Minggu, 01 November 2026
21:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Stasiun Mangkoso

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
60px-Applications-development_current.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini membahas mengenai bangunan, struktur, infrastruktur, atau kawasan terencana yang sedang dibangun atau akan segera selesai. Informasi di halaman ini bisa berubah setiap saat (tidak jarang perubahan yang besar) seiring dengan penyelesaiannya.
Stasiun Mangkoso
40px-Logo_of_the_Ministry_of_Transportation_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mangkoso
Lokasi
Koordinat 4°16′5.7126″S 119°38′14.1900″E / 4.268253500°S 119.637275000°E / -4.268253500; 119.637275000
Operator
Otoritas transportasiBalai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya
Letak
km 107+000 lintas Makassar - Parepare[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau)
Jumlah jalur2 (jalur 2 sepur lurus)
Operator KAKonsorsium Kereta Api Sulsel
LayananLontara
Konstruksi
Jenis strukturAtas Tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka21 Juni 2026 (2026-06-21)
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan perintis Sulsel Stasiun berikutnya
Takkalasi
menuju Mandai
Lontara Palanro
Terminus
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
  • SiLSafe4000, sistem interloking (vital interlocking system) berbasis CBI (Computer Based Interlocking)[3]
Diagram lintasan stasiun
ke Palanro
ke Takkalasi
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-4.2682535,119.637275,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Mangkoso&revid=30000769&groups=_48ca12b6cb62e67bfb4d302edf6d82529916fa35&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Mangkoso (MAN) adalah stasiun kereta api kelas kecil yang terletak di Desa Ajakkang, Soppeng Riaja, Barru. Stasiun ini merupakan stasiun ke-12 setelah Stasiun Makassar, Parangloe, Mandai, Maros, Rammang-Rammang, Pangkajene, Labakkang, Ma'rang, Mandalle, Tanete Rilau, Barru dan Takkalasi . Stasiun Mangkoso terletak pada petak antara Barru–Palanro.

Sejarah

Stasiun Mangkoso termasuk ke dalam pembangunan segmen II dari rangkaian pembangunan jalur kereta api Makassar–Parepare. Stasiun ini mulai dibangun pada tahun 2016 bersama jalur kereta api dan stasiun-stasiun di lintas Barru–Palanro.[4] Pembangunan Stasiun Mandai selesai dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 dan telah dilakukan pengoperasian serta perpanjangan relasi KA Lontara dengan relasi Mandai–Palanro pada 21 Juni 2026.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini Per 21 Juni 2026:[5]

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Lontara Eksekutif Perintis Mandai Palanro -

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ PT Len Industri (Persero) (19 Oktober 2020). "Len Bangun Jaringan Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi". www.len.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-30. Diakses tanggal 8 Juni 2021.
  4. ↑ "Progres Pembangunan Jalur Kereta Api Makassar – Parepare – KPPIP". Diakses tanggal 2026-06-23.
  5. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-06-23.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Takkalasi
menuju Makassar
Trans-Sulawesi
Makassar–Parepare
Palanro
menuju Parepare
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan