Minggu, 20 September 2026
14:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Stasiun Malang Kotalama

Stasiun Malang Kotalama

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Malang Kotalama
Kereta Api Indonesia
PD25 TA01

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_MLK.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Malang_Kota_Lama.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Malang Kotalama pada tahun 2022
Lokasi
Koordinat 7°59′41.15695″S 112°37′58.84154″E / 7.9947658194°S 112.6330115389°E / -7.9947658194; 112.6330115389
Ketinggian+429 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah, satu peron pulau yang tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur7 (jalur 2: sepur raya)
LayananKereta api penumpang
Lintas selatan Jawa
Lintas timur Jawa
Lintas utara Jawa
Lokal

Kereta api barang

Lintas selatan Jawa
Lintas timur Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka5 Januari 1896
Nama sebelumnyaStation Malang Kottalama
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aglomerasi Stasiun berikutnya
Terminus Tawang Alun Malang
menuju Ketapang
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Malang
Perjalanan satu arah
Commuter Line Penataran
Lingkar Jawa Timur
(searah jarum jam)
Pakisaji
Pakisaji
Perjalanan satu arah
Commuter Line Dhoho
Lingkar Jawa Timur
(berlawanan arah jarum jam)
Malang
menuju Malang atau Surabaya Kota
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui Isi baterai Area merokok 
Jenis persinyalan
  • Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Nama resmi
  • Stasiun Kota Lama
  • Stasiun Kereta Api Kota Lama
JenisBangunan
KriteriaNasional
Ditetapkan
  • 1 Januari 2018
  • 12 Desember 2018
No. referensiCB.6060.20181110.00056
CB.6060.19700101.03356
Nomor SK
  • 185.45/341/35.73.112/2018
  • 188.45.353.35.73.112.2018
Diagram lintasan stasiun
ke Kebonagung
Rumah sinyal
ke Malang Jagalan
Depot Pertamina
ke Malang
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.9947658194444,112.63301153889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Malang_Kotalama&revid=29725834&groups=_71e1d6074e3f42b56688f3ca02c016534805d9e7&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Malang Kotalama (MLK) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Ciptomulyo, Sukun, Malang. Stasiun yang berada pada ketinggian +429 meter ini berada termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VIII Surabaya dan KAI Commuter. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling selatan di Kota Malang dan berjarak 165,2 km sebelah tenggara dari Kertosono.

Dahulu ke arah selatan Stasiun Malang Kotalama, sebelum Stasiun Pakisaji, terdapat Stasiun Kebonagung yang sudah dinonaktifkan karena sudah tak lagi melayani angkutan tebu dari Pabrik Gula Kebonagung.

Sejarah

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_station_Kotta_Lama_te_Malang_gelegen_op_429_M._hoogte._TMnr_60005908.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Kotta Lama Malang sekitar tahun 1930

Stasiun Malang Kotalama dibuka pada 5 Januari 1896. Meskipun diberi nama "Kotalama", stasiun ini bukan merupakan stasiun tertua di Malang. S.A. Reitsma dalam bukunya, Indische Spoorweg-Politiek, menyebutkan bahwa penambahan nama tersebut karena dahulu stasiun ini adalah halte dengan nama Kottalama, merujuk pada kelurahan dengan nama sama yang terletak di sebelah timur laut area stasiun. Stasiun ini dahulu dibangun sebagai stasiun simpangan moda antara Staatsspoorwegen dengan Malang Stoomtram Maatschappij.[3]

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api tanpa memiliki sepur lurus. Jalur 2 paling sering digunakan sebagai jalur utama kereta api (sepur raya). Dari jalur 4 terdapat percabangan rel yang menuju ke depot minyak Pertamina. Dari stasiun ini juga, dahulu terdapat percabangan jalur menuju Dampit yang kini sudah dinonaktifkan. Di jalur ini juga terdapat bekas Stasiun Jagalan yang kini sudah menjadi salah satu rumah warga.

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PD25TA01 250px-PapanNamaStasiunKomuter_MLK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
G Bangunan utama stasiun Peron sisi Jalur 1Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota → P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam)(Pakisaji)(Malang) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) Peron pulau Jalur 2 ← Sepur raya untuk jalur berjalan langsung kereta api → Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam)(Pakisaji)(Malang) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) Peron pulau Jalur 3Kereta Api Indonesia Keberangkatan dan kedatangan kereta api antarkota P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam)(Pakisaji)(Malang) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) Jalur 4 ← Jalur parkir kereta api angkutan BBM

Memiliki percabangan jalur dari dan ke arah Malang Jagalan hingga Depo Pertamina Malang

→ Jalur 5 Jalur parkir kereta api angkutan BBM Jalur 6 Jalur 7

Gaya bangunan stasiun ini didominasi dinding persegi panjang dengan cat polos. Meski tampak seperti stasiun ukuran besar (karena berkanopi), bangunan stasiun mengikuti bentuk bangunan stasiun kecil era Staatsspoorwegen; dicirikan dengan bagian bawah dinding yang dilapisi dengan batu alam serta cat dengan lis kayu. Ciri stasiun kecil ala Staatsspoorwegen lainnya dicirikan dengan bentuk pintu rangkap tunggal yang berupa satu daun pintu, yang atasnya membentuk lengkungan, dengan pola garis-garis pada kusen. Selain itu, jendela yang digunakan merupakan jenis jendela besar (skala monumental) krepyak rangkap ganda dengan ornamen garis.[4]

Bangunan Stasiun Malang Kotalama kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya.[5]

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 21 Maret 2025.[6]

Penumpang

Antarkota

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Gajayana Luxury Gambir Malang Pemberhentian hanya untuk kedatangan dari arah Jakarta.
Eksekutif
Gajayana Tambahan Priority Malang Gambir Via PurwokertoCirebon
Eksekutif
Campuran
Malioboro Ekspres Eksekutif Purwokerto Malang Via YogyakartaBlitar
Ekonomi
Kertanegara Eksekutif
Ekonomi
Malabar Eksekutif Bandung Via TasikmalayaYogyakarta
Ekonomi Premium
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Brawijaya Priority Gambir Malang Via Semarang TawangSolo Jebres
Eksekutif
Ekonomi
Majapahit Ekonomi Pasar Senen Malang Via Semarang TawangSolo Jebres
Matarmaja Via Semarang PoncolSolo Jebres
Jalur timur Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Ekonomi
TA Tawang Alun Ekonomi Malang Kotalama Ketapang Via BangilJember

Perjalanan ke Banyuwangi pada jadwal sore, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi.

Lokal (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
P Penataran Surabaya Kota Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via MalangBlitarKertosono.
Blitar Perjalanan searah jarum jam via Malang pada jadwal sore.
Malang Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via BlitarKertosono pada jadwal pagi.
D Dhoho Surabaya Kota Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via KertosonoBlitarMalang
Blitar Perjalanan berlawanan arah jarum jam jam via Malang pada jadwal pagi.
Surabaya Kota Malang Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via KertosonoBlitar pada jadwal sore.

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Angkutan BBM Pertamina Malang Kotalama Benteng
Lintas tengah Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Tengah Kampung Bandan Malang Via Cirebon PrujakanPurwokerto

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Insiden

Pada tahun 2005, rangkaian KA Ketel BBM (Malang Kotalama-Benteng) hilang kendali dan menghantam tembok pembatas kawasan Stasiun Malang Kotalama yang berlokasi di Jalan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Posisi Stasiun Malang Kotalama berjarak sekitar 2,3 kilometer arah selatan dari Stasiun Malang.[7]

Pada tanggal 4 Januari 2011 sekitar pukul 13.15 kereta penumpang KA Gajayana tanpa lokomotif yang sedang parkir di Stasiun Malang tiba-tiba meluncur sendiri dan menabrak tiga rumah milik warga yang terletak di sekitar Stasiun Malang Kotalama. Seorang balita tewas dalam kejadian ini karena tertimpa reruntuhan rumah akibat ditabrak oleh kereta api tersebut, sedangkan seorang lagi mengalami patah tulang kaki.[8]

Pada 18 November 2020 sekitar pukul 14.30, rangkaian KA Gajayana beserta rangkaian kereta cadangan sebanyak tujuh kereta meluncur tanpa lokomotif dari Stasiun Malang menuju Stasiun Malang Kotalama. Rangkaian tersebut kemudian anjlok setelah menabrak ekskavator karena Stasiun Malang Kotalama dilakukan perbaikan rel. Kejadian ini mengakibatkan empat kereta mengalami kerusakan. Tidak ada korban pada kejadian ini, tetapi penyebab kejadian belum diketahui secara pasti.[9][10][11]

Galeri

  • Stasiun Malang Kotta Lama pada masa Hindia Belanda
  • Suasana Stasiun Malang Kotalama pada zaman Hindia Belanda
    Suasana Stasiun Malang Kotalama pada zaman Hindia Belanda
  • Perlintasan di kawasan Kotalama
    Perlintasan di kawasan Kotalama
  • Stasiun Malang Kotalama saat ini
  • Peron Stasiun Malang Kotalama tahun 2020
    Peron Stasiun Malang Kotalama tahun 2020
  • Papan nama Stasiun Malang Kotalama
    Papan nama Stasiun Malang Kotalama

Referensi

  1. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Reitsma, Steven Anne (1920). Indische Spoorweg-Politik. Landsdrukkerij.
  4. Sudikno & Maharani, hlm. 18-20.
  5. Liputan6.com (2022-07-13). "Perjalanan Panjang Stasiun Malang Kota Lama Tertua di Jawa Timur". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-09-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  6. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  7. KA Ketel BBM (MLK-BTG) Tabrak tembok pembatas
  8. "KA Gajayana Tabrak Rumah, Satu Tewas". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2020-11-19.
  9. VIVA.co.id, “Gerbong Gajayana Tanpa Lokomotif Tabrak Eskavator, Jalur KA Anjlok”, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020
  10. Okenews, Penjelasan KAI soal Gerbong KA Gajayana Meluncur Tanpa Lokomotif, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020
  11. Malang Times, Berjalan Tanpa Lokomotif, 3 Gerbong Kereta Gajayana Anjlok di Stasiun Kota Lama, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020

Daftar pustaka

Sudikno, A.; Maharani, S. (2016). "Elemen Interior Stasiun Kereta Api Sidoarjo, Malang Kota Lama, Bangil, Pasuruan, dan Probolinggo". Arsitektur e-Journal. 9 (1): 11–21.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kebonagung
menuju Kertosono
Kertosono–Bangil Malang
menuju Bangil
Terminus Malang Kotalama-Gondanglegi–Dampit Lowokdoro Kacuk
menuju Dampit
Malang Kotalama–Blimbing–Singosari
Lintas utama MS
Malang Jagalan
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan