Minggu, 20 September 2026
15:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Stasiun Kertapati

Stasiun Kertapati

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Kertapati
Kereta Api Indonesia

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_KPT.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Kertapati_Railway_Station_Building.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Stasiun Kertapati (2019)
Lokasi
Koordinat 3°1′0″S 104°45′5″E / 3.01667°S 104.75139°E / -3.01667; 104.75139
Ketinggian+2 m
Operator
Letak
km 400+102 lintas PanjangTanjungkarang
PrabumulihKertapati[1]
Jumlah peronTiga peron teluk dengan satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi
Jumlah jalur14 (jalur 7 dan 11: jalur lurus)
  • jalur 1-6: terminus untuk KA batu bara
  • jalur 7-11: terminus untuk KA penumpang (terkadang jalur 7 diisi gerbong batu bara kosong)
  • jalur 12-14: sepur simpan untuk rangkaian KA penumpang dan barang
LayananPenumpang:
Sindang Marga, Bukit Serelo, Rajabasa, dan Kertalaya

Barang:
Angkutan batu bara (Kertapati dan Sukacinta), angkutan ketel/BBM, dan angkutan klinker
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Akses difabelYa
Informasi lain
Kode stasiun
  • KPT
  • 6410[2]
  • PATI
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 November 1915
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Antarkota Stasiun berikutnya
Terminus Rajabasa Payakabung
Bukit Serelo Payakabung
Sindang Marga Prabumulih
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Layanan pelanggan Cetak tiket mandiri Musala Toilet Area merokok Ruang menyusui Pertokoan/area komersial Air minum Terminal barang 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
7
8
9
10
11
area
bongkar muat
batu bara
swasta
ke depo lok.
rumah sinyal B
area
bongkar muat
ke depo lok.
batu bara
Bukit Asam
rumah sinyal
rumah
elektrik
sinyal A
±
150 m
164 yd
ke depot
Pertamina
ke Kramasan
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-3.0166666666667,104.75138888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Kertapati&revid=29565722&groups=_f711fb49cb382495461026b44fa2640e621f9e8a&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Kertapati (KPT) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Kemas Rindo, Kertapati, Palembang; Stasiun yang terletak pada ketinggian +2 m ini adalah stasiun kereta api utama PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang serta merupakan stasiun utama Sumatera Selatan. Stasiun ini berada di atas pertemuan Sungai Ogan dan Musi, dan merupakan salah satu dari dua stasiun kereta api yang bertipe terminus (ujung) di Sumatera Selatan. Jalur kereta api dari stasiun ini seluruhnya merupakan rel berukuran 1.067 mm yang termasuk sempit.

Stasiun ini merupakan tempat pemberhentian utama bagi semua kereta api penumpang yang berjalan ke arah Bandar Lampung (Tanjungkarang) maupun ke arah Lubuk Linggau. Stasiun ini bertipe terminus, menjadikannya sebagai tujuan akhir bagi semua perjalanan kereta api yang mengarah ke Palembang. Selain itu, stasiun ini merupakan tujuan akhir dari kereta api batu bara Kertapati yang akan membongkar muat batu bara lewat kapal tongkang.

Letak stasiun ini cukup strategis, tetapi terpisah dengan jalur Lintas Rel Terpadu Palembang. Agar pengguna jasa dapat beralih ke LRT Palembang, pengguna jasa harus menggunakan moda transportasi massal lainnya menuju stasiun LRT terdekat yaitu Stasiun Polresta. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api rel berat yang letaknya paling timur laut di Divisi Regional 3 Palembang, Sumatera Selatan dan Kota Palembang.

Sejarah

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Vertrek_resident_J.L.M._Swaab_van_station_Kertapati_bij_Palembang_TMnr_60051098.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keberangkatan Residen J.L.M. Swaab dari Stasiun Kertapati dekat Palembang

Jalur kereta api Prabumulih–Kertapati beserta stasiun-stasiunnya diresmikan pada tanggal 1 November 1915 oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS), divisi dari Staatsspoorwegen (SS). Pembangunan diarahkan ke Kota Palembang, dengan dibagi menjadi dua wilayah kerja yaitu Lampung dan Palembang. Pada tanggal 22 Februari 1927 Palembang dan Bandar Lampung akhirnya bisa terhubung, dengan ditandainya peresmian segmen ke arah Blambangan Umpu oleh Kepala Jawatan SS.[3]

Dengan menggunakan lebar sepur 1.067 mm, ZSS berhasil membangun jalur kereta api di rute Palembang–Bandar Lampung sejauh 529 kilometer. Kesuksesan yang diraih SS menginspirasi perusahaan ini untuk menyusun masterplan agar seluruh wilayah Sumatra terhubung dengan rel kereta api, tetapi Depresi Besar (zaman malaise) yang terjadi di akhir dekade 1920-an menyebabkan rencana ini gagal.[4]

Bangunan dan tata letak

Awalnya, stasiun ini memiliki total empat belas jalur kereta api dengan jalur 11 merupakan sepur lurus. Namun, setelah jalur ganda petak stasiun ini hingga Prabumulih dioperasikan pada April 2018, jalur 7 juga dijadikan sebagai sepur lurus. Jalur 1–3 beserta sepur badug yang menyambung di jalur 1 merupakan sepur terminus yang digunakan untuk parkir satu hingga lima unit gerbong batu bara. Jalur tersebut sudah dibongkar karena dijadikan area stockpile KA batu bara swasta (angkutan batu bara Kertapati/barapati dan Sukacinta/baracinta). Sebagai akibatnya, pemberhentian dan parkir KA batu bara hanya dilayani di jalur 4–7 saja.

Jalur 8–11 digunakan untuk kereta api penumpang. Uniknya, jalur 9 digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan kereta api tujuan Lubuk Linggau (Sindang Marga dan Serelo), sedangkan jalur 10 digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan kereta api tujuan Tanjungkarang (Sriwijaya dan Rajabasa). Jalur 8 atau 11 biasanya diisi oleh bus rel Kertalaya.

Fasilitas yang menjadi keunikan dari stasiun ini adalah restoran di tepi sungai.[5]

Foto udara Stasiun Kertapati
Foto udara Stasiun Kertapati

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025.[6]

Penumpang

Antarkota

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Sindang Marga Eksekutif-Bisnis Kertapati Lubuk Linggau
Serelo Ekonomi
Rajabasa Tanjungkarang

Komuter

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Bus rel Kertalaya Kertapati Indralaya

Dihentikan sementara


Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Angkutan batu bara Kertapati Tanjungenim Baru
Sukacinta
Angkutan BBM Pertamina Lubuk Linggau
Lahat
Lubuk Batang
Angkutan Semen Baturaja Tigagajah

Galeri

  • Peron stasiun Kertapati
    Peron stasiun Kertapati
  • Lukisan Asian Games 2018 di tembok akses pejalan kaki Stasiun Kertapati
    Lukisan Asian Games 2018 di tembok akses pejalan kaki Stasiun Kertapati
  • Loket Stasiun Kertapati
    Loket Stasiun Kertapati
  • Customer service dan tempat pencetakan tiket di Stasiun Kertapati
    Customer service dan tempat pencetakan tiket di Stasiun Kertapati
  • Check-in kiosk di Stasiun Kertapati
    Check-in kiosk di Stasiun Kertapati
  • Layar informasi keberangkatan KA dan sisa tempat duduk di Stasiun Kertapati
    Layar informasi keberangkatan KA dan sisa tempat duduk di Stasiun Kertapati
  • Denah Stasiun Kertapati
    Denah Stasiun Kertapati
  • Tempat pemeriksaan tiket dan identitas di Stasiun Kertapati
    Tempat pemeriksaan tiket dan identitas di Stasiun Kertapati
  • Area menunggu di dalam Stasiun Kertapati
    Area menunggu di dalam Stasiun Kertapati
  • Ruang tunggu Stasiun Kertapati
    Ruang tunggu Stasiun Kertapati
  • Photo booth LRT Palembang di dalam ruang tunggu Stasiun Kertapati
    Photo booth LRT Palembang di dalam ruang tunggu Stasiun Kertapati
  • Denah master plan Stasiun Kertapati
    Denah master plan Stasiun Kertapati
  • Petunjuk arah di peron Stasiun Kertapati
    Petunjuk arah di peron Stasiun Kertapati
  • Pagar di depan peron Stasiun Kertapati untuk mengarahkan penumpang ke jalur KA yang siap untuk boarding
    Pagar di depan peron Stasiun Kertapati untuk mengarahkan penumpang ke jalur KA yang siap untuk boarding
  • Kereta Api Prabu Jaya setelah tiba di Stasiun Kertapati
    Kereta Api Prabu Jaya setelah tiba di Stasiun Kertapati
  • KA Prabu Jaya siap diberangkatkan dari Stasiun Kertapati
    KA Prabu Jaya siap diberangkatkan dari Stasiun Kertapati
  • Terminal bongkar muat batu bara di Stasiun Kertapati
    Terminal bongkar muat batu bara di Stasiun Kertapati
  • Terminal bongkar muat Semen Baturaja di Stasiun Kertapati
    Terminal bongkar muat Semen Baturaja di Stasiun Kertapati
  • Depo lokomotif Kertapati
    Depo lokomotif Kertapati

Referensi

  1. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997-). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. "Sejarah Jalur KA Lampung-Palembang". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-26.
  5. "Mural Tambah Keindahan Stasiun Kertapati". Wartamelayu.com (dalam bahasa American English). 2019-03-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-27. Diakses tanggal 2019-06-27.
  6. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kramasan
menuju Prabumulih
Prabumulih–Kertapati Terminus
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan