← (Pemalang) KD Kamandaka, tujuan Semarang Tawang dan tujuan Purwokerto/Cilacap
KG Kaligung, tujuan Semarang Poncol dan tujuan Brebes/Cirebon Prujakan → (Brebes)
↔ (Pemalang) KG Kaligung, dari dan tujuan Semarang Poncol
Peron pulau
Jalur 2 ← Sepur lurus jalur ganda ke arah Surabaya Pasarturi
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah timur
← (Pemalang) KG Kaligung, tujuan Semarang Poncol
Jalur 1 Sepur lurus jalur ganda ke arah Jakarta Kota →
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
← Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota →
↔ (Pemalang) KG Kaligung, dari dan tujuan Semarang Poncol
↔ Memiliki jalur akses dari dan ke Depo Lokomotif
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah timur dan sebelah kiri kedatangan KA dari arah barat
G Bangunan utama stasiun

Bangunan ini memiliki kanopi yang menaungi dua jalur kereta api. Bangunan stasiun dirancang oleh Henri MacLaine Pont, salah seorang arsitek terkenal berkebangsaan Belanda yang dikenal dekat dengan SCS. Lima tahun sebelumnya, Pont juga menciptakan karya arsitekturnya yang menjadi ikon di Kota Tegal, yaitu Gedung Birao (Kantor Pusat SCS Tegal).[10]

Di utara stasiun ini terdapat depo lokomotif yang menyimpan beberapa lokomotif, seperti BB200 dan D301, sedangkan di selatan stasiun terdapat Depot Pertamina yang digunakan sebagai tempat bongkar muat kereta api ketel dari Stasiun Maos, Cilacap. Terdapat pula jalur parkir yang digunakan untuk meletakkan gerbong barang, baik gerbong ketel milik swakelola PT KAI maupun gerbong bagasi, datar, dan terbuka milik KAI Logistik untuk angkutan peti kemas dan batu bara yang melakukan perawatan di Balai Yasa Tegal serta untuk menyimpan rangkaian KA Kaligung.

250px-Face_recognition_stasiun_Tegal1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Face recognition boarding gate atau boarding pass berbasis pengenalan wajah di stasiun Tegal pada bulan Agustus 2025

Per Agustus 2025 stasiun Tegal memiliki fitur face recognition atau boarding pass berbasis pengenalan wajah [11] [12]

Ciri khas

Ciri khas dari stasiun ini adalah pemutaran lagu instrumental Gambang Semarang—juga berlaku untuk sebagian besar stasiun di Daerah Operasi IV Semarang—untuk kedatangan kereta api.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 18 Juni 2026.[13]

Penumpang

Antarkota

Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Muria Eksekutif Gambir Semarang Tawang Via Cirebon–Tegal
Sembrani Luxury Surabaya Pasarturi Via Cirebon–Semarang Tawang
Eksekutif
Sembrani Tambahan Priority
Eksekutif
Argo Anjasmoro Eksekutif
Brawijaya Priority Malang Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Eksekutif
Pandalungan Priority Jember Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi

Kelas Priority tidak tersedia pada jadwal pagi.

Eksekutif
Campuran
Tegal Bahari Eksekutif Tegal Pasar Senen –
Ekonomi
Tawang Jaya Premium Eksekutif Pasar Senen Semarang Tawang Via Cirebon–Tegal

Perjalanan kereta api menuju Jakarta hanya pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi dan malam.

Ekonomi
Menoreh Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Tegal

Perjalanan kereta api menuju Jakarta hanya pada jadwal pagi dan malam, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang.

Ekonomi
Gunungjati Eksekutif Gambir Via Cirebon–Tegal
Ekonomi
Ciremai Eksekutif Bandung Via Purwakarta–Cikampek
Ekonomi
Gumarang Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon–Semarang Tawang
Ekonomi
Dharmawangsa Ekspres Eksekutif Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif Via Cirebon–Semarang Tawang
Ekonomi
Harina Eksekutif Bandung Via Padalarang–Cikampek
Ekonomi Premium
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Pasar Senen Blitar Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Ekonomi
Jayabaya Eksekutif Malang Via Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Blambangan Ekspres Eksekutif Ketapang Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Tawang Jaya Ekonomi Pasar Senen Semarang Poncol Via Cirebon Prujakan–Tegal
Menoreh Semarang Tawang
Kertajaya Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Airlangga Ekonomi
Majapahit Malang Via Semarang Tawang–Solo Jebres
Matarmaja Via Semarang Poncol–Solo Jebres

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
KG Kaligung Eksekutif-Ekonomi Tegal Semarang Poncol Perjalanan ke Semarang hanya pada jadwal petang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang dan petang.
Semarang Poncol Brebes Perjalanan ke Brebes hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi dan siang.
Cirebon Prujakan Hanya pada jadwal pagi
JS Joglosemarkerto Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Yogyakarta–Solo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via Solo Balapan–Yogyakarta–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.
Purwokerto Perjalanan searah jarum jam mulai petang hari via Tegal dan Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada malam hari.
KD Kamandaka Semarang Tawang Purwokerto Perjalanan menuju Purwokerto pada jadwal siang dan malam, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi.
Cilacap Perjalanan menuju Cilacap pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas utara Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Utara Kampung Bandan Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan–Semarang Tawang

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Stasiun Jakarta Gudang

Galeri

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ↑ Anonim (1897). Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij.
  5. ↑ Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (1916). Verslag der SCS. Den Haag: SCS.
  6. 1 2 "De opening van de nieuwe lijnen der S.C.S." Bataviaasch Nieuwsblad. 3 Mei 1918.
  7. ↑ SuaraMerdeka.com (2020-02-13). "Kawasan Stasiun Tegal Ditata agar Tidak Semrawut - suaramerdeka.com". www.suaramerdeka.com. Diakses tanggal 2020-05-02.[pranala nonaktif permanen]
  8. ↑ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo.co. 2003-12-15. Diakses tanggal 2020-05-02.
  9. ↑ "Double Track Mulai Dioperasikan - Radar Pekalongan | Tegal Raya". Issuu.com. 2013-03-27. Diakses tanggal 2020-05-01.
  10. ↑ Tegang bentang : seratus tahun perspektif arsitektur di Indonesia. Pusat Dokumentasi Arsitektur,, Percetakan Gramedia. Jakarta. ISBN 978-979-22-3409-1. OCLC 820429026.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  11. ↑ Tegal, Stasiun. "Face recognition stasiun Tegal". Stasiun Tegal.
  12. ↑ "Face recognition gate stasiun tegal bersama dengan daftar 18 stasiun lain nya". Instagram (KAI).{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=
  13. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pagongan
menuju Prupuk
Tegal–Prupuk Terminus
Brebes
menuju Cirebon
Cirebon–Semarang Larangan
Terminus Cirebon–Semarang
Percabangan menuju Pelabuhan Tegal
Tegal Gudang
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan